Ibadah Online
Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan

    Yohanes 20:11-20

    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya. (Yohanes 20:18)

    “Kubur yang kosong adalah tanda kehidupan. Hati yang kosong adalah tanda kematian.” Inilah semangat Paskah. Peristiwa Paskah memampukan seseorang untuk mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Paskah menegaskan bahwa Yesus bangkit. la hidup. Yesus yang bangkit memampukan setiap orang yang percaya kepada- Nya memiliki hidup yang penuh pengharapan. Yesus yang bangkit membangkitkan semangat hidup kita untuk mengatasi berbagai tantangan kehidupan yang akan kita jalani.

    Teks Alkitab hari ini berkisah tentang Maria Magdalena yang berdiri dan menangis di depan kubur yang kosong. Namun, di tengah kesedihannya, Yesus hadir. Yesus memanggil namanya, membangkitkan gairah hidupnya, dan memberikannya sebuah misi untuk disampaikan kepada para murid bahwa ia telah melihat Tuhan yang bangkit dan hidup. Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit ini mengubah jalan kehidupan Maria Magdalena. Hatinya tidak lagi kosong karena Yesus ada di dalamnya.

    Bagaimana dengan kita? Sering kali dalam hidup, kita terjebak dalam “kubur” kita masing-masing, seperti kesedihan, kegagalan, kekhawatiran, dan sebagainya yang melumpuhkan daya kehidupan kita. Yesus tidak ingin kita tinggal di sana. Yesus ingin kita berani melangkah keluar dari “kubur” tersebut seperti Maria Magdalena. Berita Paskah hari ini: “Kubur yang kosong adalah tanda kehidupan. Hati yang kosong adalah tanda kematian.” [Pdt. Jotje H. Karuh]

    DOA:
    Tuhan, jangan biarkan kami terjebak dalam “kubur” yang menghilangkan panggilan hidup kami, tetapi mampukan kami untuk hidup dalam semangat kebangkitan-Mu. Amin.

    Ayat Pendukung: Kid. 8:6-7; Mzm. 16; Yoh. 20:11-20
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Khotbah Minggu
  • Pulang: Menyatu Dengan Kristus

    Lukas 24:11-35

    Ada seorang anak muda yang merantau. Awalnya penuh semangat, tapi karena kegagalan, tekanan, dan rasa kecewa… dia memilih pulang. Saat sampai rumah, anehnya dia berkata: “Aku sudah pulang, tapi kenapa hatiku masih kosong? ”Ternyata… pulang secara fisik tidak selalu berarti pulang secara hati. Itulah yang dialami dua murid (Kleopas dan temannya) dalam perjalanan ke Emaus.

    Mereka pulang secara fisik tapi hatinya menjauh dari Tuhan. Dua murid ini berjalan ke Emaus karena kecewa. Mereka berkata: “Padahal kami dahulu mengharapkan…”( ayat 21).

    Ketika Yesus mati, mereka merasa semuanya selesai. Harapan Mereka hancur. Namun mereka tak menyadari Yesus bangkit dan berjalan bersama mereka. Mereka tidak mengenali-Nya. Ini sering terjadi dalam hidup kita. Kita pikir Tuhan jauh. Padahal Dia sedang berjalan di samping kita. Sampai akhirnya dua murid itu berkata: “Tinggallah bersama kami…” Di situlah segalanya berubah. Disitulah titik baliknya. Bukan ketika masalah selesai. Bukan ketika jalan berubah tetapi ketika mereka mengundang Yesus tinggal bersama mereka. Waktu Yesus memecahkan roti dan memberikan kepada mereka, mata mereka terbuka. Bukan karena keadaan berubah tetapi karena perjumpaan dan penyatuan dengan Kristus. Menyatu dengan Kristus bukan hanya tahu tentang Yesus tapi hidup bersama Yesus. Seperti ranting yang melekat pada pokok anggur (Yohanes 15:5).

