• Ibadah Tengah Minggu Online, 28 Oktober 2020

Renungan Harian
  • Selalu Ada Pertolongan

    Yosua 2:1-14



    Tetapi perempuan itu telah membawa dan menyembunyikan kedua orang itu. (Yos. 2:4)

    Nenek Agnes (90 tahun) hidup seorang diri dan sudah sulit berjalan untuk merapikan rumahnya. Ia terancam denda dari pemerintah AS sebesar $2.500 (sekitar Rp 35,8 juta) jika ia tidak segera membersihkan rumahnya. Lalu Agnes meminta bantuan organisasi nonprofit Operation Blessing (OB). OB membersihkan, merapikan bahkan membuatkan taman di rumah Agnes. Sungguh nenek Agnes mengalami pertolongan yang tak terduga berlimpahnya.

    Kisah tentang pertolongan yang tak terduga diungkapkan melalui kitab Yosua 2 ini. Ketika berada di kota Yerikho, pengintai- pengintai yang diutus Yosua bin Nun dicari oleh orang-orang utusan raja Yeriko. Saat itu, nyawa para pengintai itu terancam bahaya. Tidak terduga, para pengintai mendapat pertolongan dari Rahab, seorang perempuan sundal. Rahab telah mendengar kesaksian tentang TUHAN Allah Israel yang berkarya secara hebat bagi umat Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir. Rahab juga percaya bahwa TUHAN akan menyertai umat Israel untuk merebut tanah Kanaan. Demikianlah umat Israel mendapat pertolongan dari seorang perempuan sundal, dan itu menunjukkan bahwa TUHAN selalu menyertai mereka.

    Kisah Yosua itu sungguh meneguhkan kita untuk mantap percaya akan penyertaan TUHAN. Selalu hadir pertolongan tidak terduga dalam hidup ini, karena Tuhan sungguh menyertai kita. Dialah Allah yang hidup! Tuhan Allah mampu menghadirkan pertolongan dengan berbagai cara. Jadi, mari kita selalu berharap kepada-Nya dan hidup di dalam kasih-Nya. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

    DOA:
    Ketika mengalami kebuntuan masalah hidup, aku sering kali berputus asa. Ampunilah aku, ya Allah. Hidup-Mu adalah pertolonganku. Amin.

    Ayat Pendukung: Mzm. 107:1-7, 33-37; Yos. 2:1-14; 2Pet. 2:1-3
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga.


Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti

    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46

    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit seringkali memicu emosi dalam bentuk menangis bahkan marah. Seorang ibu yang melihat anaknya terbentur meja, biasanya akan berkata “Huh! Jahat mejanya. Sini mama pukul!” Atau ketika kepala kita terbentur sesuatu, entah mengapa muncul perasaan marah dan kesal yang sebenarnya tidak jelas marahnya kepada siapa. Luka selalu menimbulkan reaksi, entah apa pun bentuknya.

    Lalu bagaimana dengan luka di hati? Sayangnya luka di hati tidak semudah luka fisik untuk ditemukan. Tidak terlihat bekas luka hati secara langsung. Luka yang bahkan sudah tertimbun di tumpukkan masa lalu dan kita menjadi sangat kesulitan untuk menyembuhkannya. Apalagi ternyata setalah luka itu kita gali, dan kita menemukan luka hati sebagai prasasti. Menjadi sangat tidak mudah untuk dilupakan bahkan rasanya ingin kita bawa mati.

    Bagaimana kekristenan melihat hal ini? Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memiliki kasih. Kasih terhadap sesama dan diri sendiri. Matius 22:39 berkata “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kalau saja kita selalu menyimpan luka hati dalam bentuk prasasti, maka bagaimana kita bisa menjalani kehidupan bersama dengan orang lain dengan baik? Bagaimana kita bisa mengasihi orang lain, kalau kita juga di saat yang bersamaan membiarkan kita membusuk bersama luka yang kita simpan?

    Luka di hati bukanlah prasasti yang harus disimpan terus menerus. Hati kita bukanlah batu yang menyimpan setiap goresan masa lalu. Jadikanlah hati kita seperti air, yang dihujam pisau berkali-kali akan kembali reda sendiri. Dikarenakan kita mampu menerima apa yang terjadi meski hati kita akan bergelombang beberapa saat, tetapi mampu menyembuhkan diri sendiri.

