Khotbah Minggu
  • ritus

    Lebih Dari Sekadar Ritus

    Markus 7:1-23

    Pada suatu kali saya mendapat kesempatan mengunjungi kota Stuttgart di Jerman. Dan salah satu objek wisata di situ adalah pabrik dan museum dari sebuah mobil mewah. Seorang pemandu memimpin kami berkeliling, seraya menjelaskan apa yang kami lihat. Bukan hanya mobil-mobil yang dipamerkan sangat impresif, tetapi juga berbagai segi lain, kesejahteraan pegawai, sumbangan terhadap pajak negara, proyek kemanusiaan, bea-siswa, penularan teknologi dan sebagainya. Tetapi ketika tur selesai, kami diminta keluar lewat pintu belakang, karena di pintu depan ada demonstrasi. Ternyata pabrik mobil mewah ini juga membuat sistem persenjataan, serta menjualnya kepada negara atau pihak pembeli tanpa mempertimbangkan siapa yang akan mempergunakannya terhadap siapa. Di mata hukum negaranya pabrik mobil ini memenuhi syarat, bahkan lebih dari itu, karena punya banyak program sosial. Tetapi secara etisada yang secara hakiki diabaikannya. Ia bukan hanya memproduksi mobil yang menyejahterakan manusia, tetapi ia juga memproduksi sistem persenjataan untuk membunuh manusia.

    Begitu pun kritik Yesus terhadap religiositas para Farisi dalam teks kita hari ini. Berbagai aturan dan ritus dilaksanakan secara rinci dan teliti. Tetapi yang hakiki, yaitu kebenaran dan kasih mereka abaikan. Dengan kritiknya Yesus tidak bermaksud menafikan ritus, melainkan menandaskan bahwa ritus mesti merujuk pada yang hakiki. Ritus dilakukan demi menggarisbawahi yang hakiki.

    Kritik Yesus juga mengena pada mereka yang mengatakan bahwa ibadah di gereja atau ritus lainnya tidaklah penting, karena yang terutama adalah percaya kepada Tuhan. Yang hakiki dari ibadah dan ritus lainnya adalah relasi dengan Tuhan, atau tepatnya menjalin relasi yang kian intim dengan-Nya. Tanpanya ia memang adalah sekadar rutinitas yang lama-lama membosankan, betapa pun bagus liturgi, khotbah, musik, mau pun suasana di dalamnya.

    Kiranya kita tidak termasuk dalam mereka yang ditegur Yesus: “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.” (Mrk. 7:6)

    PWS

Teologi
  • teo13
    AMAZING GRACE: pemahaman mengenai keselamatan
    Sebuah pengantar ke dalam pemahaman mengenai keselamatan

    PERCAYA: TIGA DIMENSI Masa raya Paska merupakan puncak iman Kristen, saat Injil keselamatan diberitakan berkat kurban Yesus Kristus. Tulisan ini sendiri sesungguhnya ingin memberi dimensi kognitif dan rasional atas iman Paska yang menjadi jangkar hidup kita. Saya teringat pada pembedaan tiga dimensi iman atau percaya yang populer di kalangan Protestan, yaitu iman sebagai notitia, assensus, […]

  • teo12
    Kristus Berkarya Melalui Kita

    Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” (Wahyu 21:5a) Lama berselang, sekumpulan pemusik keliling berkelana dari kota ke kota, mementaskan musik untuk mencari nafkah. Mereka tidak sukses secara finansial. Zaman sulit dan orang-orang awam tidak punya uang lebih untuk dihabiskan bagi hiburan. Pengunjung sepi. Suatu malam, kelompok pemusik […]

  • bt-09
    Menang

    Tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. (Roma 8:37) Roma 8:37 merupakan sebuah proklamasi keyakinan iman Paulus, yang juga seharusnya menjadi proklamasi iman kita semua. Paulus berseru bahwa “kita lebih daripada orang-orang yang menang.” Dalam bahasa aslinya, dipergunakan kata hyper (melampaui) dan nikaō (menaklukkan). Tampaknya, Paulus […]

