Khotbah Minggu
  • Berbahagia walau….

    Lukas 6: 17-26

    Ungkapan “berbahagialah” mengingatkan kita pada pengajaran Tuhan Yesus tentang “Kotbah di Bukit”.

    Sebutan berbahagialah mereka yang miskin, yang lapar dan yang menangis diparalelkan dengan celakalah mereka yang kaya, yang kenyang dan yang tertawa. Paralel ini bukan berarti hitam putih, yang kaya, kenyang dan tertawa pasti akan menderita, atau yang miskin, lapar dan menangis pasti akan bergembira dan bersukacita.

    Semua hal di atas sebenarnya terkait dengan apa yang ada di dalam hati manusia, ketimbang yang nampak, karena orang yang tampak kaya, kenyang dan tertawa, bisa saja hanya kelihatannya seperti itu namun dalam kehidupannya sendiri banyak mengalami kekurangan, kelaparan dan tangisan karena permasalahan yang dihadapi.

    Oleh sebab itu kata kunci pada ayat 22 sangat penting untuk dipahami: apabila oleh karena Anak Manusia, kamu dibenci, dikucilkan, dicela dan ditolak, maka berbahagialah, dan bahkan lebih jauh lagi pada ayat 23 dikatakan “bersukacitalah dan bergembiralah” karena upahmu besar di Sorga.

    Suasana kebahagiaan dalam kehidupan seseorang, menurut Tuhan bukan dilandaskan pada kenyamanan yang diperolehnya karena keberhasilannya, tapi justru sebaliknya, seseorang akan mengalami kebahagiaan ketika ia melakukan seperti yang dikehendaki oleh Tuhan yaitu ketika ia menyatakan apa yang benar, apa yang adil, dan apa yang sesuai dengan sabda atau firman Tuhan.

    Tapi yang seringkali terjadi, banyak orang memposisikan diri sebagai orang yang hanya menyenangkan orang lain, meskipun ia melakukan ketidakadilan, penindasan dan merugikan orang lain. Orang lebih memilih menyenangkan orang lain, ketimbang menyenangkan Tuhan. Tindakan seperti ini lah yang dilakukan oleh nabi-nabi palsu, yaitu orang lebih suka memilih aman, ketimbang harus menegur kesalahan orang lain. Nabi palsu tidak punya keberanian untuk menegur orang lain, karena ia juga merasa mempunyai kesalahan.

    Hati-hati potensi untuk menjadi nabi palsu juga ada pada kita, dan karena itu hidup kita di dalam Tuhan tidak berbahagia.

    tt

Teologi
  • Keajaiban Natal

    Ketika saya masih kecil, setiap awal bulan Desember mulai berdatanganlah kartu-kartu ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru buat keluarga kami. Setiap kali Pak Pos datang, saya berlari mendapatkannya dan—walau diingatkan Mama untuk tidak melakukannya—saya membuka kartu-kartu Natal itu untuk mengaguminya. Jarang sekali kami mendapatkan kartu Natal yang sama. Semua begitu mengagumkan dan indah. Gambar […]

  • Sahabat Allah
    Berjalan Bersama TUHAN Setiap hari

    Mengapa ada orang Kristen yang baru 2 tahun percaya kepada Kristus, tapi sudah memahami dasar-dasar kekristenan, bisa membawa orang kepada-Nya, bahkan mengajar orang-orang yang baru percaya tentang kekristenan, dan ada yang sudah 20 tahun percaya kepada Kristus, tapi masih seperti orang Kristen yang berusia 2 bulan? SPIRITUALITAS KRISTEN SEPERTI PESAWAT Seorang murid Kristus dipanggil untuk […]

  • Tantangan Berkomunitas
    Sebuah refleksi singkat tentang hidup menggereja saat ini

