Renungan Harian
  • Menderita dan Ditolak

    Lukas 9:21-27

    Dan Yesus berkata, “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak ….” (Luk. 9:22)

    Ada paradoks yang mungkin harus dihadapi setiap orang Kristen. Di satu pihak harus menjadi kawan bagi setiap orang. Di pihak lain bisa jadi ditolak oleh mereka yang harus dikawani.

    Yesus menghadapi paradoks seperti itu. Di satu sisi Ia harus mengasihi setiap orang sebab untuk itu Ia hadir di tengah dunia. Pada saat yang sama, di sisi lain, Ia harus menghadapi fakta dibenci dan ditolak oleh mereka yang dikasihi-Nya. Tidak tanggung-tanggung, mereka yang menolak Yesus adalah para pemimpin umat. Mereka memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap orang banyak. Jadi, pada saat itu Yesus dimusuhi oleh hampir semua orang. Hanya sebagian kecil saja yang bersedia untuk ada bersama-sama dengan Yesus. Itu sebabnya Yesus mengingatkan bahwa mereka yang mau ada bersama-Nya, menjadi pengikut-Nya, harus bersedia untuk memikul salibnya.

    Teks Alkitab hari ini sekali lagi mengajak setiap orang Kristen untuk sungguh mengingat panggilannya: memikul salib sama seperti Yesus. Ditolak, pada satu sisi, dan menjadi kawan di sisi yang lain, adalah salib setiap orang Kristen di mana pun mereka berada. Dengan kata lain, ketika kehadiran orang Kristen ditolak oleh orang lain, mereka tak perlu terkejut, sedih, atau marah. Terimalah itu sebagai salib. Ingatlah bahwa yang ditolak bukan sekadar orang Kristen, melainkan Yesus sebagai Tuhan. Jadi, berbahagialah bila kita ditolak karena Yesus. [Jan Calvin Pindo]

    DOA:
    Tuhan, terima kasih karena kami diberi kesempatan untuk dapat mengalami apa yang Yesus alami. Amin.

    Ayat Pendukung: Mzm. 77: 2-3, 12-21; 2Raj. 1:13-18; 2:3-5; Luk. 9:21-27
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Khotbah Minggu
  • Bukan Sekadar Bertahan

    Roma 8:22-28

    Bagaimana pengalaman saudara selama dua tahun belakangan ini? Rasanya agak berat, ya? Pandemi memang membuat semua jadi berubah seketika, dan yang namanya perubahan seringkali membawa ketidaknyamanan di awal. Kita dipaksa beradaptasi, atau mungkin lebih tepatnya berjuang untuk bertahan di tengah situasi yang serba mendadak sulit.

    Dalam bacaan kita kali ini, Paulus menyadari betul betapa dekatnya kehidupan dengan penderitaan dan permasalahan. Namun pengalaman dan penghayatannya menghantarkan dia pada sebuah kesadaran bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Dalam kesesakkannya, Paulus mengalami Allah sendiri yang menguatkan dia karena pengharapan yang ia letakkan pada Allah. Karenanya, ia bahkan bukan sekadar mampu bertahan, melainkan terus mampu berkarya mewujudkan misi Allah bagi dunia. Pernahkah saudara juga mengalami penyertaan Tuhan itu ketika saudara ada dalam suatu pergumulan hebat? Mari kita ingat-ingat dan renungkan.

    Perjalanan selama dua tahun pandemi ini juga jadi hal yang tidak mudah bagi GKI Pondok Indah. Akan tetapi dengan segala suka-dukanya, dalam perjuangan dan pengharapan akan Tuhan yang memampukan, kita ternyata mampu melaluinya. Kita bahkan bukan hanya sekadar dimampukan untuk sekadar bertahan saja, melainkan justru mengembangkan lebih lagi pelayanan yang ada. Pelayanan digital mulai diupayakan dengan baik, pelayanan pos terus berlangsung dan berkembang, terobosan dalam pelayanan terus dilakukan. Bukankah ini semua bukti penyertaan Tuhan bagi gereja kita di tengah masa-masa yang bisa dibilang “sulit”? Momen ulang tahun ke-38 GKI Pondok Indah di tengah pandemi ini biarlah menjadi momen kita mengingat dan merayakan penyertaan Tuhan itu bagi gereja kita ini, serta marilah kita juga mengingat dan menemukan penyertaan Tuhan itu dalam kehidupan kita masing-masing.

