• Ibadah Online GKIPI, Minggu 17 Januari 2021

Renungan Harian
  • Tidak Pilih Kasih

    Kejadian 16:1-14



    Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: “Engkaulah El-Roi.” Sebab katanya: “Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?” (Kej. 16:13)

    Sebuah lagu anak-anak di gereja mengatakan demikian, “Hati- hati gunakan tanganmu, kakimu, mulutmu … Bapamu yang di surga melihat dengan cinta ….” Apakah lagu anak-anak ini terinspirasi dari kisah Hagar atau dari kisah lain? Yang jelas, kisah Hagar memang mengingatkan kita bahwa Allah yang kita sembah adalah El-Roi (Allah yang melihat aku). Ia melihat ketika kita berlaku jahat dan menjadi dursila sebagaimana Hofni dan Pinehas, anak-anak imam Eli. Ia juga melihat ketika kita menipu orang-orang lain, tidak memiliki integritas moral sebagaimana Ananias dan Safira. Tetapi, Ia juga melihat ketika kita diperlakukan tidak adil dan ditindas sebagaimana Hagar; ketika kita berteriak minta tolong dalam kepedihan dan duka.

    Allah senantiasa melihat dengan mata penuh cinta, tidak diskriminatif. Ia melihat penderitaan bangsa Israel dalam perbudakan di tanah Mesir. Tetapi, Ia juga melihat kesusahan dan penganiayaan yang dialami Hagar, pembantu Sarai. Allah bersedia menolongnya. Allah tidak pernah membeda-bedakan manusia.

    Ketika bangsa Israel menyombongkan diri sebagai umat pilihan Allah, nabi Amos menyampaikan firman Tuhan untuk menegur mereka, “Bukankah kamu sama seperti orang Etiopia bagi-Ku, hai orang Israel?” demikianlah firman TUHAN. “Bukankah Aku telah menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, orang Filistin dari Kaftor, dan orang Aram dari Kir?” (Amos 9:7). Allah melihat semua dan Ia mau menolong semua! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

    REFLEKSI:
    Allah tidak pernah mempraktikkan favoritisme. Ia melihat dengan mata penuh cinta, dan berkarya tanpa membeda-bedakan manusia.

    Ayat Pendukung: Mzm. 86; Kej. 16:1-14; Luk. 18:15-17
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga.


Khotbah Minggu
  • Filipus dan Natanael

    Yohanes 1:43-51

    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat, dan Natanael yang mempertanyakan klaim temannya. Saat ini, kita mungkin menganggap Filipus sebagai seorang yang konservatif, dan Natanael sebagai seorang yang liberal Jika penilaian Filipus tentang Yesus didasarkan pada sumber-sumber tradisional seperti Alkitab dan harapan agama. Maka Natanael, mendasarkan penilaiannya pada pengetahuan dan norma budayanya (yang diketahui semua orang), diperkuat oleh fakta-fakta pengalaman pribadinya. Natanael adalah seorang yang dianggap skeptis – sangat mirip dengan kebanyakan orang saat ini yang selalu bertanya “mana buktinya ?”.

    Saudara, tidak ada yang salah dengan kedua tipe ini. Filipus yang lebih dulu menjumpai Yesus pun tidak ingin mendebat keraguan Natanael. la justru membawa temannya untuk berjumpa langsung dengan Yesus. Menariknya, Yesus yang melihat Natanael langsung berkata, “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” (ay. 47). Kata Israel berarti Dia yang bergumut dengan Tuhan, dan Yesus mengetahui di balik sikap skeptis Natanael, ia adalah seorang pejuang. Natanael adalah orang yang bergumul menantikan Sang Mesias di tengah ketidakbaikan dunia. Ditambah, Yesus mengatakan bahwa la telah melihatnya di bawah pohon ara (ay. 48), sebuah ungkapan Yahudi yang menggambarkan seseorang yang mempelajari sabda Allah dan tempat yang biasa digunakan untuk berdoa. Artinya, Yesus sungguh memahami kerinduan Natanael akan harapan Sang Mesias akan datang. Pengenalan Yesus itulah yang membuat ia mengakui bahwa Yesus adalah Anak Allah yang selama ini dinantikannya. Lalu hal apa yang dapat kita pelajari dari kisah ini?

    Saudara, belajarlah dari Natanael, yang meragu dan mempertanyakan kehadiran Tuhan, namun tetap bergumul di dalam-Nya bahkan mintalah bukti jika itu untuk mempertahankan keyakinan dan iman kita. Belajarlah dari Filipus, yang tidak mendebat saat orang meragu melainkan yang berkata, “Mari dan lihatlah!” supaya semakin banyak orang mengalami Tuhan melalui kita. Dan biarlah Tuhan Yesus yang terus berkarya dan menyentuh setiap kita. Amin.

