Ibadah Online
Renungan Harian
-
Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya. (Yohanes 20:18)
“Kubur yang kosong adalah tanda kehidupan. Hati yang kosong adalah tanda kematian.” Inilah semangat Paskah. Peristiwa Paskah memampukan seseorang untuk mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Paskah menegaskan bahwa Yesus bangkit. la hidup. Yesus yang bangkit memampukan setiap orang yang percaya kepada- Nya memiliki hidup yang penuh pengharapan. Yesus yang bangkit membangkitkan semangat hidup kita untuk mengatasi berbagai tantangan kehidupan yang akan kita jalani.
Teks Alkitab hari ini berkisah tentang Maria Magdalena yang berdiri dan menangis di depan kubur yang kosong. Namun, di tengah kesedihannya, Yesus hadir. Yesus memanggil namanya, membangkitkan gairah hidupnya, dan memberikannya sebuah misi untuk disampaikan kepada para murid bahwa ia telah melihat Tuhan yang bangkit dan hidup. Perjumpaan dengan Yesus yang bangkit ini mengubah jalan kehidupan Maria Magdalena. Hatinya tidak lagi kosong karena Yesus ada di dalamnya.
Bagaimana dengan kita? Sering kali dalam hidup, kita terjebak dalam “kubur” kita masing-masing, seperti kesedihan, kegagalan, kekhawatiran, dan sebagainya yang melumpuhkan daya kehidupan kita. Yesus tidak ingin kita tinggal di sana. Yesus ingin kita berani melangkah keluar dari “kubur” tersebut seperti Maria Magdalena. Berita Paskah hari ini: “Kubur yang kosong adalah tanda kehidupan. Hati yang kosong adalah tanda kematian.” [Pdt. Jotje H. Karuh]
DOA:
Tuhan, jangan biarkan kami terjebak dalam “kubur” yang menghilangkan panggilan hidup kami, tetapi mampukan kami untuk hidup dalam semangat kebangkitan-Mu. Amin.Ayat Pendukung: Kid. 8:6-7; Mzm. 16; Yoh. 20:11-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.
Khotbah Minggu
-
Ada seorang anak muda yang merantau. Awalnya penuh semangat, tapi karena kegagalan, tekanan, dan rasa kecewa… dia memilih pulang. Saat sampai rumah, anehnya dia berkata: “Aku sudah pulang, tapi kenapa hatiku masih kosong? ”Ternyata… pulang secara fisik tidak selalu berarti pulang secara hati. Itulah yang dialami dua murid (Kleopas dan temannya) dalam perjalanan ke Emaus.
Mereka pulang secara fisik tapi hatinya menjauh dari Tuhan. Dua murid ini berjalan ke Emaus karena kecewa. Mereka berkata: “Padahal kami dahulu mengharapkan…”( ayat 21).
Ketika Yesus mati, mereka merasa semuanya selesai. Harapan Mereka hancur. Namun mereka tak menyadari Yesus bangkit dan berjalan bersama mereka. Mereka tidak mengenali-Nya. Ini sering terjadi dalam hidup kita. Kita pikir Tuhan jauh. Padahal Dia sedang berjalan di samping kita. Sampai akhirnya dua murid itu berkata: “Tinggallah bersama kami…” Di situlah segalanya berubah. Disitulah titik baliknya. Bukan ketika masalah selesai. Bukan ketika jalan berubah tetapi ketika mereka mengundang Yesus tinggal bersama mereka. Waktu Yesus memecahkan roti dan memberikan kepada mereka, mata mereka terbuka. Bukan karena keadaan berubah tetapi karena perjumpaan dan penyatuan dengan Kristus. Menyatu dengan Kristus bukan hanya tahu tentang Yesus tapi hidup bersama Yesus. Seperti ranting yang melekat pada pokok anggur (Yohanes 15:5).
Dua murid itu berubah karena Yesus tidak hanya berjalan di samping mereka tetapi masuk dan tinggal dalam hidup mereka. Orang yang menyatu dengan Kristus pasti mengalami perubahan arah hidup. Di hari Paska ini, apakah kita sudah menyatu dengan Kristus. Mari katakan seperti dua murid itu: “Tuhan, tinggallah bersama aku.” Karena saat Yesus tinggal dalam kita, kita tidak hanya pulang… kita menemukan rumah yang sejati di dalam Kristus. Selamat Paska. Amin (LS)
Antar Kita
-
WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
-
GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
Selasa, 12 Maret 2024Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di... -
Mata Air Kasih-Nya
Rabu, 21 Juni 2023Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...

