Renungan Harian
  • Meninggalkan Segala Hal Dan Mengikut Tuhan

    Matius 4:12-23



    … dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. (Mat. 4:22)

    “Kenapa kamu pindah kerja?” “Karena gajinya lebih besar!” “Kamu sudah lama kerja di situ, tapi kenapa tetap mau pindah?” “Soalnya ada tawaran jabatan yang lebih tinggi.” Kurang lebih itulah alasan seseorang mau berganti pekerjaan. Bagaimana dengan para murid?

    Firman Tuhan mengatakan bahwa pekerjaan awal para murid ialah penjala ikan atau nelayan. Entah apa pertimbangan Yesus memilih para nelayan itu menjadi murid-Nya. Yesus berjalan menyusuri tepi danau Galilea untuk memilih murid-murid-Nya. Tanggapan para nelayan itu, ialah, “Mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.” Para nelayan yang dipanggil Yesus itu segera meninggalkan pekerjaan serta orangtuanya. Padahal, Yesus tidak menjanjikan bahwa pekerjaan itu lebih baik, lebih menyenangkan atau lebih menghasilkan. Keterangan yang Yesus berikan ialah mereka akan menjadi penjala manusia. Akan tetapi, mereka tetap mau meninggalkan pekerjaan mereka.

    Mengikut Tuhan memang memiliki konsekuensi. Para murid meninggalkan segalanya demi mengikut Yesus. Meninggalkan segalanya menjadi tanda keseriusan para murid Yesus. Hendaknya kita pun demikian, bersedia untuk menerima konsekuensi dalam mengikut Yesus, salah satunya ialah meninggalkan cara hidup lama yang menyimpang dari kehendak-Nya. Siap sedialah, sebab akan ada banyak hal yang harus kita tinggalkan demi Yesus! [Pdt. Yosafat Simatupang]

    REFLEKSI:
    Mengikut Yesus berarti siap meninggalkan hal-hal yang biasa kita lakukan, khususnya cara hidup lama yang tidak sesuai firman Allah.

    Ayat Pendukung: Yes. 9:1-4; Mzm. 27:1, 4-9; 1Kor. 1:10-18; Mat. 4:12-23
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga


Khotbah Minggu
  • apakah

    Apakah yang Kamu Cari?

    Yesaya 49:1-7; Mazmur 40:2-12;1 Korintus 1:1-9; Yohanes 1:29-42

    Injil Yohanes diawali dengan dua tema yang saling berkaitan: identitas Yesus dan makna dari pemuridan.

    “Lihatlah Anak domba Allah!”
    Seruan di atas merupakan pernyataan Yohanes untuk menggambarkan identitas Yesus, Anak domba Allah. Tidak berhenti di situ, sepanjang pasal 1 ini ada beberapa sebutan tentang siapa itu Yesus:

    • Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia (ay 29),
    • Anak Allah (ay 34),
    • Rabbi (ay 38),
    • Mesias (ay 41),
    • anak Yusuf dari Nazaret (ay 45),
    • Raja orang Israel (ay 49),
    • Anak Manusia (51).

    Mengapa ada banyak nama yang diberikan kepada Yesus? Setiap murid datang kepada Yesus dengan ekspektasi dan kebutuhan yang berbeda – ada yang membutuhkan seorang Guru, yang lain mencari Mesias, atau juga mencari Dia yang menggenapi perkataan Musa dalam Taurat.

    Maka tepatlah pertanyaan Yesus ketika dua orang murid mengikutiNya dari belakang,
    “Apakah yang kamu cari?”
    Saya kira, bukan hanya murid pada saat itu yang perlu merenungkan dan menjawab pertanyaan ini. Ini adalah pertanyaan bagi setiap orang di segala abad dan tempat:

    “Apa yang saudara cari, dari Yesus?”
    Ketika kita memutuskan untuk mengikutiNya, ketika kita berdoa, membuka Alkitab, mendengarkan khotbah, apa yang kita cari? Apa yang mendorong kita untuk mengikutiNya? Apa kita mencari penghiburan? Penguatan? Pembenaran? Kepastian? Apa kita sedang mencari kekuatan untuk berjuang, atau keberanian untuk berserah? Apakah kita sedang mencari sebuah titik akhir, atau sebuah awal perjalanan baru bersamaNya?

    Apa jawab saudara jika Ia menoleh ke arah saudara dan bertanya, “Apakah yang kamu cari?”

    ASC

    #perjumpaan personal #identitas KRISTUS #integritas KRISTEN #bertemu mesias

Teologi
  • Sang Wadah
    Mewadahi Sang Wadah?
    Sebuah Refleksi Atas Natal Yesus Dan Inkarnasi Kristus

    “Adakah Tempat Bagi-Nya?” Kita tentu sudah sering mendengar pertanyaan sejenis pada masa-masa Natal di masa silam. Ia menantang kita untuk memastikan bahwa memang kita menerima Yesus yang lahir di Betlehem itu ke dalam hidup kita, kini dan di sini. Lantas, kisah ditolaknya Maria, Bunda Yesus, sesaat sebelum melahirkan Yesus (Luk. 2:7), menjadi kisah yang kerap […]

  • universal
    Keselamatan: Universal atau Partikular?
    Lukas 16:1-9

    Fokus kita pada khotbah perenungan ini diambil dari 1 Timotius 2:1-7:  Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, 2 untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenangdan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. 3 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juru Selamat kita, 4 […]

