Ibadah Online
Renungan Harian
-
Tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. (Mazmur 33:11)
Adakah rencana manusia yang sempurna? Seorang arsitek bisa merancang bangunan hebat, tetapi satu badai bisa merobohkannya. Manusia bisa menyusun rencana dan strategi, tetapi kenyataan bisa tak sesuai harapan. Namun, ada satu rencana yang tidak pernah gagal. Itulah rencana Tuhan.
Mazmur 33 adalah nyanyian pujian kepada TUHAN karena kuasa dan kesetiaan-Nya. Pemazmur menyatakan bahwa TUHAN menciptakan langit dan bumi dengan firman-Nya. Ia melihat segala bangsa dan tak satu pun tersembunyi dari pandangan-Nya. TUHAN menggagalkan rencana bangsa- bangsa dan meniadakan rancangan suku-suku bangsa, tetapi rencana TUHAN tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun-temurun. Ini menunjukkan bahwa kehendak TUHAN berdiri kokoh, tak goyah oleh waktu atau kekuatan dunia. Rencana-Nya jauh lebih tinggi daripada rencana manusia.
Marilah kita menyadari bahwa rencana manusia bisa gagal tapi rencana Tuhan tetap selamanya. Percayalah, bahkan ketika hidup terasa tak masuk akal, rencana-Nya tetap berjalan. Dalam dunia yang tidak pasti dan cepat berubah, hanya kehendak Tuhan yang kekal dan layak diandalkan. Marilah melibatkan Tuhan dalam menyusun setiap rencana. Jangan hanya mengandalkan logika dan analisis manusia. Tempatkanlah rencana-rencana hidup kita di bawah rencana Tuhan. Percayalah bahwa hidup dalam rencana Tuhan memberi damai yang tak tergoyahkan. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]
DOA:
Ya Tuhan, ajarlah kami percaya pada rencana-Mu yang kekal. Mampukan kami setia meski jalan hidup tak selalu mudah. Amin.Ayat Pendukung: Kej. 13:1-18; Mzm. 33:1-12; 2 Ptr. 2:17-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.
Khotbah Minggu
-
Minggu, 31 Mei 2026
Memberitakan Sang Trinitas
Kej. 1:1 - 2, 4a; Maz. 8; 2 Kor. 13:11 - 13; Mat. 28:16 - 20
“Temani pakai suara ya!” Demikian permohonan anak saya ketika masih kanak-kanak. Layaknya, semua anak pada umumnya, dia takut kalau harus ke kamarnya, di atas, sementara kami berkegiatan di bawah. Padahal dia harus naik, untuk mengambil sesuatu. Biasanya, saya akan menemaninya, lewat kalimat-kalimat yang saya ucapkan dengan suara lebih keras hingga dia kembali. Suara saja, cukup menenangkan dia, dan membuatnya berani.
Dalam Injil Matius, yang menjadi bacaan kita hari ini, ada satu teologi yang sangat penting, bagi setiap orang percaya, yakni penyertaan Allah. Ayat 20, adalah sebuah janji penyertaan yang disampaikan Yesus, dan bukan penyertaan yang terbatas. Yesus mengatakan: “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.” Teologi ini juga sangat banyak terdapat dalam surat-surat Paulus, termasuk di bacaan kita hari ini, “Allah, sumber kasih dan damai sejahtera, akan menyertai kamu!”
Mengetahui bahwa kita disertai, membuat kita merasa tenang dan berani. Ketenangan dan keberanian dalam menghadapi segala hal yang ada dalam perjalanan hidup kita. Ketenangan dan keberanian yang juga sangat kita perlukan saat memberitakan Sang Trinitas di hidup kita. Setiap kita, yang saat ini digempur derasnya informasi, yang terus membawa berita-berita tentang berbagai hal buruk dari para pengusaha, pembuat kebijakan di pemerintahan, politisi dan lainnya, sangat mungkin lama-lama membuat kita tak lagi punya keberanian memperjuangkan kebenaran, menunjukkan integritas sebagai anak Allah.
Memberitakan Sang Trinitas, bisa dimulai dengan menyadari penyertaan-Nya yang kita dapatkan senantiasa hingga akhir zaman. Tidak hanya dalam bentuk suara-Nya tetapi juga dalam kasih dan kuasa-Nya. Kita dapat melakukan tugas kita, peran kita dalam hidup ini, sesuai nilai-nilai kerajaan Allah. Itu saja, sudah akan membuat dunia mengenal-Nya. Selamat memberitakan Sang Trinitas. (DM)
Antar Kita
-
WEP adalah singkatan dari Weekend Pasangan Suami Istri, suatu program belajar bersama selama 3 hari 2 malam untuk pasangan suami istri baik yang baru menikah atau sudah beberapa waktu menjalani pernikahan. Fokus pembelajaran adalah mengenai bagaimana meningkatkan kualitas berkomunikasi...
-
GKI ORCHESTRA: Kidung Pengharapan
Selasa, 12 Maret 2024Sekilas tentang GKI Orchestra GKI Orchestra merupakan ruang bagi remaja-pemuda dari seluruh GKI untuk memberikan talenta dan kerinduannya dalam melayani Tuhan melalui bidang musik. Terbentuk pada tahun 2017 silam, mereka menamai dirinya sebagai “GKI Orchestra” pada pelayanan perdananya di... -
Mata Air Kasih-Nya
Rabu, 21 Juni 2023Yesus adalah Raja, ya benar, tetapi Ia berbeda dari raja yang lain. Sebuah Kerajaan, memiliki bendera, apapun modelnya, bahkan sesederhana selembar kain. Bendera ini membangkitkan kesetiaan emosional dan mendorong mereka yang tergabung di dalamnya untuk melakukan sesuatu. Bendera itu,...



