Renungan Harian
  • Bersungut-Sungut

    Yakobus 5:7-12



    Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu. (Yak. 5:9)

    “Kapan saya sembuh dari penyakit ini, Tuhan? Sudah tidak tahan sakitnya. Kenapa sih saya mesti sakit seperti ini? Obatnya banyak, mahal pula. Ah, lebih baik mati saja daripada begini!” Demikian seorang Ibu mempertanyakan penyakit yang dideritanya kepada Tuhan, sambil mengeluh dan bersungut-sungut. Hal yang sering kita lakukan ketika keadaan tidak sesuai dengan yang kita inginkan, kita mengeluh dan bersungut-sungut; dari mulut kita keluar berbagai gerutuan yang menunjukkan kejengkelan atas keadaan.

     

    Yakobus menyadari bahwa untuk bertahan di dalam penderitaan tidaklah mudah. Untuk dapat terus bersabar menantikan janji Tuhan itu berat, apalagi jika menanti di tengah penderitaan. Sering terjadi saat keadaan berat, sedih dan mengecewakan sungut-sungutlah yang keluar dari mulut kita. Berbeda keadaannya jika segala sesuatu berjalan baik dan menyenangkan, yang keluar dari mulut kita sering kali kata-kata pujian yang manis dan penuh sukacita.

     

    Apakah sungut-sungut dapat mengubah keadaan; membuat situasi menjadi semakin ringan dan menyenangkan? Tidak. Hidup justru terasa semakin berat. Bersungut-sungut di dalam penderitaan justru melemahkan harapan, memunculkan kekecewaan, amarah dan keputusasaan. Cobalah hadapi hidup yang berat dengan senyuman dan sukacita. Niscaya langkah kita akan makin ringan, sebab ada semangat dan harapan dalam melangkah ke depan. (Pdt. Henni Herlina)

     

    DOA:

    Tuhan, kuasailah hati kami dengan sukacita agar tidak ada sungut-sungut yang keluar dari mulut kami. Amin.

     


    Ayat Pendukung: Mzm. 57; 1Sam. 25:23-35; Yak. 5:7-12
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Khotbah Minggu
  • Belalah Hakku!

    Hak dan kewajiban selalu menjadi satu rangkaian tak terpisahkan. Katakanlah anak memiliki hak untuk dididik dengan baik, pada saat yang sama orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik dengan baik. Saat orangtua punya hak dihormati oleh anak, pada saat yang sama, anak memiliki kewajiban untuk menghormati orang tua. Kewajiban seseorang menjadi hak orang lain dan sebaliknya. 

    Dalam keluarga hak dan kewajiban adalah sesuatu yang sering dibicarakan, diharapkan, dan kadang dituntut. Hak dan kewajiban menjadi bagian dari masing masing peran yang terhubung satu dengan yang lainnya.

    Hak dan kewajiban selayaknya dibicarakan dan menjadi kesepakatan bersama. Tanpa komunikasi yang baik, asumsi dan prasangka akan terlibat dengan pekat dalam percaturan hidup berkeluarga. Saling menuntut dan saling menyalahkan akan terus hidup. 

    Membicarakan hak dan kewajiban berarti membicarakan bagaimana cara semua orang yang terlibat menuju pemenuhan hak dan kewajiban tersebut. Hal ini termasuk apabila seseorang gagal atau belum berhasil memenuhinya, bagaimana anggota yang lain mendukung. 

    Sudahkah keluarga Saudara membicarakan hak dan kewajiban, menyepakati dan menjalankannya dengan sukacita? Apakah kita hanya menuntut pemenuhan hak diri sendiri tanpa memerhatikan hak orang lain? Belalah hak orang lain dengan menjalankan kewajiban kita dengan baik!

     

    BA

Teologi
  • Hadapan
    PRIORITAS: Kaya Di Hadapan Allah

    A. APA PRIORITAS HIDUPMU? Saudara, pernahkah seseorang mendatangi Anda dan memohon, “Saya butuh bantuan, bisakah kaukatakan kepada pacarku untuk lebih mengasihiku? Bisakah kaukatakan kepada kakakku untuk meminjamkan mobilnya kepadaku?” Saya percaya, jika Tuhan Yesus berkunjung ke kota Anda, Anda pasti akan menggunakan kesempatan yang terbatas dan berharga ini untuk mengatakan (mungkin memohon) apa yang menjadi […]

  • persahabatan
    Persahabatan

    Ayat panduan kita diambil dari 3 Yohanes 15. Surat yang amat pendek, karena hanya terdiri atas satu pasal. Kita juga bisa menyebutnya 3 Yohanes 1:15,  “Damai sejahtera menyertai engkau! Salam dari sahabat-sahabatmu. Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.” Kita akan membicarakan sebuah tema yang sangat menarik, yaitu Persahabatan. Sering kali kita memahami bahwa persahabatan […]