  • Splagchnizomai
    Splagchnizomai – kepekaan nurani yang mendorong tindakan

    Splagchnizomai – berasal dari bahasa  Yunani splangkh-nid’-zom-ahee – ‘tergeraklah’ (oleh belas kasihan). Kata spagchnizomai digunakan sebanyak 12 kali dalam Alkitab. 11 kali penggunaannya ditujukan pada pribadi Yesus, secara langsung maupun melalui perumpamaan, manakala Ia berada di tengah kejadian yang memerlukan perhatian khusus, sehingga tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu mengulurkan tangan untuk menolong dan memberi […]

Antar kita
  • Quo Vadis Hospitality Ministry GKIPI 2019
    Hospitality Ministry
    Menjelang perayaan Natal tahun 2019, tepatnya pada hari Sabtu, 30 November yang lalu, kembali Komisi Hospitality Ministry (Komisi HM) mengadakan pembinaan dan workshop (lokakarya) bagi para pegiatnya. Acara ini diberi tema “Quo Vadis Keramahan GKI Pondok Indah?” dan merupakan...
  • PSWPI ke Bali
    pswpi
    Bali adalah sebuah pulau yang terkenal sebagai tempat wisata yang indah. Jumlah wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Bali selalu banyak. Sarana dan prasarana untuk memberi kenyamanan kepada wisatawan terus ditingkatkan. Berbagai tempat penginapan, tempat hiburan, dan tempat...
  • Hari Anak
    “Hari Anak? Apa itu ya?” Pertanyaan seperti itu muncul beberapa kali ketika kami mempersiapkan para ASM (Anak Sekolah Minggu) untuk melayani Kebaktian Umum pada Hari Anak tersebut, yaitu pada Kebaktian Umum kedua dan ketiga tanggal 28 Juli yang lalu....
Video GKIPI
  • Cerita Pendeta: Menghidupi Pertobatan

Pastoralia
Christmas Carolling
Christmas Carolling
Bapak Pendeta Yth, Di GKI Pondok Indah, beberapa tahun belakangan ada kegiatan Christmas Carolling pada bulan Desember. Kegiatan ini belum tentu dilaksanakan oleh gereja...
Supranatural
Tenaga Supranatural
Salam hormat Pak Pendeta, Hukum alam yang mengatur jalannya pergerakan planet dan kehidupan seluruh semesta alam dan antariksa diatur oleh tatanan yang dibuat oleh...
berdoa
Berdoa Yang Efektif Dan Benar
Pak Pendeta Yth. Saya adalah pendoa yang senantiasa belajar untuk bisa berdoa secara efektif dan benar. Banyak orang mengatakan berdoa itu tidak perlu bertele-tele,...
Humanis
Oscar Yura Dompas, Penyandang Sindrom Asperger
Latar Belakang Saya dilahirkan pada tanggal 11 April 1980 sebagai anak pertama dari tiga bersaudara keluarga Ira dan Jeffrey Dompas. Setahun kemudian, Nikita lahir...
Ministry
Family Ministry
dari keluarga ke gereja untuk bersaksi bagi dunia
Fenomena Keresahan Sosial Masyarakat banyak mengeluhkan kondisi sosial yang memburuk di tengah kemajuan zaman. Peningkatan prestasi dalam peradaban manusia melalui teknologi dan strategi menaklukkan...
keluarga
Keluarga, Pilar Utama Gereja Dan Negara
Berdasarkan Undang-undang no. 10/1992 dan no. 52/2009, “Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat dan terdiri atas kepala keluarga dan anggota yang tinggal di suatu...
Kontemplasi
tempat
Adakah Tempat Bagi-Nya
Hiruk pikuk perayaan Natal menjadi acara yang dinanti banyak orang. Tunjangan hari raya, liburan, hadiah, lagu indah, barang-barang baru, dan hal lainnya membangkitkan kesenangan.Pertanyaan...
ruang
Rangkullah Dan Beri Ruang
Setiap pengalaman perjumpaan antar manusia selalu melahirkan beraneka ragam dinamika, penilaian, asumsi, dan ekspektasi. Pengalaman itu diolah oleh logika dan rasa sedemikian rupa sehingga...
Are All Who are Welcomed, Engaged?
Ada sebuah cerita.. Suatu minggu pagi, di salah satu kota kecil di Eropa, Steve—seorang mahasiswa S2 teknik mesin yang baru datang ke negeri itu—sedang...
Artikel Lepas
Salah Kirim
Salah Kirim
Sudah sejak lama kami mempunyai restoran atau warung makan langganan di dekat rumah, yang beberapa makanannya cukup enak. Nasi tim ayamnya menjadi favorit kami...
keberanian
Keberanian Dan Integritas
Al Capone, gembong mafia tersohor pada tahun 20-an, merekrut Easy Eddie sebagai salah satu pengacaranya yang paling dipercaya. Easy Eddie, seorang pakar hukum yang...
Kebangkitan Baru
Beda pendapat sudah biasa terjadi, tapi apabila hal itu membuat kelompok terpecah-belah, tentu ada penyebabnya. Beda pendapat tentang soal-soal keagamaan kadang-kadang dapat menghambat perkembangan...