Warta Majelis  

 

Video GKIPI
Facebook Feeds

10 hours ago

Gkipiweb
Yesus tidak memulai percakapan dengan ceramah panjang dan perintah pertobatan. Ia justru memulai dengan permintaan sederhana: “Berilah Aku minum.” Percakapan itu pelan-pelan masuk ke wilayah yang lebih dalam. Tentang air. Tentang haus. Tentang hidup yang tidak pernah benar-benar terpuaskan.Lalu Yesus menyebut masa lalunya. Tidak dengan nada keras. Tidak dengan ancaman. Ia menyebutnya begitu saja, seperti seseorang yang tahu dan tetap tinggal. Lorong gelap itu tidak dihindari. Ia justru dilalui bersama. bit.ly/3OMJ4zh ... SelengkapnyaSee Less
Lihat di Facebook

13 hours ago

Gkipiweb
Yesus Kristus memakai air sebagai analogi untuk menggambarkan siapa diri-Nya dan apa peran-Nya. Seburuk apa pun dosa, dan sekuat apa pun kuasa dosa itu, Yesus dapat memadamkannya. Ia seperti air yang memadamkan api yang mematikan. Kepada perempuan Samaria, Yesus berkata bahwa la adalah air hidup. Artinya, Yesus adalah jalan keselamatan dan kehidupan. Keselamatan yang la berikan dan firman yang la ajarkan laksana mata air yang terus mengairi kehidupan manusia. Bukan hanya dalam dunia sekarang ini, tetapi hingga kekekalan. bit.ly/3ORxnar ... SelengkapnyaSee Less
Lihat di Facebook

1 day ago

Gkipiweb
Dari Yudea ke Galilea, Yesus justru melewati daerah Samaria. Tidak hanya itu, la singgah di Sikhar dan duduk berbincang dengan seorang perempuan Samaria di tepi sumur Yakub. Samaria tidak diakui sebagai bagian dari Israel. Mereka telah kawin campur dan dianggap sebagai orang luar. Mereka dipandang kafir, sehingga harus dijauhi dari pergaulan. "Yang baik tidak mungkin datang dari Samaria," begitu anggapan umum saat itu. Stigma ini diterobos oleh Kristus. Kebaikan dan kebenaran dapat muncul dari mana saja. bit.ly/4skbJtM ... SelengkapnyaSee Less
Lihat di Facebook
Twitter GKIPI
Twitter feed is not available at the moment.