Ibadah Online
Renungan Harian
-
Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12)
Seorang anak magang yang bekerja keras di sebuah perusahaan sering merasa tak dianggap. Ia mengerjakan banyak hal, tetapi tak disebut dalam rapat, tak dipuji, apalagi dipromosikan. Ia bertanya dalam hati, “Apakah keberadaanku berarti?”
Keberadaan Ismael juga sering dipandang tak berarti. la bukan anak perjanjian seperti Ishak. la dan ibunya, Hagar, pernah terusir. Namun, lihatlah dalam Kejadian 25:12, justru dicatat keturunan Ismael secara rinci. Nama- nama mereka disebut, tempat tinggal mereka dicatat. Hal ini membuktikan bahwa TUHAN tidak melupakan mereka yang tersingkir. TUHAN bukan hanya Allah bagi orang pilihan. Ia juga peduli pada mereka yang sering dianggap pinggiran seperti Ismael dan keturunannya. Keturunan Ismael menjadi bangsa besar seperti janji Allah sebelumnya. Janji TUHAN ditepati walau mereka berjalan di luar garis besar cerita Israel. Allah itu adil dan setia. Dia menghargai hidup setiap manusia, bukan hanya yang utama menurut standar dunia. Ia memperhitungkan setiap manusia, tak ada yang luput dari perhatian-Nya.
Di dunia ini ada orang-orang yang dilupakan, tak diperhitungkan, bahkan disingkirkan. Mereka diabaikan karena dianggap bukan siapa-siapa. Namun, firman Tuhan mengingatkan kita bahwa Allah tak melupakan setiap nama kita. Dunia mungkin melupakan kita, tetapi Tuhan tak pernah menghapus nama kita dari catatan kasih-Nya. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]
DOA:
Ya Tuhan, terima kasih karena Engkau tak melupakan kami. Teguhkan kami agar tetap berharap kepada-Mu. Amin.Ayat Pendukung: Kej. 25:12-18; Mzm. 86:11-17; Why. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.
Khotbah Minggu
-
Setelah kisah pemanggilan dan pengutusan kedua belas murid minggu lalu, Yesus melanjutkan pengajaran-Nya mengenai hakikat kemuridan itu sendiri. “Seorang murid tidak lebih daripada gurunya ” (ay. 24). Yesus ingin menghadapkan para murid pada realitas pahit mengenai arti kemuridan sejati. Mereka diundang untuk menghilangkan ilusi bahwa menjadi seorang murid Kristus akan membuat mereka disukai orang banyak. Yesus sendiri ternyata difitnah, dihukum secara tidak adil, bahkan dibunuh. Maka, para murid tidak boleh menyangka bahwa mereka akan bernasib lebih baik. Singkatnya, tidak ada jaminan keamanan bagi setiap murid Kristus. Itu sudah pasti.
Namun, apa yang sama pastinya —bahkan lebih pasti —adalah bahwa hilangnya jaminan keamanan bagi seorang murid Kristus tidak berarti hilangnya cinta kasih Allah kepadanya. Maka, di ayat 29 dan 30, Yesus memberi penghiburan yang sangat terkenal mengenai burung pipit yang dipelihara oleh Allah dan mengenai kepastian bahwa Allah tidak akan membiarkan sehelai rambut pun akan jatuh di luar perhatian Bapa. Kita semua, kata Yesus, Sang Guru, “lebih berharga daripada banyak burung pipit ” (ay. 31). Pesannya sangat sederhana, namun kuat: Jangan takut!
Kata yang Yesus pakai adalah strouthion yang berarti burung kecil, tidak selalu berarti burung pipit. Yang pasti, itu adalah burung yang bernilai sangat rendah. Dua ekor dijual seduit (ay. 29). Di dalam Lukas 12:6 disebutkan lima ekor dijual dua duit. Jadi, bayangkan, seseorang yang membeli empat ekor dengan harga dua duit, masih akan menerima bonus satu ekor. Itu karena begitu murahnya harga burung kecil ini. Namun, Allah tetap memelihara mereka dengan cinta kasih … apalagi Anda! (JA)
Antar Kita
-
WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
-
GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
Selasa, 12 Maret 2024Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di... -
Mata Air Kasih-Nya
Rabu, 21 Juni 2023Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...


