• Ibadah Online GKI PI, Kenaikan Tuhan Yesus, 13 Mei 2021

Renungan Harian
  • Keluar Dari Zona Nyaman

    Yohanes 16:4-11



    “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.” (Yoh. 16:7)

    Beberapa suku di Indonesia memiliki tradisi merantau. Salah satunya adalah suku Minangkabau. Saat waktunya tiba, pemuda Minangkabau akan pergi merantau untuk meraih hal yang diimpikan, misalnya menjadi pedagang atau pengusaha. Untuk itu, mereka harus meninggalkan rumah, orang tua, dan kenyamanan yang sebelumnya mereka nikmati. Mereka harus pergi, sebab di perantauan keberanian, tekad dan kegigihan mereka diasah dan dibuktikan.

    Yesus sedang bersama murid-murid-Nya, dan Ia mulai mengungkapkan pada mereka bahwa akan segera tiba masanya, Ia akan pergi kepada Bapa. Murid-murid memang akan merasa kehilangan, tetapi Tuhan Yesus harus meninggalkan mereka demi kebaikan. Perhatikan apa yang dikatakan Tuhan Yesus, “Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.” Tuhan Yesus mengetahui bahwa para murid sangat menggantungkan diri pada-Nya. Bagi seorang murid, bergantung pada Yesus adalah wajib. Namun, bergantung tanpa mampu berbuat apa-apa, bukan itu yang dikehendaki Yesus. Para murid akan ditinggalkan supaya mereka menjadi berani untuk mengabarkan Injil.

    Meninggalkan adalah cara Yesus mendidik murid-murid supaya mereka memiliki iman yang kuat. Harus diakui, situasi yang tidak nyaman bisa menghasilkan perubahan dan pertumbuhan yang luar biasa. Tetapi, Yesus tidak pergi begitu saja. Ia mengutus Roh Kudus untuk menyertai murid- murid-Nya! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

    REFLEKSI:
    Terkadang Allah menempatkan kita di posisi sulit atau memaksa kita keluar dari zona nyaman kita, supaya kita bertumbuh dan berbuah.

    Ayat Pendukung: Mzm. 47; Ul. 34:1-7; Yoh. 16:4-11
    Bahan: Wasiat, renungan keluarga.


Khotbah Minggu
  • Kasih-KU Melintasi Batas, Bagaimana dengan Kasihmu?

    Yohanes 15:9-17

    Yohanes 15: 9 berkata, “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu…” Kasih adalah hal yang sangat sering dibicarakan di kehidupan kristiani. Bahkan Tuhan Yesus saja di dalam kehidupan dan karya-Nya banyak berbicara tentang kasih. Kasih menjadi corak penting dalarm ajaran Kristen. Sepertinya tidak mungkin bagi seorang Kristen untuk tidak mengetahui tentang kasih. Hanya saja, tidak pula semua orang Kristen melakukannya.

    Kita percaya bahwa kasih Allah dalam kehidupan adalah nyata. Tuhan Yesus sendiri menunjukkan kasih Allah dalam karya keselamatan di kayu salib. Seakan Allah menembus batas-batas yang memisahkan manusia daripada-Nya. Allah menjadi manusia, hidup diantara manusia lainnya, dan menyelamatkan manusia dari dosa. Sebuah tindakan kasih yang sangat besar dari Allah kepada seluruh ciptaan yang dikasih-Nya. Lantas apa yang seharusnya dilakukan oleh orang percaya?

    Orang percaya itu seperti kran air. Setiap kran air pasti memiliki sumber air untuk dialirkan dan Allah adalah sumber yang tidak pernah habis. Pertanyaanya bagi kita, “Apakah kasih yang sudah kita rasakan, kita alirkan pula di dalam kehidupan sehari-hari?” Kran air yang tidak pernah dibuka, biasanya akan mengeluarkan air yang keruh dan sedikit berbau ketika dibuka kembali . Kita sudah menerima dan sadarakan kasih Allah yang begitu besar. Maka dari itu, kita pun perlu untuk melakukannya di dalam kehidupan sehari-hari. Seperti kran air yang menerima air dari sumbernya, untuk selanjutnya dialirkan agar kehidupan menjadi lebih bermakna tidak seperti air yang keruh.