    KTM

Antar Kita
  • Refleksi Panitia PASKA 2022
    Halo, Sahabat GKIPI … Tulisan berikut ini adalah rangkuman dari beberapa kesan dan refleksi yang disampaikan oleh kawan-kawan panitia Paska 2022. Dalam tulisan ini, kami ingin membagikan pengalaman iman dan pelayanan kami dalam kepanitiaan ini. Panitia Paska adalah kepanitiaan...
  • KASUT, Bukan Hanya Sebuah Nama
    Pesatnya kemajuan teknologi internet dan begitu derasnya arus informasi yang tak terbendung lagi mengakibatkan banyak media konvensional cetak seperti koran, tabloid, majalah dan lainnya terkena imbasnya. Mengalami penurunan peminat pembaca bahkan mulai ditinggalkan. Sebagian media komersial lainnya yang berusaha...
  • Merangkai Injil di PULAU RUPAT
    I. Misi Yang Berkelanjutan Sudah sejak lama berbagai denominasi gereja hadir dan melakukan misi di Pulau Rupat. Selain melayani masyarakat perantau yang sudah Kristen, juga berusaha menjangkau masyarakat setempat, khususnya suku Akit dan peranakan Tionghoa (blasteran Akit dan Tionghoa)....
Video GKIPI
Teologis
Kasih Terbesar
Hakikat Penderitaan Yesus Paska, dalam kebiasaan orang Kristen, kurang mendapatkan posisi yang kuat ketimbang Natal dengan segala gemerlap dan hadiahnya. Padahal Paska adalah masa...
WHAT WENT WRONG?
Yosua 7-8
Seandainya Anda mengalami kegagalan, akankah Anda berdiam diri dan bertanya, “Apa yang salah?” Setelah kemenangan di Yerikho dengan sangat mudah, Israel mengalami kegagalan di...
Menghidupkan Semangat Dan Hati
Yesaya 57:15
Seseorang gadis berusia 18 tahun dan berpenampilan menarik berjalan masuk ke dalam ruang konseling. Dia sering menjuarai berbagai kompetisi piano. Dia mengendarai mobil mewah...
Pastoralia
Yesus yang Sulung
Bapak Pendeta yang baik, Mohon pencerahan dari Bapak perihal kebangkitan orang mati. Dalam Kolose 1:18 dikatakan bahwa: Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang...
Kerajaan Surga vs Kerajaan Allah?
Bapak Pendeta yang baik, 1. Apakah sebenarnya yang disebut dengan Kerajaan Allah itu? Samakah ia dengan Kerajaan Surga? Saya sering mendapat penjelasan yang berbeda-beda...
Ada Anggota GKI Tapi Pemahaman Teologinya Beda
Bapak Pendeta yang baik, Mohon berkenan memberikan pencerahan atas kegelisahan dan kegemasan saya menghadapi sikap dan pandangan seperti ini dalam kehidupan bergereja di GKI...
Humanis
Jalan Pagi Lagi di Antara Jiwa-Jiwa
perjumpaan dengan inspirasi kehidupan lain yang juga mendatangkan syukur
Upaya Menjaga Kebugaran Sungguh tak mudah memulai kembali sebuah rutinitas, terutama yang menyangkut fisik, apalagi kalau memang pada dasarnya malas gerak setelah hampir sebulan...
To infinity and beyond!
Saya salah satu penggemar petualangan seru dan epik dari Buzz Lightyear dan Woody, sahabatnya (Film: Toy Story 1995). Buzz sering kali mengatakan, “To infinity...
Kontemplasi
Persahabatan
Setiap kali saya membaca kata “persahabatan”, kata itu memberikan rasa hangat di hati saya. Kata itu membawa ingatan saya pada wajah para sahabat dan...
Menjadi Warga Kerajaan Allah
Sebagai sebuah gereja di masa pascapandemi ini, kita bertekad untuk meneruskan perjalanan menuju masa depan bersama sebagai sebuah komunitas iman, pengharapan dan kasih (1...
Melampaui Kegelapan, Mempertemukan Terang
Lima Pendaki Muda Ini kisah nyata tentang lima pemuda yang mendaki gunung. Suatu hari mereka berangkat dari Jakarta menuju Gunung Gede di Bogor. Perjalanan...
Artikel Lepas
Tidak Pernah SELESAI
Dalam kehidupan ini, banyak pekerjaan yang tidak pernah selesai, mulai dari pekerjaan yang sederhana sampai pekerjaan rumit seperti mengurus negara. Pekerjaan domestik rumah tangga...
Mengenal Orang Farisi
Bedah Sejarah Israel Di Masa Yesus
Arti Kata Farisi Kata Farisi—yang sering diterjemahkan sebagai ‘memisahkan/terpisah’— menunjukkan sikap segolongan orang yang memisahkan diri dari pengajaran—bahkan pergaulan— bangsa non Yahudi yang mereka...
Mengenal Sosok Herodes
Bedah Sejarah Israel Di Masa Yesus
Herodes dalam Injil Banyak orang tidak terlalu menaruh perhatian pada sosok Herodes dalam Injil. Kebanyakan mereka hanya tahu bahwa Herodes punya peran sentral pada...