    -BSS-
    #BerdamaiDenganMasaLalu #BerelasiTanpaLuka

Kalender Kegiatan GKI Pondok Indah

Oktober 2020

SenSelRabKamJumSabMing
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
  • Persekutuan Doa GSM
  • LG HM
  • Persekutuan LG leaders & members
11
  • Ibadah Umum Online
  • StoryTelling Zoom
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
12
  • Latihan PS Effatha
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
13
  • GSM belajar Not Angka
14
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
15
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
16
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
17
18
  • Ibadah Umum Online
  • StoryTelling Zoom
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
19
  • Persekutuan Kasih Senior
  • Latihan PS Haleluya
20
  • GSM belajar Not Angka
21
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Solitude
  • Latihan Mannenkoor
22
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
23
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
24
25
  • Ibadah Umum Online
  • StoryTelling Zoom
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
26
  • Latihan PS Effatha
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
27
  • GSM belajar Not Angka
28
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
29
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
30
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
31
Antar kita
  • Umat Tuhan Desa Mongham di Perbatasan PNG Merindukan Rumah Ibadah
    Sungguh memprihatinkan keadaan sebuah jemaat di desa Mongham Batom di Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, yang bertahun-tahun lamanya hanya beribadah di sebuah bangunan alang alang sebagai gereja, karena ketiadaan biaya dan letaknya yang sangat jauh dari ibukota Kabupaten. Jalan menuju...
  • Bakal Pos Parakan Salak: Take and Give
    Pandemi COVID-19, yang sudah berlangsung kurang lebih 6 bulan, telah menambah kesulitan hidup semua kalangan. Hal ini juga dirasakan oleh jemaat Bapos Parakan Salak yang berdomisili di Desa Kemang, Bogor. Para anggota jemaat yang bekerja di pabrik-pabrik makanan dan...
  • Mengunjungi Komunitas Kanker di GKJ Salatiga
    Mengunjungi Komunitas Kanker di GKJ Salatiga
    Pada awalnya, saya (Diana) bersama Pdt. em. Purboyo dan Pdt. Bonnie datang ke Jogja untuk memenuhi undangan semiloka “Pendampingan Keluarga dan Pasien Kanker” yang diadakan oleh LPPS Samirono Jogjakarta. Waktu itu kami bertiga diminta untuk menjadi nara sumber. Edukasi...
Video GKIPI
  • Sapaan Kasih Pdt. Em. Agus Susanto : “SALAM SEHAT!”
  • Renungan Remaja 25 Okt 2020 : Love Yourself, Love Others
  • Ibadah Online GKIPI, Minggu 25 Oktober 2020
Teologi
Merayakan Kerapuhan Dalam Kegembiraan untuk Menyelami Cinta Allah
Imago Dei
Imago Dei
Hakikat Manusia Kita sering mendengar orang menyampaikan pernyataan- pernyataan seperti berikut: “Ahh… saya bisa apa???” atau, “… Yaa begitulah, manusia kan memang gudangnya kesalahan,”...
Kecemasan Sakral
Pastoralia
GKI Pondok Indah Tidak Memberi Wadah Konseling Bagi Permasalahan Keluarga?
Pekabaran Injil di GKI Sudah Redup?
Pekabaran Injil di GKI Sudah Redup?
Pak Pendeta yang baik, Saya bertemu dengan seseorang (GKI) yang selalu berkata bahwa jiwa Pekabaran Injil di GKI itu sudah redup, jika tidak ingin...
Alkitab Online
Alkitab Online
Bapak Pendeta Yth, Ada dua hal yang ingin saya tanyakan: Pertama, Dengan kemajuan teknologi dalam segalabidang, Alkitab kini tidak saja diterbitkan melalui media cetak,...
Humanis
Memandang Kesehatan Mental dari Sudut Pandang Hak Anak
Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan yang memungkinkan seseorang memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Potensi tersebut antara lain kekuatan, kelebihan, bakat, dan minatnya. Dapat...
Ayahku Yang Sederhana
Ayahku Yang Sederhana
Bila kukenang kembali, ah… keindahan itu telah berumur 54 tahun yang lalu. Waktu itu aku meninggalkan kampung halamanku dan pergi ke kota untuk melanjutkan...
Rasika Wiyarti: BERGUMUL DENGAN KANKER
Aku seorang Katolik sejak dibaptis pada tahun 1998 dan pengetahuanku tentang Alkitab sangatlah sedikit. Sebelumnya ingin kuperkenalkan siapa diriku. Dari tahun 1985 sampai tahun...
Kontemplasi
Spiritualitas Keluarga Di Masa Pandemi
Spiritualitas Keluarga Di Masa Pandemi
Alkisah, saat wabah global melanda di mana-mana, terjadilah percakapan antara malaikat dan iblis: Malaikat: Apa yang sebenarnya sedang kaulakukan, hai iblis? Iblis : Oh,...
Facing The Giant
Facing The Giant
Facing The Giant Film ini berkisah tentang Grant Taylor, seorang pelatih tim football, yang tidak pernah membawa timnya meraih kemenangan selama 6 tahun kariernya....
Tuhan Sumber Sukacitaku
Tuhan Sumber Sukacitaku
‘Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!’ (Filipi 4:4) Surat Filipi dikenal sebagai ‘surat sukacita’. Ada banyak kata ‘sukacita’ tersebar di seluruh pasal-pasal...
Artikel Lepas
keseimbangan
Keseimbangan
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup...
N.I.A.T
Tentu kita masih ingat beberapa bulan yang lalu saat hampir semua kegiatan terhenti akibat pandemi COVID-19. Banyak sekali saran, terutama mengenai bagaimana kita meningkatkan...
Antara Si Badu & Holy Lance
Antara Si Badu & Holy Lance
Ada saatnya berbicara, ada saatnya berdiam. Ada saatnya berpendapat, ada saatnya merenung. Sebelum kita merasa paling pintar, ada baiknya kita mengingat tentang perang salib....