    ANA

Kalender Kegiatan

Januari 2021

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
1
  • Kebaktian Awal Tahun
2
  • Persekutuan Doa GSM
3
  • Ibadah Umum Online
  • StoryTelling Zoom
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
4
  • Latihan PS Effatha
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
5
6
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
7
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
8
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
9
  • Persekutuan Guru Pak Binaan GKIPI
10
  • Ibadah Umum Online
  • StoryTelling Zoom
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
11
  • Persekutuan Kasih Senior
  • Latihan PS Haleluya
12
13
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Latihan Mannenkoor
14
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
15
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
16
  • Sharingday PDP
  • Persekutuan Doa GSM
17
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
18
  • Persekutuan Kasih Senior
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
19
  • Katekisasi Senior
  • Ibadah Penghiburan
20
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Rapat Rutin Binkat
  • Solitude The Outward Journey
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
21
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
22
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
23
  • LG Early Marriage
24
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
25
  • Latihan PS Efata
  • Latihan PS Haleluya
26
  • Katekisasi Senior
  • Percapakan Atestasi Masuk
27
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Solitude
  • Latihan Mannenkoor
28
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
29
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
30
  • Persekutuan Doa GSM
31
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
Antar Kita
  • SAFE: Safe (to be) Autenthic For Everyone
    Kebersamaan Pendeta, Penatua, Pengerja Gereja, Dan Calon Pendeta Gki Pondok Indah
    Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan Pemerintah dalam mencegah dan menghambat penyebaran pandemi virus COVID ini telah menyebabkan komunikasi, relasi, dan persekutuan kita mengalami perubahan drastis yang berdampak sangat signifikan pada keakraban dan pengenalan antara pribadi, atau dalam...
  • 35 Tahun Pelayanan Paduan Suara Gracia
    Pada tanggal 16 September 2020, Paduan Suara Gracia merayakan ulang tahunnya yang ke-35 secara virtual. Para anggota paduan suara perempuan ini membawa keceriaan dan pengucapan syukur mereka ke dalam rumah mereka masing-masing dengan menghias bagian ruangan yang disiapkan untuk...
  • IBADAH Penghiburan dan Pengenangan GKI Pondok Indah
  • Kebaktian Remaja 17 Januari 2021: “Love in Action”
  • Renungan Remaja 10 Jan 2021 “Siapakah Sesamaku?”
Teologi
Kitab Pengkhotbah
Kitab Pengkhotbah
kesia-siaan hidup yang tidak dinikmati dan diberi makna dalam anugerah Tuhan
Tentang Penulisnya Sudah menjadi anggapan umum bahwa Kitab Pengkhotbah ditulis oleh Salomo (sekitar 935 SM), karena itu kaum tradisional mengelompokkan kitab ini— bersama Kitab...
Harapan yang Membawa Sukacita
Harapan yang Membawa Sukacita
Setiap orang selalu mengharapkan hal yang baik terjadi dalam hidupnya. Rasanya tidak ada yang dalam keadaan stabil mengharapkan sesuatu yang buruk terjadi baginya atau...
Gembalakanlah Domba-dombaku
Gembalakanlah Domba-dombaku
bukan sekadar perintah sama yang diulang hingga tiga kali
Pemahaman Terjemahan Bila kita membaca Yohanes 21:15-19 dari Terjemahan Baru Lembaga Alkitab Indonesia, maka mungkin kita hanya akan menemukan sebuah percakapan di mana Yesus...
Pastoralia
Lagi-lagi Soal Nikah Beda Agama
Lagi-lagi Soal Nikah Beda Agama
Pak Pendeta yang baik, Meskipun di rubrik ini sudah sering dijelaskan tentang menikah beda agama yang dilayani di GKI PI, tapi saya masih menemukan...
GKI Pondok Indah Tidak Memberi Wadah Konseling Bagi Permasalahan Keluarga?
Pekabaran Injil di GKI Sudah Redup?
Pekabaran Injil di GKI Sudah Redup?
Pak Pendeta yang baik, Saya bertemu dengan seseorang (GKI) yang selalu berkata bahwa jiwa Pekabaran Injil di GKI itu sudah redup, jika tidak ingin...
Humanis
isolasi
ISOLASI
‘Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada Nya, sebab Ia yang memelihara kamu’ (1 Petrus 5:7) Peristiwa yang terjadi pada minggu terakhir bulan Oktober lalu adalah pergumulan...
Antara Si Badu & Akhir Tahun
Antara Si Badu & Akhir Tahun
Selamat pagi, siang, sore, dan malam. Menjalani setiap hari dengan rutinitas yang sama, sampai tiba saatnya Natal dan Tahun Baru, dan kita mulai merenungkan...
Hormon Kebahagiaan Untuk Menua yang Indah
Hormon Kebahagiaan Untuk Menua yang Indah
Dunia sekarang bukan lagi mengejar kekayaan dan menumpukkan devisa. Hanya beberapa negara yang masih berorientasi treadmill hedonisme, terus mengejar kekayaan tanpa henti. Sebaliknya, lebih...
Kontemplasi
Semangat Baru, Harapan Baru
Ketika Anda membaca tulisan ini, kita sudah berada di penghujung 2020. Tahun yang menghadirkan banyak pengalaman kurang menyenangkan bagi kebanyakan kita. Semua berawal dari...
LEGACY
Sebagai bangsa Indonesia, sejarah mencatat bahwa para pemimpin bangsa meninggalkan legacy atau warisan kepada generasi setelah mereka. Tidak usah menyebut nama, mungkin kita sudah...
Spiritualitas Keluarga Di Masa Pandemi
Spiritualitas Keluarga Di Masa Pandemi
Alkisah, saat wabah global melanda di mana-mana, terjadilah percakapan antara malaikat dan iblis: Malaikat: Apa yang sebenarnya sedang kaulakukan, hai iblis? Iblis : Oh,...
Artikel Lepas
REMEH
REMEH
Sebagai manusia, kita kerap kali meremehkan atau menganggap remeh sesuatu, apakah itu benda, pekerjaan, atau orang. Menganggap remeh adalah memandang sesuatu sebagai tidak penting,...
“Kasihilah Musuhmu...” - seruan surgawi untuk menciptakan perdamaian dunia
What Makes Games So Addictive?
What Makes Games So Addictive?
Who would want people to look at you with wonder, respect and appreciation? We all do. As a human being, it’s natural to want...