  • Pohon Ara Tak Berbuah
    peringatan bagi mereka yang suam-suam kuku

    Pohon Ara yang Tidak Berbuah Markus 11:13-14,20 menggelar sebuah kisah yang sangat kontroversial serta mengusik nurani: Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah […]

Antar kita
  • Setia Melayani Para Penderita Gangguan Jiwa
    Beberapa waktu yang lalu, Komisi Senior yang dipimpin oleh ketuanya, Bpk. Laudin Simanjuntak, berkunjung ke Yayasan Doa Embun Kasih di Jati Asih, Bekasi. Yayasan ini merehabilitasi para penderita gangguan jiwa yang dititipkan oleh keluarga-keluarga mereka atau diambil dari jalan-jalan...
  • Contextual Teaching Learning (CTL) Mateto ke Obsevatorium Bosscha di Lembang
    Setelah anak-anak Mateto Bapos GKIPI mempelajari karya Tuhan atas semesta dan isinya selama setahun, maka pada tanggal 2 Juli yang lalu mereka berkunjung ke Observatorium Bosscha di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Sebelum keberangkatan, mereka sangat antusias membicarakan rencana perjalanan...
Video GKIPI
  • Cerita Pendeta: Menghidupi Pertobatan

Pastoralia
Supranatural
Tenaga Supranatural
Salam hormat Pak Pendeta, Hukum alam yang mengatur jalannya pergerakan planet dan kehidupan seluruh semesta alam dan antariksa diatur oleh tatanan yang dibuat oleh...
berdoa
Berdoa Yang Efektif Dan Benar
Pak Pendeta Yth. Saya adalah pendoa yang senantiasa belajar untuk bisa berdoa secara efektif dan benar. Banyak orang mengatakan berdoa itu tidak perlu bertele-tele,...
Suara Tuhan
Mendengar Suara Tuhan
Pak Pendeta Yth. Saya sering mendengar kesaksian beberapa orang yang berkata bahwa Tuhan berbicara kepada mereka. Misalnya, ketika harus membuat suatu keputusan penting Tuhan...
Humanis
Efren Reyes
Antara Si Badu Dan Efren Reyes
Selagi kita menghabiskan waktu melihat update sosial media, seorang prodigy terus bertumbuh melakukan hal kesukaannya. Prodigy adalah seseorang yang mempunyai kemampuan luar biasa di...
sorry
Apakah “Sorry” Harus Segera Disampaikan?
Setelah bertemu dengan seorang ahli penyakit kejiwaan (mental illness), saya dan anak saya berdiskusi di rumah: Mom : De, apa yang kamu pelajari dari...
kesaksian
Kesaksian Iman
Dalam nama Kristus, kutulis kesaksian imanku dengan sejujur-jujurnya. Aku dilahirkan, dibesarkan dan dididik dalam keluarga yang tidak percaya kepada Kristus, dengan pendidikan agama yang...
Kontemplasi
Are All Who are Welcomed, Engaged?
Ada sebuah cerita.. Suatu minggu pagi, di salah satu kota kecil di Eropa, Steve—seorang mahasiswa S2 teknik mesin yang baru datang ke negeri itu—sedang...
QUO VADIS . . . .
Dua kata latin di atas mengingatkan kita pada satu peristiwa yang amat menyedihkan dan menggores tajam di hati, suatu kekejaman dalam sejarah. Namun (meskipun...
Kebangkitan
Kebangkitan-Nya Memulihkan
Baru-baru ini kami sangat sedih mendengar kabar bahwa sahabat kami sakit. Suatu hari, kami mengunjunginya. Ia sedang berada dalam keadaan sangat lemah, terutama mental...
Artikel Lepas
Ngamen
Setiap kita merayakan hari ulang tahun kota Jakarta, yang tidak pernah ketinggalan adalah boneka Ondel-ondel di mana-mana. Ondel-ondel sudah sangat melekat dengan kota Jakarta...
kebencian
Merdeka Dari Kebencian
Saat Pilkada 2017, banyak analis politik yang memperkirakan adanya politik uang. Memang benar, politik uang tetap ada, tetapi ada satu hal yang tidak diduga,...
syibolet
Syibolet – tlbv
sebuah antitesis seruan “All Are Welcome”
Bhinneka Tunggal Ika Semboyan persatuan dan kesatuan yang dihayati dan digunakan oleh para bapak bangsa untuk mewadahi, mengakui, dan menyatukan beragam perbedaan suku-suku bangsa—yang...