Ibadah Online
Renungan Harian
-
Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12)
Seorang pemuda mengetik cepat sambil membuka tiga tab browser, mendengarkan podcast dan membalas chat dari dua grup. Saat jam ibadah pagi, ia membuka kanal YouTube, mengikuti ibadah pagi sambil melanjutkan mengetik tugas kuliahnya. Sehingga ia tidak benar-benar fokus saat harus beribadah. Di dunia yang sibuk dan penuh distraksi, fokus pada Tuhan jadi tantangan nyata. Pikiran mudah terbagi dan hati pun terpecah.
Daud menunjukkan sesuatu yang berbeda. Saat tekanan mengepungnya, ia tidak hanya berseru minta tolong. Ia juga ingin hidup menyembah TUHAN secara utuh. Bukan basa-basi, tetapi sungguh-sungguh. Daud berkata, “Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, Allahku, dengan segenap hatiku dan memuliakan nama- Mu untuk selama-lamanya.” Segenap hati berarti utuh, tak terbagi. Ini berarti keinginan untuk bersyukur dengan hati penuh, tidak berpura-pura, tidak setengah-setengah, dan tidak terpecah oleh kekhawatiran hidup. Sekalipun dalam tekanan kehidupan, hati yang berfokus kepada Tuhan akan melahirkan rasa syukur sejati.
Marilah kita terus mengingat bahwa Tuhan layak dimuliakan dengan hati yang utuh, bukan hanya saat keadaan baik, tetapi dalam setiap musim kehidupan. Di tengah kesibukan dunia yang multitugas dan pelbagai persoalan kehidupan, arahkan hati dan pikiran secara penuh kepada Tuhan. Marilah mengasihi dan memuliakan Dia dengan segenap hati. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]
DOA:
Ya Tuhan, ajar kami bersyukur dengan hati yang penuh. Mampukan kami dengan segenap hati memuliakan Engkau. Amin.Ayat Pendukung: Kej. 16:1-15; Mzm. 86:11-17; Why. 2:1-1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.
Khotbah Minggu
-
Setelah kisah pemanggilan dan pengutusan kedua belas murid minggu lalu, Yesus melanjutkan pengajaran-Nya mengenai hakikat kemuridan itu sendiri. “Seorang murid tidak lebih daripada gurunya ” (ay. 24). Yesus ingin menghadapkan para murid pada realitas pahit mengenai arti kemuridan sejati. Mereka diundang untuk menghilangkan ilusi bahwa menjadi seorang murid Kristus akan membuat mereka disukai orang banyak. Yesus sendiri ternyata difitnah, dihukum secara tidak adil, bahkan dibunuh. Maka, para murid tidak boleh menyangka bahwa mereka akan bernasib lebih baik. Singkatnya, tidak ada jaminan keamanan bagi setiap murid Kristus. Itu sudah pasti.
Namun, apa yang sama pastinya —bahkan lebih pasti —adalah bahwa hilangnya jaminan keamanan bagi seorang murid Kristus tidak berarti hilangnya cinta kasih Allah kepadanya. Maka, di ayat 29 dan 30, Yesus memberi penghiburan yang sangat terkenal mengenai burung pipit yang dipelihara oleh Allah dan mengenai kepastian bahwa Allah tidak akan membiarkan sehelai rambut pun akan jatuh di luar perhatian Bapa. Kita semua, kata Yesus, Sang Guru, “lebih berharga daripada banyak burung pipit ” (ay. 31). Pesannya sangat sederhana, namun kuat: Jangan takut!
Kata yang Yesus pakai adalah strouthion yang berarti burung kecil, tidak selalu berarti burung pipit. Yang pasti, itu adalah burung yang bernilai sangat rendah. Dua ekor dijual seduit (ay. 29). Di dalam Lukas 12:6 disebutkan lima ekor dijual dua duit. Jadi, bayangkan, seseorang yang membeli empat ekor dengan harga dua duit, masih akan menerima bonus satu ekor. Itu karena begitu murahnya harga burung kecil ini. Namun, Allah tetap memelihara mereka dengan cinta kasih … apalagi Anda! (JA)
Antar Kita
-
WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
-
GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
Selasa, 12 Maret 2024Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di... -
Mata Air Kasih-Nya
Rabu, 21 Juni 2023Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...


