Lumpuhnya Peran Mandat Budaya Umat Kristen
Ketika kita melihat kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini, maka yang pertama muncul dalam pikiran kita adalah semakin bobroknya moral dan martabat bangsa ini, bukan? Seakan-akan sudah tidak ada lagi etika dan norma-norma moral yang dipatuhi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada lagi contoh teladan baik yang ditunjukkan oleh para pemimpin negeri kita. Padahal, rakyat Indonesia dapat digolongkan sebagai masyarakat yang mayoritas... [baca..]
Bergereja: Antara Pelayanan dan Persahabatan
PELAYANAN SEBAGAI SEBUAH BUDAYA TANDINGAN Kata pelayan, pelayanan, atau melayani kini telah menjadi kata yang terlalu banyak dipakai di kalangan gerejawi. Tak jarang ia berkurang, hilang atau malah sesat makna. Dalam kehidupan gereja, mereka yang mendapat predikat sebagai pelayan Tuhan atau hamba Tuhan ternyata malah dalam praktiknya memperoleh posisi terhormat dan pertama. Seorang pendeta, misalnya, selalu pada saat yang sama disapa sebagai pelayan... [baca..]
Tentang Salib
Ketika pertama kali mengunjungi Israel dan khususnya kota tua Yerusalem, tak sabar rasanya menunggu kesempatan untuk menapaki Via Dolorosa, jalan yang dengan derita disusuri Yesus memikul salib menuju Golgota. Ingin saya melihatnya dengan mata kepala, menapaktilasi langkah-langkah Yesus dan merasakan sendiri derita-Nya di sana. Namun apa yang akhirnya dalam kenyataan saya saksikan dan rasakan amatlah bertolak belakang dengan bayangan dan harapan saya. Via... [baca..]
Berubah karena Diubah…
Hampir setiap orang takjub dengan keindahan kupu-kupu saat ia terbang dengan sayapnya yang elok. Tetapi kita akan lebih takjub lagi saat kita memerhatikan proses terjadinya “metamorfosa” (perubahan bentuk) seekor kupu-kupu. Pertama-tama kupu akan bertelur, kemudian telur yang menempel di sebuah daun akan berubah menjadi ulat. Setelah itu ulat menjadi besar dan memanjang. Ulat tersebut kemudian berubah menjadi kepompong (pupa atau chrysalis).... [baca..]
Jangan Tanya “Mengapa”; Tanya “Bagaimana”
“We are too blessed to be depressed”Belum lama ini di dalam perjalanan saya di Singapura, seperti biasa saya menggunakan taksi untuk transportasi saya. Dalam obrolan saya dengan sopir taksi tersebut, kami menjangkau topik tentang realita dunia belakangan ini. Ia juga mengaku bahwa ia seorang “free thinker” yang tidak terikat agama tertentu. Dengan konsep-konsep yang dimilikinya sebagai seorang “free thinker,” ia tidak mengerti mengapa Tuhan mengizinkan pelbagai... [baca..]
Natal: Ketika Tubuh dan Materi Tampil Menakjubkan
Menolak Rohanisasi dan Materialisasi Palsu Natal Terlalu sering Natal dispiritualisasi atau dirohanisasi sedemikian rupa hingga Bayi Yesus diletakkan ke dalam ruang hampa, bebas materi, yang berfungsi sebagai Penyelamat jiwa manusia. Hantu Plato agaknya terus membayangi Yesus, sejak kelahirannya. Plato adalah seorang filsuf besar yang hidup sebelum Yesus. Ia memetakan seluruh filsafat dunia dengan gagasan dasar bahwa roh itu unggul dan terjebak ke... [baca..]
Di Wajahmu Kulihat Allah; Sebuah Refleksi Tentang Rekonsiliasi
Pernahkah Anda mengalami ini? Anda pergi ke sebuah pusat perbelanjaan menaiki tangga berjalan menuju ke lantai dua. Dan tiba-tiba Anda tertegun karena Anda mengenali seseorang di tangga berjalan yang berlawanan dengan Anda. Wajahnya mengungkit kenangan lama yang pahit yang Anda kira sudah Anda lupakan. Wajahnya menghidupkan kembali rasa pedih di hati yang telah lama Anda pendam dan tutupi dengan hal-hal yang menyenangkan bahkan membahagiakan. Wajahnya... [baca..]
Doa Bapa Kami
Doa Bapa Kami yang dalam bahasa Yunani disebut H Kupiaku _po_eu__. Dalam bahasa Latin “Doa Bapa Kami” disebut dengan “Oratio Dominica”. Dalam bahasa Inggris, disebut dengan sebutan “The Pater Imon”, “Paster Noster” atau “Our Father”. Doa Bapa Kami yang sangat dikenal sebagai doa umat percaya berasal dari 2 versi Injil, yaitu dari Injil Matius dan Injil Lukas. Dalam hal ini Injil Markus tidak... [baca..]
Prinsip-Prinsip Kehidupan Kristen yang Terintegrasi
Meningkatnya kompleksitas permasalahan sehari-hari di zaman sekarang telah mengakibatkan semakin banyak orang Kristen kehilangan arah akan tujuan akhir hidupnya. Pekerjaan sehari-hari, berbagai urusan pribadi dan keluarga semakin menguras waktu dan tenaga kita dan tanpa disadari, kita telah terjebak ke dalam pola rutinitas yang sebenarnya cenderung “individualistis”. Apabila kita merasa bahwa berbagai kesibukan yang “individualistis” ini sudah... [baca..]
Tetap Teguh Kepada Janji Allah
Umumnya tindakan seseorang mengaku percaya atau beriman dinyatakan secara riel pada saat itu. Mengaku percaya kepada Tuhan sebagaimana yang dinyatakan dalam baptisan dewasa maupun dalam sidi selalu terjadi pada masa sekarang. Itu sebabnya dalam surat baptis-sidi terdapat pernyataan: “Di hadapan sidang jemaat sudah mengaku kepercayaannya dan diterima sebagai anggota sidi pada tanggal…” Sikap iman kepada Tuhan seharusnya memang terjadi tiap-tiap... [baca..]


