Rangkulan Ilahi
Lukas 7:36-50Pada suatu hari, seorang Farisi mengundang Yesus untuk makan di rumahnya dan Yesus memenuhi undangan tersebut. Mendengar berita itu, seorang perempuan yang dikenal di kota itu sebagai seorang berdosa, datang membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia berdiri di belakang Yesus, di dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan... [baca..]
Sudahkah yang Terbaik Kuberikan?
Passion Drives PerfectionWonderfully-integrated complexity. Inilah istilah yang dapat kita ungkapkan ketika kita takjub akan kemahakuasaan Tuhan. Alam semesta ini dirajut Tuhan dengan begitu rumit, tetapi kerumitan tersebut dijalin oleh Tuhan secara indah dan tertib, tunduk pada hukum alam yang ditetapkan-Nya. Secara khusus, bila kita menengok diri kita, kita juga akan mengamini kekaguman pemazmur dalam Mazmur 139:14: “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat... [baca..]
Salib, Lambang Kekerasan
Lihatlah salib itu! Yesus mati untuk kita, untuk menebus dosa kita, manusia. Benar, tidak ada kesalahan dalam diri-Nya yang melayakkan Dia untuk disalib. Akan tetapi, apakah tidak ada cara lain yang lebih terhormat daripada salib? Mengapa harus dengan kematian di kayu salib? Bukankah memakai salib dengan Yesus sebagai ‘korban’ yang harus mati adalah penghinaan sekaligus kekerasan? Apakah ini berarti Allah, yang adalah kasih dan sumber kasih, memakai... [baca..]
Teologi dan Kehidupan
Dari waktu ke waktu dalam sejarah akan timbul jawaban yang bervariasi, ketika kepada setiap orang Kristen diajukan sebuah pertanyaan mendasar sebagai berikut: “Why are you a Christian?” Mengapa Anda menjadi pengikut Kristus? Jawaban yang muncul dari bibir biasanya tidak jauh dari beberapa pernyataan sebagai berikut: Kristus telah mati untuk menyelamatkan jiwa saya, Karena kasih karunia (grace), dan seterusnya. Argumen semacam ini tentu saja... [baca..]
Motivasi Pelayan Kristiani
Konon energi yang diperlukan untuk mengayuh sebuah tongkat golf dan untuk mengayuh sebuah cangkul sama besarnya. Soalnya, mengapa seorang pengusaha kaya lebih suka mengayuh tongkat golf-nya ketimbang mengayuh cangkul, sebaliknya, seorang petani lebih suka mengayuh cangkulnya ketimbang tongkat golf? 1. Motivasi Pelayanan, Apakah Itu? Motivasi secara mudah diartikan sebagai “corak utama (motif) yang muncul dalam hidup, yang membuat seseorang terdorong... [baca..]
Lumpuhnya Peran Mandat Budaya Umat Kristen
Ketika kita melihat kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini, maka yang pertama muncul dalam pikiran kita adalah semakin bobroknya moral dan martabat bangsa ini, bukan? Seakan-akan sudah tidak ada lagi etika dan norma-norma moral yang dipatuhi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada lagi contoh teladan baik yang ditunjukkan oleh para pemimpin negeri kita. Padahal, rakyat Indonesia dapat digolongkan sebagai masyarakat yang mayoritas... [baca..]
Bergereja: Antara Pelayanan dan Persahabatan
PELAYANAN SEBAGAI SEBUAH BUDAYA TANDINGAN Kata pelayan, pelayanan, atau melayani kini telah menjadi kata yang terlalu banyak dipakai di kalangan gerejawi. Tak jarang ia berkurang, hilang atau malah sesat makna. Dalam kehidupan gereja, mereka yang mendapat predikat sebagai pelayan Tuhan atau hamba Tuhan ternyata malah dalam praktiknya memperoleh posisi terhormat dan pertama. Seorang pendeta, misalnya, selalu pada saat yang sama disapa sebagai pelayan... [baca..]
Tentang Salib
Ketika pertama kali mengunjungi Israel dan khususnya kota tua Yerusalem, tak sabar rasanya menunggu kesempatan untuk menapaki Via Dolorosa, jalan yang dengan derita disusuri Yesus memikul salib menuju Golgota. Ingin saya melihatnya dengan mata kepala, menapaktilasi langkah-langkah Yesus dan merasakan sendiri derita-Nya di sana. Namun apa yang akhirnya dalam kenyataan saya saksikan dan rasakan amatlah bertolak belakang dengan bayangan dan harapan saya. Via... [baca..]
Berubah karena Diubah…
Hampir setiap orang takjub dengan keindahan kupu-kupu saat ia terbang dengan sayapnya yang elok. Tetapi kita akan lebih takjub lagi saat kita memerhatikan proses terjadinya “metamorfosa” (perubahan bentuk) seekor kupu-kupu. Pertama-tama kupu akan bertelur, kemudian telur yang menempel di sebuah daun akan berubah menjadi ulat. Setelah itu ulat menjadi besar dan memanjang. Ulat tersebut kemudian berubah menjadi kepompong (pupa atau chrysalis).... [baca..]
Jangan Tanya “Mengapa”; Tanya “Bagaimana”
“We are too blessed to be depressed”Belum lama ini di dalam perjalanan saya di Singapura, seperti biasa saya menggunakan taksi untuk transportasi saya. Dalam obrolan saya dengan sopir taksi tersebut, kami menjangkau topik tentang realita dunia belakangan ini. Ia juga mengaku bahwa ia seorang “free thinker” yang tidak terikat agama tertentu. Dengan konsep-konsep yang dimilikinya sebagai seorang “free thinker,” ia tidak mengerti mengapa Tuhan mengizinkan pelbagai... [baca..]