Kegiatan
Antar kita
  • Temu Raya Penatua & Pendeta 1984-2015
    DSC_0167
    Dalam rangka pelaksanaan program kerja Mabid. Persekutuan tahun anggaran 2015-2016, telah diselenggarakan Temu Raya Penatua dan Pendeta GKI Pondok Indah dari awal berdirinya gereja pada tahun 1984 sampai sekarang, yang jatuh pada hari Sabtu, 20 Juni 2015.Pelaksanaan acara ini...
  • POSYANDU, Salah Satu Pelayanan Rutin Komisi Dikkesra
    posyandu-1
    Saat ini ada lebih dari selusin posyandu yang dilayani oleh GKI Pondok Indah melalui Komisi Dikesra. Posyandu-posyandu tersebut terletak di berbagai daerah, seperti Tarogong, Bintaro, Pondok Pinang, dan Sawangan. Bantuan yang diberikan biasanya berupa makanan sehat, antara lain, kacang...
  • Baksos Katarak: Kegiatan Rutin?
    Baksos Katarak: Kegiatan Rutin?
    Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat yang tidak mampu sudah dilakukan oleh GKI Pondok Indah sejak tahun 2009, bekerja sama dengan PERDAMI (Persatuan Dokter Mata seluruh Indonesia). Setelah 5 tahun berturut-turut, apakah pelayanan ini menjadi kegiatan yang...
Pastoralia
pst06
Dosa itu tidak diperhitungkan – Roma 5:13
Pak Pendeta Yth., Apakah makna ayat Roma 5:13: “Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau...
pst07
Meletakkan semua pilihan kita dalam rencana-Nya
Pak Pendeta, Di dalam Roma 11:36 dikatakan, “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”...
Intervensi Allah, Kitab Suci dan ke Gereja
Intervensi Allah, Kitab Suci dan ke Gereja
Pak Pendeta yang budiman, Kami berdua suka pada rubrik asuhan Bapak, karena sebagai warga jemaat yang awam terhadap teologi, pengetahuan kami diasah oleh jawaban...
Humanis
pasutri06
Mendengarkan Dengan Hati
Upaya komunikasi efektif dalam memahami pasangan
Lama pernikahan tidak menjamin tingginya tingkat pemahaman antara suami-istri. Berikut kisah Pak Sugandhi dan Ibu Rumiastuti; ini tentu banyak juga dialami oleh pasangan lainnya....
senior06
Menumbuhkan Kebiasaan Baik
Pada suatu kali, dalam Persekutuan Kasih Komisi Senior GKI PI—yang biasanya ramai dikunjungi para lanjut usia dan diadakan pada minggu pertama dan ketiga setiap...
edu06
Pengorbanan
Sebuah refleksi memahami Yohanes 3:16
Kisah Pak Juari dan Samsul Pak Juari adalah seorang penjaga pintu perlintasan kereta api. Pintu perlintasan yang dijaganya adalah pintu perlintasan besar, yang menggunakan...
Kontemplasi
ren01
Gereja Dalam Zaman Yang Terus Berubah
Sesekali saya mendapatkan kiriman foto-foto lama di media sosial yang selalu membuat saya tersenyum, bahkan tertawa. Selain tubuh dan wajah saya saat ini ternyata...
ren05
Banyak Pilihan, Satu Keputusan
Suatu sore saya mengajak keponakan saya yang berusia lima tahun untuk membeli boneka, karena dia sangat menyukai boneka. Setiba di toko, ia sangat kegirangan...
sang-terang
Menjadi Saksi Bagi Sang Terang
Kegaduhan dalam menyiapkan sukacita Natal sudah terasa sejak memasuki masa penantian pada Adven pertama. Mal dan toko-toko sekitar perumahan, selain menawarkan berbagai pernak pernik...
Artikel Lepas
madah05
Musik Gereja Dengan Pendekatan Masa Kini
Salah satu “napas” dalam ibadah umat Kristen saat ini adalah musik dan nyanyian. Peran dari kedua hal tersebut sangat signifikan dalam menolong umat untuk...
Manusia Indonesia
Manusia Indonesia
Puncak kebajikan manusia adalah mereka yang menggunakan akal budinya dan kemudian mampu mengontrol hawa nafsu dan semangat. (Socrates) Ingar bingar kampanye untuk pemilihan presiden...
69 Tahun Indonesia Merdeka
69 Tahun Indonesia Merdeka
Hari Minggu 17 Agustus 2014, kita merayakan hari kemerdekaan bangsa dan hari ulang tahun negara kita Indonesia yang ke-69. Sebuah usia yang belum tergolong...