    Pada bagian Yohanes 15:16 tertulis, “Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap,” Begitu pula pada Yohanes 15:17, “Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.” Allah mau kita hidup di dalam kasih-Nya, dan sebagai seseorang yang hidup di dalam Tuhan maka perlu juga melakukan tugas untuk mengasihi sesama,

    Kehidupan kristiani bukanlah seperti kran yang tertutup melain kran yang mampu terus terbuka untuk mengalirkan air karena kita memiliki sumber yang berlimpah. Yohanes 1:14 mengatakan, “Firman telah menjadi manusia.” Dalam bahasa Yunani berbunyi “Logos sarx egeneto” atau “Firman telah menjadi daging.” Arti sederhananya bahwa dalam mengasihi manusia Allah tidak hanya berkata-kata, melainkan per- kataan dan segala firman-Nya menjadi nyata melalui Yesus Kristus.

    Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kehidupan kristiani yang sering membahas tentang kasih hanyalah berupa kata-kata? Ataukah kita juga terpanggil untuk menjadikan itu nyata di dalam kehidupan kita? Kita tidak sekedar menikmati kasih Allah, tetapi juga terpanggil untuk menghadirkannya di dunia. Tidak sekedar berbicara dan mendengarkan tentang kasih, tetapi kasih itu dinyatakan melalui perbuatan terhadap sesama. Mari saling mengasihi! (LS)

