Menembus Karang Keraguan, Meruntuhkan Tembok Pemisah
Keluaran 17:1-7 Mazmur 95 Roma 5:1-11 Yohanes 4:5-42Seorang lelaki mendekati seorang anak gembala yang sedang menggembalakan ternaknya. “Saya ingin membeli kambingmu, seekor saja,” katanya. “Tidak bisa, Tuan,” kata anak gembala itu, “kambing ini milik majikan saya. Ia akan marah kalau saya menjualnya.” “Tapi kambingmu kan ada banyak, ada ratusan ekor. Kalau kau ambil satu saja tentu majikanmu tak akan mengetahuinya. Lagi pula seandainya suatu ketika ia menyadari ada kambingnya yang hilang,... [baca..]
Tidak Ada Kebenaran Di Antara Orang yang Saling Membenarkan Diri
“Sikap kita terhadap orang lain (termasuk dalam hal keyakinannya) mencerminkan bagaimana sikap kita terhadap diri kita sendiri,” begitu antara lain tertulis di sampul Warta Gereja Kristen Muria Indonesia di Jepara (Jateng) pada hari Minggu tanggal 26 September 2010. Kalimat itu ditulis untuk menegaskan bahwa untuk memahami Allah dengan benar, maka kita harus bersikap kasih kepada sesama, dan sikap seperti itu hanya dapat tercermin apabila kita... [baca..]
Yang Sempurna Hadir Melalui yang Tidak Sempurna
Yesaya 9:1-4 Mazmur 27:1, 4-9 I Korintus 1:10-18 Matius 4:12-23Ada pepatah tua yang mengingatkan kita bahwa lebih baik mencari kawan dibandingkan lawan. Pepatah itu benar-benar dipegang teguh oleh seorang tokoh pengampun yang pantas dijadikan contoh, yaitu Nelson Mandela, pemenang Nobel Perdamaian tahun 1993. Mandela adalah sosok pahlawan Afrika yang menentang diberlakukannya pembedaan warna kulit di negaranya. Akibat keberaniannya menentang rezim yang berkuasa pada saat itu, Mandela terpaksa harus mendekam selama... [baca..]
Umat Kristiani Menghadapi Penderitaan
Berbagai macam bencana silih berganti menimbulkan penderitaan di sejumlah daerah di Indonesia, seperti tsunami di Aceh, meletusnya Gunung Sinabung, tanah longsor di Wasior, tsunami di Mentawai, erupsi Gunung Merapi disertai awan panas. Tak terhitung banyaknya korban jiwa atau korban cacat tubuh, kerugian harta benda, hilangnya mata pencaharian (berladang, bertani, beternak) serta berbagai penyakit dan kelaparan yang diakibatkannya. Selain itu, kejahatan... [baca..]
Kitab Wahyu Gulungan Kitab Dan Anak Domba
A. Gulungan Kitab (Pasal 5). Wahyu Pasal 5: Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai (ayat 1). Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: ”Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?” (Who is worthy to open the scroll and to loose its... [baca..]
Isu Baptisan Percik Dan Baptisan Ulang
“Baptism is an unrepeatable act. Any practice which might be interpreted as ‘re-baptism’ must be avoided.” (WCC, Baptism, Eucharist and Ministry, 1982, no. 13) “Oleh karena itu, di dalam menerima perpindahan keanggotaan gereja dari warga gereja di lingkungan PGI, kami tidak melakukan pembaptisan ulang, melainkan hanya mengumumkannya di dalam kebaktian jemaat.” (PGI, Piagam Saling Mengakui dan Saling Menerima, 1989, Bab V) Baptisan Kudus... [baca..]
Kitab wahyu; Pintu Surga Terbuka Allah Bersemayam Di Takhta-Nya
Takhta Allah (Kitab Wahyu Pasal 4) Wahyu 4:1 – “Kemudian daripada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: ‘Naiklah kemari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini’ (Come up here, and I will show you things which must take place after this). Ayat ini berawal dan berakhir dengan keterangan waktu mengenai apa... [baca..]
Akulah Pohon Anggur Yang Benar
Ketika Yesus berkata: “Akulah pokok anggur yang benar,” Ia mengucapkannya di hadapan para murid yang sangat mengenal apa itu pohon anggur. Sebuah tanaman yang lazim dijumpai di sana pada masa itu. Dan sekarang, ucapan yang saya kita dengarkan sebagai orang Indonesia yang sebagian besar tidak akrab dengan pohon anggur. Kita lebih akrab dengan pohon kelapa atau pohon pepaya. Alhasil, ketika Yesus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar,” yang... [baca..]
Perceraian Dan Pernikahan Kembali, Telaah Etis Dan Teologis
Tentu lazimnya tak seorang pun yang, ketika memasuki kehidupan pernikahannya, sudah membayangkan akan menghadapi situasi bercerai dengan pasangan yang bakal dinikahinya. Pada umumnya tentu setiap orang mengharapkan sebuah pernikahan yang diwarnai dengan cinta kasih dan kesetiaan, serta langgeng, “sampai maut memisahkan kita.” Apalagi, prinsip iman Kristen tentang pernikahan–monogami (satu pasangan), fidelitas (kesetiaan) dan indisolubilitas... [baca..]
Kitab Wahyu Surat-Surat Kepada Ketujuh Jemaat
Rancangan Allah bagi Gereja (Wahyu 2 dan 3)Wahyu yang dikaruniakan Tuhan Yesus kepada Yohanes dengan perantaraan malaikat (Wahyu 1:1) disampaikan hamba-Nya itu dalam bentuk surat kepada ketujuh jemaat/gereja. Ia menyaksikan kepada mereka (i) apa yang telah dilihatnya (Wahyu 1); (ii) apa yang telah terjadi sekarang (Wahyu 2 dan 3); dan (iii) apa yang akan terjadi sesudah ini (Wahyu 4-22). Tuhan berencana untuk menyelamatkan dunia. Karena itu Yohanes memperingatkan ketujuh jemaat itu untuk membenahi... [baca..]



