Khotbah Minggu

Keluarga yang Menerapkan Sabda Kasih Allah Minggu, 26 Oktober 2014
Keluarga yang Menerapkan Sabda Kasih Allah
Matius 22:34-46

Banyak orang Kristen menghidupi imannya dengan memegangi erat-erat berbagai kepastian yang tak dapat ditawar-tawar. Surga ada di atas, neraka ada di bawah, dan mereka tahu persis siapa saja yang akhirnya akan ke atas atau ke bawah. Dunia diciptakan selama 6 hari atau 144 jam, tidak kurang dan tidak lebih. Tidak ada ruang untuk bertanya atau bersikap ragu-ragu. Inilah sikap para Farisi dan sang ahli Taurat yang bertanya kepada Yesus: “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” (Mat. 22:34).

Yesus memuaskan orang itu dengan mengatakan apa yang dipegangi oleh semua orang Israel: mengasihi Allah dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatan (Ul. 6:5), yang adalah bagian dari “shema Israel” (“dengarlah hai IsraelUl. 6:4). Tetapi Yesus tidak berhenti di situ, IA melanjutkan dengan mengutip Im. 18:19; mengasihi sesama seperti diri sendiri. Para Farisi dan ahli Taurat yang disapa Yesus mestinya hafal isi ayat yang dikutip Yesus itu secara lengkap.

Dengan jawaban-Nya, Yesus hendak menekankan setidaknya dua hal. Pertama, hukum yang terutama adalah “mengasihi”, mengasihi Allah dahulu, kemudian mengasihi sesama, sebagai suatu keutuhan yang tak terpisahkan. Yang kedua, mengasihi adalah kata kerja, aksi, bukan pengertian abstrak. Oleh karena itu mengasihi adalah usaha, proses belajar yang tak pernah boleh usai.

Keluarga Kristen dikehendaki Tuhan menjadi wadah orang percaya belajar dan bertumbuh “menerapkan sabda kasih Allah”. Belajar mengasihi Allah dan mengasihi sesama secara nyata, betapa pun sulitnya. Tidak dengan kebetulan Yesus mengutip dari Im. 18:19 yang lengkapnya berbunyi demikian: “Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.” Mengasihi sesama secara tidak pilih bulu, secara all out.

Alangkah sulitnya! Bagaimana lalu dengan mereka yang telah menipu, menghina, menyakiti, mengkhianati, menelantarkan saya? Memang sulit, dan tidak pernah di manapun dikatakan bahwa mengasihi adalah mudah. Itu sebabnya ketimbang memegangi berbagai kepastian iman tetapi menutup mata pada panggilan untuk mengasihi secara nyata, mari kita belajar untuk mengasihi. Belajar dengan rendah hati, seraya mengakui bahwa untuk itu kita butuh pertolongan. Dari Tuhan, dari orang lain.

PWS

Artikel Teologis

Kekuatan untuk Memaafkan Kekuatan untuk Memaafkan - 10 Oktober 2014

Neh 9:17 Mereka menolak untuk patuh dan tidak mengingat perbuatan-perbuatan yang ajaib yang telah Kaubuat di antara mereka. Mereka bersitegang leher malah berkeras kepala untuk kembali ke perbudakan di Mesir. Tetapi Engkaulah Allah yang sudi mengampuni, yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar... 

Rancangan TUHAN Selalu Lebih Besar Rancangan TUHAN Selalu Lebih Besar - 10 September 2014

Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya:”Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu,... 

Puasa Puasa - 24 Juni 2014

Puasa adalah tindakan sukarela berpantang makan, minum, dan menahan nafsu. Istilah ‘puasa’ dalam bahasa Ibrani adalah tsum (berpuasa), tsom (puasa), dan ‘inna nafsyo‘ (menekan hawa nafsu) yang secara harfiah berarti merendahkan diri di hadapan Tuhan dengan berpantang. Tujuan... 

Kata-kata yang Menguatkan Kata-kata yang Menguatkan - 5 Mei 2014

Kata-kata, merupakan sesuatu yang biasa kita gunakan dan kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dalam tahap awal pertumbuhan mereka, akan diajarkan untuk dapat mencerna dan mengungkapkan sesuatu melalui kata-kata. Kata-kata merupakan media komunikasi yang sangat umum digunakan manusia. Tapi... 

Kontemplasi

Nasib Baik, Nasib Buruk, Siapa Tahu? Nasib Baik, Nasib Buruk, Siapa Tahu?

Kumar Kashyap yang biasa dipanggil Prince — seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun—mengalami musibah. Ia terjebak di sumur... 

Rancanganku = Rancangan-Nya? Rancanganku = Rancangan-Nya?

“Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.” (Pengkhotbah 3:11b) Mengeluh tentang... 

Bermimpilah yang Besar Bermimpilah yang Besar

“Serahkanlah perbuatanmu kepada Tuhan, maka terlaksanalah segala rencanamu.” (Amsal 16:3) Pada suatu hari yang panas tahun... 

Ekklesia

Precious Lord – Kisah NyataThomas A. Dorsey Precious Lord – Kisah NyataThomas A. Dorsey

Pada tahun 1932, saya berumur 32 tahun dan belum lama menikah. Istri saya, Nettie, dan saya tinggal di sebuah apartemen di selatan... 

Kisah di Balik Lagu “Beyond The Sunset” Kisah di Balik Lagu “Beyond The Sunset”

Suatu sore musim panas tahun 1936, Horace Rodeheaver mengundang para pengajar Sekolah Musik Rodeheaver ke rumahnya di Rainbow Point,... 

Perjamuan Kudus di GKI Perjamuan Kudus di GKI

Perayaan Perjamuan Kudus [PK] sebenarnya telah dilakukan oleh gereja perdana. Dalam kehidupan bergereja, PK diterima sebagai sakramen... 

Pastoralia

Intervensi Allah, Kitab Suci dan ke Gereja Intervensi Allah, Kitab Suci dan ke Gereja

Pak Pendeta yang budiman, Kami berdua suka pada rubrik asuhan Bapak, karena sebagai warga jemaat yang awam terhadap teologi, pengetahuan... 

Kemanakah tubuh & roh setelah mati Kemanakah tubuh & roh setelah mati

Pak Pendeta Yth. Dalam khotbahnya tentang Trinitas, Pdt. Joas mengatakan bahwa kalau kita mati, maka bukan saja tubuh kita yang mati,... 

Iblis Berkuasa Menggoda? Iblis Berkuasa Menggoda?

Bapak Pendeta Yth. Sebagai awam, terkadang timbul pertanyaan saya ketika membaca bagian-bagian tertentu dalam Alkitab. Berikut pertanyaan... 

Artikel Lepas

Manusia Indonesia Manusia Indonesia

Puncak kebajikan manusia adalah mereka yang menggunakan akal budinya dan kemudian mampu mengontrol hawa nafsu dan semangat. (Socrates) Ingar... 

69 Tahun Indonesia Merdeka 69 Tahun Indonesia Merdeka

Hari Minggu 17 Agustus 2014, kita merayakan hari kemerdekaan bangsa dan hari ulang tahun negara kita Indonesia yang ke-69. Sebuah... 

Terkejut Terkejut

Beberapa bulan terakhir ini kita sering mengalami peristiwa yang membuat kita terkejut. Misalnya saja peristiwa hilangnya pesawat... 

Artikel Humanis

Pembentukan  Mental Anak Pembentukan Mental Anak - 21 Oktober 2014

Sambil menangis sesenggukan Shanty bercerita bahwa ia baru memutuskan untuk berhenti bekerja dan memilih tinggal di rumah saja mengasuh sendiri anaknya. Dari penuturannya tersingkap latar belakang keputusannya. Shanty dan Alfred adalah pasangan muda yang baru mempunyai seorang anak perempuan berumur... 

Keep Moving, Moving and Moving Keep Moving, Moving and Moving - 21 Oktober 2014

Saat kampanye Pilpres yang baru lalu, salah satu Calon Wakil Presiden yang telah berusia 72 tahun harus menjelajahi kota-kota/desa-desa di 28 provinsi dalam waktu 40 hari. Perjalanan panjang dan melelahkan ini diikuti tidak kurang dari 30 orang yang terdiri atas Tim Sukses, wartawan, pengawal dan seorang... 

Malapraktik dan Komunikasi DOKTER-PASIEN Malapraktik dan Komunikasi DOKTER-PASIEN - 1 September 2014

Kasus pasien yang tidak puas terhadap dokter lebih disebabkan oleh tidak terbangunnya komunikasi dokter-pasien. Terjalinnya komunikasi ini menentukan kepuasan pasien. Ia tak cukup hanya sembuh, namun terlebih butuh diajak bicara, selain didengar. Kasus malapraktik acap muncul lantaran dokter dan/atau... 

Kegelisahan Melekat Pada Manusia Kegelisahan Melekat Pada Manusia - 1 September 2014

Kegelisahan yang dialami manusia, sudah ada sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Bahkan hal ini dialami setiap manusia sejak dilahirkan. Kegelisahan merupakan bentuk perasaan hati yang tidak tenteram, selalu khawatir, tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Tangisan bayi menandakan bahwa ia gelisah karena...