Kalender Kegiatan

Mei 2021

Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
1
2
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
3
  • Latihan PS Efata
  • Latihan PS Haleluya
4
5
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Solitude
  • Latihan Mannenkoor
6
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
7
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
8
  • Persekutuan Doa GSM
9
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
10
  • Persekutuan Kasih Senior
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
11
12
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
13
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
14
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
15
16
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
17
  • Latihan PS Efata
  • Latihan PS Haleluya
18
19
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Rapat Rutin Binkat
  • Solitude
  • Latihan Mannenkoor
20
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
21
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
22
  • Persekutuan Doa GSM
23
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
24
  • Persekutuan Kasih Senior
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Kaum Muda
25
26
  • Chair Yoga with Kak Sarah
  • Latihan PS Gracia
  • Rapat Panitia Paska 2021
  • Latihan Mannenkoor
  • Support Group
27
  • Latihan PS Haleluya
  • Latihan PS Wilayah Pondok Indah
  • Persekutuan Doa Malam
  • Persiapan LG Grup 1, 2, 3, 4 dan 5
28
  • Latihan PS Haleluya
  • Ngobrol Bareng PS Wilayah Lebak Bulus
  • Patibulum
29
30
  • Ibadah Umum Online
  • Ibadah Anak
  • Persiapan mengajar GSM
  • Renungan Remaja Online
  • StoryTelling Online
  • Latihan PS Serafim
31
  • Latihan PS Efata
  • Latihan PS Haleluya
Antar Kita
  • Siapa Ingin Kehilangan?
    Tak bisa dimungkiri, kematian adalah realitas kehidupan. Meski semua orang mengetahuinya, tetap saja kita tak mengharapkan kematian menghampiri orang yang kita kasihi. Rasa kehilangan mampu meninggalkan duka, luka, bahkan stres. Any loss can bring about grief: divorce, retirement from...
  • I AM HERE FOR YOU
    Persekutuan Gabungan GKI Pondok Indah
    Mengatasi Kesendirian Majelis Bidang Persekutuan menggelar Persekutuan Gabungan dengan tema: (I) Am Here for You yang dipandu oleh Pdt. Riani Josaphine Suhardja pada hari Sabtu, 23 Januari 2021 dari pk. 10.30 hingga 12.30. Persekutuan Gabungan ini diikuti oleh 78...
  • Emeritas Pdt. Tumpal Tobing: Kesan-Pesan Rekan Pendeta
    Sekitar April tahun 2000, kami berlima, yaitu saya, Pdt. Rudianto, Pnt. Sarwono (alm), Pnt. Jasin Tedjasukmana, dan Pnt. Rudi Tobing melakukan misi khusus ke Yogya untuk ‘melamar’ Pdt. Tumpal Tobing menjadi Pendeta GKI Pondok Indah dengan tugas khusus di...
  • Meet Your Pastors: “Spiritualitas yang Tak Sehat Secara Emosional”
  • Meet Your Pastors Sesi 1
  • Renungan Online Remaja Minggu 9 Mei 2021: “Menolong”
Teologi
CARPE DIEM
sebuah strategi menghindari kesia-siaan dalam singkatnya kehidupan
Kesia-siaan Kitab Pengkhotbah sering dianggap sebagai kitab yang menyuarakan keputusasaan, ketiadaan harapan, serta kesia siaan hidup, seperti yang tersurat di Pengkhotbah 1:2 – “Kesia-siaan...
Maju dengan Sepenuh Hati
Maju dengan Sepenuh Hati
Markus 6:14-29
Tidak diragukan lagi bahwa kita masingmasing ingin maju, tetapi belum tentu sedang bergerak maju. Kita mungkin merasa bahwa kita sedang maju dalam hidup ini,...
Tuhan itu Baik
Tuhan itu Baik
Setiap orang pasti ingin merasakan kebaikan di dalam hidupnya, meski kalau ia ditanya, “Apa baik itu?” “Kebaikan seperti apa yang kauinginkan?” ia akan sangat...
Pastoralia
Menyikapi Kematian
Bapak Pendeta yang baik, Bagaimana sebaiknya merespons dan menyikapi kematian? Saya berasal dari kepercayaan lain dan belum lama menjadi Kristen: Apakah jenazah orang Kristen...
Lagi-lagi Soal Nikah Beda Agama
Lagi-lagi Soal Nikah Beda Agama
Pak Pendeta yang baik, Meskipun di rubrik ini sudah sering dijelaskan tentang menikah beda agama yang dilayani di GKI PI, tapi saya masih menemukan...
GKI Pondok Indah Tidak Memberi Wadah Konseling Bagi Permasalahan Keluarga?
Humanis
In Memoriam: Sanatalayan Henky Wijaya
Sebagai penatua kala itu, aku selalu bersukacita bila ada pengangkatan penatua baru karena hal itu berarti bertambahnya armada pelayan di Majelis Jemaat. Pak Henky...
Ketika Aku Positif!
My days with COVID
Bicara tentang COVID-19 berarti bicara tentang sesuatu yang sangat personal. Pada dasarnya saya tergolong sehat, karena walaupun gendut, saya cukup rajin berolah raga. Penyakit...
Pilih Vaksin COVID-19 yang Mana?
Pilih Vaksin COVID-19 yang Mana?
Seperti membuat rumah, ada beberapa jenis rumah dengan bahan dan cara yang berbeda beda. Rumah beton, rumah kayu, rumah gedek, dibuat dengan cara berbeda...
Kontemplasi
Siapakah Sesamaku?
Pertanyaan ini sangat familier kalau kita suka membaca kitab Injil. Para ahli Taurat pernah mengajukan hal itu kepada Tuhan Yesus. Mereka bukannya tidak tahu,...
Menyaksikan Kebaikan Tuhan
Menyaksikan Kebaikan Tuhan
Adalah seorang bapak yang bekerja sebagai karyawan dengan penghasilan terbatas. Sejak tahun 2017 ia terus didera keadaan yang sangat tidak menyenangkan. Mulai dari kisah...
Semangat Baru, Harapan Baru
Ketika Anda membaca tulisan ini, kita sudah berada di penghujung 2020. Tahun yang menghadirkan banyak pengalaman kurang menyenangkan bagi kebanyakan kita. Semua berawal dari...
Artikel Lepas
Gereja Sampah
menyaksikan kebaikan Tuhan dari kekumuhan dan sampah
Simon The Tanner Church Kairo Tersembunyi di balik pemukiman kumuh di Mesir,di terdapat sebuah gereja yang disebut dengan Gereja Sampah. Penamaan itu terkait dengan...
Gegara COVID-19
Pandemi yang sudah hampir satu tahun ini telah memorak porandakan dunia. Belum ada satu negara pun yang betul-betul bebas dari COVID-19. Australia saja, yang...
Cerita Seputar Natal
bukan sebuah upaya mengubah pemahaman, sekadar pelurusan fakta
Tahun Kelahiran Yesus Di samping tanggal 25 Desember, banyak orang beranggapan bahwa Yesus lahir pada awal tahun 1 Masehi. Oleh karenanya, kelahiran-Nya dikatakan sebagai...