Yang Sempurna Hadir Melalui yang Tidak Sempurna

Yesaya 9:1-4 Mazmur 27:1, 4-9 I Korintus 1:10-18 Matius 4:12-23

Ada pepatah tua yang mengingatkan kita bahwa lebih baik mencari kawan dibandingkan lawan. Pepatah itu benar-benar dipegang teguh oleh seorang tokoh pengampun yang pantas dijadikan contoh, yaitu Nelson Mandela, pemenang Nobel Perdamaian tahun 1993. Mandela adalah sosok pahlawan Afrika yang menentang diberlakukannya pembedaan warna kulit di negaranya. Akibat keberaniannya menentang rezim yang berkuasa pada saat itu, Mandela terpaksa harus mendekam selama... [baca..]

Apakah semua orang Kristen adalah murid Kristus?

Kesalahpahaman seringkali terjadi saat orang mendengar kata “Pemuridan”, karena langsung mengasosiasikannya dengan istilah murid Sekolah Minggu. Padahal dalam Perjanjian Baru, kata “murid” khusus ditujukan untuk 12 murid Yesus. Itu berarti orang dewasa pun dapat disebut murid. Bahkan Yesus menjadikan perempuan, yang pada waktu itu tidak diperhitungkan dalam proses belajar mengajar, orang berdosa, yang disisihkan masyarakat, sebagai pengikut-Nya. Kalau... [baca..]

Persepuluhan: Kewajiban atau Disiplin Rohani?

There are three conversions necessary: the conversion of the heart, mind, and the purse. - Martin Luther Banyak anggota jemaat yang mengalami kebingungan dalam hal persepuluhan. Mereka kerap mendengar dari banyak orang Kristen dari denominasi lain bahwa persepuluhan merupakan sebuah kewajiban yang harus dipatuhi oleh semua orang Kristen, karena mereka sudah diberkati atau supaya mereka diberkati. Di lain pihak, GKI ternyata tidak mewajibkannya. Lalu,... [baca..]

Kelahiran Kembali (Lahir Baru)

“Pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.” (Titus 3: 5-7) Topik yang... [baca..]

Umat Kristiani Menghadapi Penderitaan

Berbagai macam bencana silih berganti menimbulkan penderitaan di sejumlah daerah di Indonesia, seperti tsunami di Aceh, meletusnya Gunung Sinabung, tanah longsor di Wasior, tsunami di Mentawai, erupsi Gunung Merapi disertai awan panas. Tak terhitung banyaknya korban jiwa atau korban cacat tubuh, kerugian harta benda, hilangnya mata pencaharian (berladang, bertani, beternak) serta berbagai penyakit dan kelaparan yang diakibatkannya. Selain itu, kejahatan... [baca..]

Kitab Wahyu Gulungan Kitab Dan Anak Domba

A. Gulungan Kitab (Pasal 5). Wahyu Pasal 5: Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai (ayat 1). Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: ”Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?” (Who is worthy to open the scroll and to loose its... [baca..]

Isu Baptisan Percik Dan Baptisan Ulang

“Baptism is an unrepeatable act. Any practice which might be interpreted as ‘re-baptism’ must be avoided.” (WCC, Baptism, Eucharist and Ministry, 1982, no. 13) “Oleh karena itu, di dalam menerima perpindahan keanggotaan gereja dari warga gereja di lingkungan PGI, kami tidak melakukan pembaptisan ulang, melainkan hanya mengumumkannya di dalam kebaktian jemaat.” (PGI, Piagam Saling Mengakui dan Saling Menerima, 1989, Bab V) Baptisan Kudus... [baca..]

Kitab wahyu; Pintu Surga Terbuka Allah Bersemayam Di Takhta-Nya

Takhta Allah (Kitab Wahyu Pasal 4) Wahyu 4:1 – “Kemudian daripada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di surga dan suara yang dahulu kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: ‘Naiklah kemari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini’ (Come up here, and I will show you things which must take place after this). Ayat ini berawal dan berakhir dengan keterangan waktu mengenai apa... [baca..]

Akulah Pohon Anggur Yang Benar

Ketika Yesus berkata: “Akulah pokok anggur yang benar,” Ia mengucapkannya di hadapan para murid yang sangat mengenal apa itu pohon anggur. Sebuah tanaman yang lazim dijumpai di sana pada masa itu. Dan sekarang, ucapan yang saya kita dengarkan sebagai orang Indonesia yang sebagian besar tidak akrab dengan pohon anggur. Kita lebih akrab dengan pohon kelapa atau pohon pepaya. Alhasil, ketika Yesus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar,” yang... [baca..]

Perceraian Dan Pernikahan Kembali, Telaah Etis Dan Teologis

Tentu lazimnya tak seorang pun yang, ketika memasuki kehidupan pernikahannya, sudah membayangkan akan menghadapi situasi bercerai dengan pasangan yang bakal dinikahinya. Pada umumnya tentu setiap orang mengharapkan sebuah pernikahan yang diwarnai dengan cinta kasih dan kesetiaan, serta langgeng, “sampai maut memisahkan kita.” Apalagi, prinsip iman Kristen tentang pernikahan–monogami (satu pasangan), fidelitas (kesetiaan) dan indisolubilitas... [baca..]

« Previous PageNext Page »