Khotbah Minggu
  • Memperjuangkan Keadilan

    Am. 5:6-7, 10-15 dan Mark. 10:17-31

    Pemulihan yang diharapkan datang dari Allah untuk umat Israel diberitakan dengan menyerukan perubahan sikap hidup. Amos mengkritisi perilaku tidak adil yang dilakukan umat dalam rangka kenyamanan diri. Mempermiskin orang lain supaya kekayaan diri makin berlimpah. Membengkokkan keadilan agar diluputkan dari teguran dan hukuman. Keserakahan telah membutakan mata mereka untuk menegakkan keadilan bagi orang lain. Keserakahan telah menulikan telinga mereka terhadap teguran dan nasihat Allah. Amos memanggil umat untuk mengubah hidup mereka dengan mewujudkan keadilan dalam hidup. Keadilan ditegakkan agar kebaikan meliputi kehidupan mereka.

    Kerinduan untuk memperoleh hidup yang kekal mendorong orang kaya itu dengan semangat menjumpai Yesus yang dianggap bijak untuk memberikan nasihat atau mungkin memuji hidupnya yang telah berjuang untuk taat pada hukum Taurat. Kata kekal dipahami tetap, tidak berubah, selama-lamanya. Apa yang dicari orang kaya ini? Ia ingin hidup selama-lamanya dalam kondisi yang ada sekarang. Apa yang dihadapi saat ini, dapat dengan pasti kita dapat menduga orang ini adalah orang kaya dengan keterangan “sebab banyak hartanya.” Ia ingin mempertahankan kondisinya selama-lamanya. Ia ingin berada dalam kelimpahan seperti yang ia alami saat ini maka ketika justru Yesus memintanya untuk melepas apa yang membuatnya nyaman dan senang, hal itu mendatangkan kesedihan dalam dirinya. Ia pergi karena jawaban Yesus tak terduga. Membagi apa yang telah dikumpulkan dengan cuma-cuma terlalu berat untuk dilakukan. Yesus melanjutkan pengajaran-Nya untuk menjadi pengikut-Nya adalah bersedia melepas untuk menggengam Yesus dalam kehendak-Nya lebih kuat.

    Kita percaya bahwa kehidupan keluarga kita dipelihara Allah baik adanya. Keyakinan itu seharusnya membawa cara pandangan baru dalam hidup kita dalam mengelola apa yang miliki atau apa yang ingin kita miliki. Memperjuangkan hidup sejahtera tidak membuat kita bersikap serakah, tidak peduli pada penderitaan orang lain, dan tidak adil. Perjuangan untuk memelihara hidup keluarga dengan baik jangan sampai membuat kita menjadi pelaku-pelaku kejahatan dan mengabaikan ketaatan kita pada kehendak Allah. Minggu ini mengingatkan kita sebagai sebuah keluarga bagaimana mewujudkan keadilan dan kebenaran di tengah apa yang kita kerjakan setiap hari. Mencetak generasi yang adil, peka akan kebutuhan orang lain, dan taat pada kehendak Allah dimulai dari dalam keluarga yang mengajarkan nilai kebenaran dan keadilan sebagai nilai kehidupan yang dijunjung tinggi. Sayangnya keluarga jaman now seringkali lupa untuk memperkenalkan nilai-nilai mulia dalam keluarga.

    DVA

Teologi
  • Tantangan Berkomunitas
    Sebuah refleksi singkat tentang hidup menggereja saat ini

    Dalam rangka mengembangkan kehidupan menggereja, pertanyaan tentang apa tantangan gereja saat ini kembali muncul sebagai pertanyaan yang relevan. Pertanyaan ini penting karena mengajak kita mensyukuri penyertaan Tuhan pada gereja-Nya dengan sikap yang reflektif dan terus menjadi kritis. Sudah lama kita menyadari bahwa segala sesuatu dalam dunia ini bersifat dinamis dan terus berubah. Keberadaan kita hanya […]

  • Daud & Yonatan: Persahabatan Yang Menyegarkan Jiwa
    1 Samuel 18:1-5

    Perkenalkan, saya Yonatan, anak Saul, raja pertama Israel. Ayah saya memerintah sebagai raja Israel selama 42 tahun. Sebenarnya Tuhan tidak menghendaki umat-Nya memiliki seorang raja (1 Sam. 8:7), tetapi mereka terus mendesak-Nya, sehingga akhirnya Dia mengabulkan permohonan mereka (1 Sam. 8:8; 12:19). Mereka memilih Ayah sebagai raja (1 Sam. 12:13). Terkadang saya berpikir, berapa sering […]

  • adalah sahabat
    Kamu adalah sahabat-Ku…!

