Ibadah Online
Renungan Harian
-
Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit. (Matius 10:31)
Seorang mahasiswa membagikan pendapatnya tentang iman di kelas. Ia ditertawakan dan dicibir. Di media sosial, komentarnya dipelintir, lalu jadi bahan olokan. la hampir menghapus akunnya. Namun, di tengah kegelisahan, ia mengingat bahwa di hadapan Tuhan hidupnya berharga.
Yesus memberi pengarahan kepada para murid sebelum mereka diutus. la tidak menjanjikan kenyamanan, tetapi justru mengingatkan akan adanya penganiayaan, penolakan, bahkan konflik dalam keluarga karena iman. Yesus mengingatkan bahwa menjadi murid-Nya berarti ikut jalan salib. Namun, di tengah realitas yang menakutkan, la menegaskan: “Jangan takut.” Tiga kali kalimat itu diulang. Ini bukan sekadar kalimat manis. Ini adalah deklarasi kasih Tuhan kepada umat-Nya. Jika burung pipit yang tak punya nilai ekonomi pun diperhatikan Tuhan, apalagi anak-anak-Nya yang setia? Yesus tahu bahwa takut adalah hal manusiawi. Namun, la menawarkan penghiburan dari Allah yang mengenal, memperhatikan, dan menyertai kita bahkan ketika dunia menolak kita. Sesungguhnya identitas kita bukan ditentukan oleh dunia, tapi oleh Tuhan yang mengasihi dan menghargai kita.
Pada masa kini, keberanian menjadi murid Kristus diuji lewat opini, pilihan hidup, dan integritas. Banyak yang memilih diam daripada ditolak. Mari menjalani hidup sebagai pengikut Kristus yang tak takut menghadapi kesulitan dan tantangan. Ingatlah kita berharga di mata Tuhan.
DOA:
Ya Tuhan, ajar kami untuk tak gentar di jalan iman karena kasih-Mu menjadikan kami berharga dan aman. Amin.Ayat Pendukung: Yer. 20:7-13; Mzm. 69:7-10, (11-15), 16-18; Rm. 6:1b-11; Mat. 10:24-39
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.
Khotbah Minggu
-
Setelah kisah pemanggilan dan pengutusan kedua belas murid minggu lalu, Yesus melanjutkan pengajaran-Nya mengenai hakikat kemuridan itu sendiri. “Seorang murid tidak lebih daripada gurunya ” (ay. 24). Yesus ingin menghadapkan para murid pada realitas pahit mengenai arti kemuridan sejati. Mereka diundang untuk menghilangkan ilusi bahwa menjadi seorang murid Kristus akan membuat mereka disukai orang banyak. Yesus sendiri ternyata difitnah, dihukum secara tidak adil, bahkan dibunuh. Maka, para murid tidak boleh menyangka bahwa mereka akan bernasib lebih baik. Singkatnya, tidak ada jaminan keamanan bagi setiap murid Kristus. Itu sudah pasti.
Namun, apa yang sama pastinya —bahkan lebih pasti —adalah bahwa hilangnya jaminan keamanan bagi seorang murid Kristus tidak berarti hilangnya cinta kasih Allah kepadanya. Maka, di ayat 29 dan 30, Yesus memberi penghiburan yang sangat terkenal mengenai burung pipit yang dipelihara oleh Allah dan mengenai kepastian bahwa Allah tidak akan membiarkan sehelai rambut pun akan jatuh di luar perhatian Bapa. Kita semua, kata Yesus, Sang Guru, “lebih berharga daripada banyak burung pipit ” (ay. 31). Pesannya sangat sederhana, namun kuat: Jangan takut!
Kata yang Yesus pakai adalah strouthion yang berarti burung kecil, tidak selalu berarti burung pipit. Yang pasti, itu adalah burung yang bernilai sangat rendah. Dua ekor dijual seduit (ay. 29). Di dalam Lukas 12:6 disebutkan lima ekor dijual dua duit. Jadi, bayangkan, seseorang yang membeli empat ekor dengan harga dua duit, masih akan menerima bonus satu ekor. Itu karena begitu murahnya harga burung kecil ini. Namun, Allah tetap memelihara mereka dengan cinta kasih … apalagi Anda! (JA)
Antar Kita
-
WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
-
GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
Selasa, 12 Maret 2024Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di... -
Mata Air Kasih-Nya
Rabu, 21 Juni 2023Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...


