Hubungi Kami  

Silahkan isi formulir dibawah ini untuk menghubungi kami:

Anda juga dapat menghubungi kami di:
Jl. Sekolah Kencana IV/TN-7 Pondok Indah – Jakarta 12310

Telp: 62 – 21 – 750 5811/3247
Faks: 62 – 21 – 765 4315
Email: kantorgkipi@gmail.com

Waktu operasional pelayanan kantor gereja dalam rangka new normal adalah sebagai berikut :
Senin – Jumat : Pukul 08:00 – 16:00 WIB
Sabtu : Pukul 08:00 – 13:00 WIB
Minggu : Work From Home

Silakan menghubungi nomor telp. Kantor gereja GKI Pondok Indah (021) 750 3247, (021) 750 5811.
Demikian diinformasikan kepada jemaat dan simpatisan.

Dalam rangka mendukung program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), maka Majelis Jemaat GKI Pondok Indah menetapkan kebijakan Kerja Dari Rumah bagi karyawan gereja dengan ketentuan Pelayanan Kantor berlangsung Senin-Sabtu pukul 09:00 – 13:00 di mana akan ada petugas yang selalu siap menerima panggilan telepon Bapak / Ibu / Saudara ke nomor telepon GKI Pondok Indah 021-7503247, 7505811. Apabila Bapak Ibu Saudara tidak berhasil menghubungi salah satu nomor tersebut dalam rentang waktu 30 menit, mohon untuk menghubungi juga nomor lain yang tertera di bawah ini: 1. Ibu Sianida Juniati – 085966247039 2. Ibu Rita Alexandra – 0816957701 3. Bpk. Novias Ferdinand – 0817700098

 
Frequently Asked Question

 

Recent Tweets
Facebook Feeds

19 hours ago

Gkipiweb

Menarik, Yakobus mengisahkan kembali teladan Abraham yang, karena imannya kepada Allah, rela menyerahkan anaknya Ishak sebagai suatu persembahan di atas mezbah kepada Allah. Yakobus menyimpulkan, tindakan Abraham itu menunjukkan iman Abraham sebagai sempurna oleh karena perbuatannya yang nyata. Tokoh teladan iman, selain Abraham, yang disebutkan oleh Yakobus adalah Rahab sang pelacur. Kisah Rahab dapat dibaca dalam kitab Yosua 2:1-21. Yakobus pun menyebutkan bahwa Rahab dibenarkan karena imannya nyata dalam perbuatannya.

Tak usah banyak bicara untuk menegaskan pentingnya perbuatan sebagai ekspresi iman. Marilah kita nyatakan iman kita dalam kerja nyata kita. Jangan hanya omong doang, tapi melangkahlah seperti Abraham atau Rahab! Kerjakan sikap percayamu, bukan omong doang! buff.ly/3mnxuXC
... See MoreSee Less

Lihat di Facebook

2 days ago

Gkipiweb

Doa itu adalah perwujudan sebuah relasi antara manusia dengan Tuhan. Relasi antara anak dengan sang Bapa yang Maha Pengasih. Jadi, kebenaran sebuah doa, tidak tergantung dari caranya berdoa, tetapi dari relasi antara si pendoa itu dengan Allah. Ketika relasi itu rusak, maka doa itu menjadi sebuah doa yang keliru dan tidak didengar Allah. (bandingkan: Yesaya 59:1-2).

Sebaliknya, ketika relasi itu baik, maka apa pun cara berdoanya, pasti didengar Allah. Lalu bagaimana dengan doa yang ‘memaksa’ Allah? Relasi yang baik, tidak pernah main paksa atau memaksakan diri, kan? Jadi doa seperti Tuhan Yesus: ‘Jadilah kehendak-Mu’ adalah bagian dari doa yang baik. buff.ly/3kAskr2
... See MoreSee Less

Lihat di Facebook

2 days ago

Gkipiweb

Ada sebuah istilah dalam bahasa gaul Indonesia, yaitu “carmuk” atau “cari muka.” Istilah itu mau menunjukkan satu perilaku seseorang yang melakukan kebaikan kepada orang tertentu, misal kepada atasannya, tapi ia lakukan itu hanya untuk mendapat pujian dari atasannya. Orang itu disebut “cari muka” kepada atasannya. Tindakan yang ia lakukan berangkat bukan dari ketulusan, melainkan dari mencapai kepentingannya sendiri.

Penulis Yakobus menyampaikan nasihat tentang praktik kasih yang seharusnya dikerjakan secara tulus dan serius. Kasih itu nyata melalui perbuatan baik yang sungguh-sungguh dan tanpa cari muka atau memandang muka. Praktik kasih dalam ketulusan dan tanpa memandang muka berlaku bagi semua orang dan ditujukan kepada semua orang. Praktik kasih itu pun menerangi dan mengutuhkan hukum Taurat, sehingga orang tidak dapat mengabaikan satu bagian dari hukum Taurat (Yak. 2 ay. 11). buff.ly/31Q7sVp
... See MoreSee Less

Lihat di Facebook