    Dewasa ini, akibat kemajuan teknologi yang menghasilkan media sosial, email, WA, Line dan seterusnya, kita punya teman di mana-mana: di kampung halaman, di lingkungan kita, di sekolah, di tempat pekerjaan, di antara tetangga kita, bahkan di gereja. Namun apakah artinya “teman” di situ? Sering kali tidak lebih dari mereka yang kita “kenal” atau yang lebih […]

Kegiatan
Antar kita
  • Jelajah Museum Alkitab Indonesia
    Sukacita Kebersamaan Ulang Tahun PS. Serafim
    Berbeda dengan perayaan-perayaan sebelumnya, kali ini PS. Serafim GKI Pondok Indah berkesempatan merayakan ulang tahunnya yang ke-24 dengan mengikuti Paket Wisata Alkitab di Museum Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Adalah Ibu Ria Febriyanti, sahabat kami, yang mencetuskan ide ini dan...
  • SEROJA
    Retret Komisi Senior 2018
    Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku. Karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepadamu (Amsal 3:1-2). Kutipan nas Alkitab tersebut melandasi seluruh kegiatan Retret Komisi Senior 2018 yang berlangsung di Rukun...
  • Retret Kelas Mateto
    Kelas Mateto
    Salam sejahtera, Papa, Mama dan Adik-adik … Tanpa terasa 27 minggu …. adik-adik mengikuti kelas Mateto dengan penuh semangat serta sukacita. Mereka begitu antusias belajar Firman Tuhan bersama dengan kakak-kakak Mateto maupun teman-teman mereka. Saling bekerja sama, saling peduli,...
Video GKIPI
  • Cerita Pendeta: Berkenan di Hadapan Allah

Pastoralia
upacara gereja
Pernikahan Beda Agama
Pak Pendeta yang baik, Perkenankan saya bertanya: Apa dasar pertimbangan GKI Pondok Indah membuka diri untuk memberkati pernikahan pasangan yang berbeda agama? Adakah komitmen...
Kerajaan Maut
Berdamai Dengan Saudara
Bapak Pendeta yang baik, Di Matius 5:23-24 tertulis: Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada...
Iman Tidak Bertumbuh?
Iman Tidak Bertumbuh?
Pak Pendeta yang budiman, Abraham sebagai bapak beriman, sangat taat kepada Elohim. Dialog-dialognya dengan Allah begitu jelas, entah itu melalui suara, mimpi atau penampakan....
Humanis
Berjalan Kaki Dan Pembuluh Collateral
Berjalan kaki rutin kembali dikukuhkan sebagai obat paling menyehatkan di abad modern ini. Bukan lari, apalagi sprint, yang bisa menambah sehat dan menjanjikan kita...
remaja
Remajaku Sahabatku
sebuah upaya memahami dan membimbing remaja di kekiniannya
Ketika anak-anak masih kecil dan semua aktivitas masih bergantung sepenuhnya pada orangtua, mudah sekali menciptakan momen yang menghangatkan hubungan melalui aktivitas bersama. Namun ketika...
StoryTelling
Kekuatan dari StoryTelling
GrandParenting
“Waktu Oma kecil dulu, papanya Oma menjodohkan anak-anaknya. Nah, Opa adalah pegawai terbaik Papa. Dia pintar sekali berbahasa Belanda dan Inggris. Dia ganteng. Semua...
Kontemplasi
Di Kapal Yang Sama
Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan istrinya dan istri anak-anaknya karena air bah itu. Dari binatang yang tidak haram dan...
keberagaman
Menghidupi Keberagaman
Kemajemukan, dalam sejarahnya, telah menjadi mimpi besar para bapa gereja Gereja Kristen Indonesia (GKI). GKI semula (secara mayoritas) adalah perkumpulan gereja-gereja Tionghoa (Tiong Hwa...
kelemahan
Kekuatan di dalam Kelemahan
Siapa yang tidak kenal rasul Paulus yang Tuhan pakai secara luar biasa? Hampir setengah Perjanjian Baru diisi oleh tulisan-tulisannya. Dalam pelayanannya, ia banyak mengalami...
Artikel Lepas
KURSI PALING DEPAN
Kursi Paling Depan
Konser 10 tahun Syahrini sedang jadi bahan perbincangan para netizen. Harga tiket untuk kelas teratas sebesar Rp 25 juta membuat mereka agak terpana. Kelas...
Mox Salvus Redeas
Ingar bingar pulang kampung—yang biasa disebut mudik—sudah hampir berakhir. Ribuan atau bahkan ratusan ribu orang yang dari Jakarta pulang ke kampung halaman untuk berlebaran...
Penjara
Ada sebuah artikel di kompas.com yang sangat menarik, yaitu tentang lansia di Jepang yang kerap melakukan kejahatan ringan dengan maksud supaya di penjara. Ini...