    Dua murid itu berubah karena Yesus tidak hanya berjalan di samping mereka tetapi masuk dan tinggal dalam hidup mereka. Orang yang menyatu dengan Kristus pasti mengalami perubahan arah hidup. Di hari Paska ini, apakah kita sudah menyatu dengan Kristus. Mari katakan seperti dua murid itu: “Tuhan, tinggallah bersama aku.” Karena saat Yesus tinggal dalam kita, kita tidak hanya pulang… kita menemukan rumah yang sejati di dalam Kristus. Selamat Paska. Amin (LS)

Antar Kita
  • WEEKEND PASUTRI
    WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
  • GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
    Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di...
  • Mata Air Kasih-Nya
    Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...
Video GKIPI
Teologis
Allah yang Menghadirkan Diri
Kehadiran sesama dalam hidup kita merupakan faktor yang sangat berharga, karena setiap orang penting bagi yang lain, baik dalam skala kecil maupun luas. Interaksi...
Pelayanan yang Panjang
Kisah Para Rasul 19:1-41
Kisah Para Rasul merupakan buku kedua yang dituliskan oleh Lukas kepada Teofilus, dengan tujuan mencatat apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus di masa setelah...
Puasa: Laku Spiritual di Masa Prapaska
Dalam perjalanan hidup sebagai seorang Kristen, pernahkah kita berpuasa? Meskipun puasa sudah tidak asing dipraktikkan oleh umat Allah pada masa lalu, tetapi tak jarang...
Pastoralia
KAMI BERTANYA
KAKAK PENDETA MENJAWAB
Kak, kenapa kalau saya disuruh ikut doa sama papa mama kok ngantuk terus nggak konsentrasi, apalagi kalau doanya lama? Waaaah kakak Pendeta juga suka...
Yesus yang Sulung
Bapak Pendeta yang baik, Mohon pencerahan dari Bapak perihal kebangkitan orang mati. Dalam Kolose 1:18 dikatakan bahwa: Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang...
Kerajaan Surga vs Kerajaan Allah?
Bapak Pendeta yang baik, 1. Apakah sebenarnya yang disebut dengan Kerajaan Allah itu? Samakah ia dengan Kerajaan Surga? Saya sering mendapat penjelasan yang berbeda-beda...
Humanis
Aku mencari wajah-mu, Tuhan…
Kesaksian Dapot Parulian Pandjaitan
Berharga di mata Tuhan (kematian) semua orang yang dikasihi-Nya (Mazmur 116:15) Oops… Kematian? Suatu kata yang sering dihindari orang untuk dibicarakan karena tetap masih...
Kasih-Nya Mengalir
Namanya Helen Jayanti, biasa dipanggil Helen. Saat ini sedang menjalani Praktek Jemaat 1 di GKI Pondok Indah. Lulusan dari UKDW Yogyakarta dan asal gerejanya...
THE ART OF LISTENING
Menjadi pendengar yang baik? Ah, semua juga bisa! Tapi apakah sekadar mendengar bisa disamakan dengan menjadi pendengar yang baik? Komunikasi secara sederhana dapat diartikan...
Kontemplasi
Allah hadir bagi kita
Biarkanlah, biarkanlah itu datang, ya Tuhan. Kami berdoa pada-Mu, biarkanlah hujan berkat turun. Kami menanti, kami menanti. Oh hidupkanlah kembali hati semua orang. (Refrein:...
Belas Kasihan vs Kasihan (Compassion vs Pity)
Belas kasihan menjadi tema yang banyak digaungkan dalam ruang ruang berkomunitas. Tanpa kecuali, Gereja juga sering mendiskusikannya dalam perannya sebagai misi Allah di tengah...
MENCINTA DENGAN SEDERHANA
Aku Ingin Aku ingin mencintaimu ciengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:...
Artikel Lepas
Kami Juga Ingin Belajar
Di zaman ini, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat, manusia justru diperhadapkan dengan berbagai macam masalah sosial seperti kesenjangan, kemiskinan, pengangguran,...
KESAHAJAAN
Dalam sebuah kesempatan perjumpaan saya dengan Pdt. Joas Adiprasetya di sebuah seminar beberapa tahun lalu, ia menyebutkan pernyataan menarik yang dikembangkannya dari kata-kata Henry...
Tidak Pernah SELESAI
Dalam kehidupan ini, banyak pekerjaan yang tidak pernah selesai, mulai dari pekerjaan yang sederhana sampai pekerjaan rumit seperti mengurus negara. Pekerjaan domestik rumah tangga...