    Dalam rangka mengembangkan kehidupan menggereja, pertanyaan tentang apa tantangan gereja saat ini kembali muncul sebagai pertanyaan yang relevan. Pertanyaan ini penting karena mengajak kita mensyukuri penyertaan Tuhan pada gereja-Nya dengan sikap yang reflektif dan terus menjadi kritis. Sudah lama kita menyadari bahwa segala sesuatu dalam dunia ini bersifat dinamis dan terus berubah. Keberadaan kita hanya […]

Kegiatan
Antar kita
  • PS Gracia ke Bukittinggi
    Dalam rangka Wisata Nada ke Padang dan Bukittinggi, 25-27 Agustus 2018
    Melalui program Wisata Nada setiap tahun, paduan suara Gracia melayani ibadah gereja di luar kota. Tahun ini kami melayani di HKBP Bukittinggi, Sumatera Barat. 31 anggota paduan suara menyanyikan lagu “Mari Sebarkan Injil” dan “People Need the Lord” pada...
  • Jelajah Museum Alkitab Indonesia
    Sukacita Kebersamaan Ulang Tahun PS. Serafim
    Berbeda dengan perayaan-perayaan sebelumnya, kali ini PS. Serafim GKI Pondok Indah berkesempatan merayakan ulang tahunnya yang ke-24 dengan mengikuti Paket Wisata Alkitab di Museum Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Adalah Ibu Ria Febriyanti, sahabat kami, yang mencetuskan ide ini dan...
  • SEROJA
    Retret Komisi Senior 2018
    Hai anakku, janganlah engkau melupakan ajaranku, dan biarlah hatimu memelihara perintahku. Karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkan kepadamu (Amsal 3:1-2). Kutipan nas Alkitab tersebut melandasi seluruh kegiatan Retret Komisi Senior 2018 yang berlangsung di Rukun...
Video GKIPI
  • Cerita Pendeta: Berkenan di Hadapan Allah

Pastoralia
Kerajaan Maut
Tentang Baptisan Ulang
Pak Pendeta yang baik, Bapak Pendeta yang baik, Mohon penjelasannya untuk beberapa hal yang masih membingungkan saya: Bukankah semua baptisan Kristen dilakukan dalam nama...
upacara gereja
Pernikahan Beda Agama
Pak Pendeta yang baik, Perkenankan saya bertanya: Apa dasar pertimbangan GKI Pondok Indah membuka diri untuk memberkati pernikahan pasangan yang berbeda agama? Adakah komitmen...
Kerajaan Maut
Berdamai Dengan Saudara
Bapak Pendeta yang baik, Di Matius 5:23-24 tertulis: Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada...
Humanis
11 Hal Ihwal Antibiotika
Antibiotika, semua orang tahu. Namun bagaimana antibiotika selayaknya digunakan, belum tentu semua benar menyikapinya. Bahaya pemakaian antibiotika bukan hanya menimpa diri pasien, melainkan juga...
Ungkapan Perasaan Hati Para Senior
Rumah asri yang saat ini kami huni, telah mengenal kehidupan keluarga selama 30 tahun. Awalnya lingkungan masih sepi, tapi sebaliknya hiruk pikuk bergema di...
Tuhan Menyelamatkan Aku Dari Hepatitis C
Pada tanggal 27 Juli 2018, halaman 33 harian Kompas melaporkan hal penting di bawah judul “Upaya Menangkis Hepatitis,” yang mengisi 70% halaman tersebut. Aku...
Kontemplasi
Keajaiban Natal
“Waktu kecil kita merindukan Natal, hadiah yang indah dan menawan, namun tak menyadari seorang Bayi t’lah lahir, bawa kes’lamatan ‘tuk manusia. Karena kita Dia...
Dari Keluarga Kepada Dunia
Keluarga Milenial Pada umumnya, sebuah keluarga terdiri atas orangtua, anak, menantu, cucu, mertua, besan. Dalam kehidupan bersama ini, masing-masing tentu punya kerinduan untuk hidup...
Di Kapal Yang Sama
Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan istrinya dan istri anak-anaknya karena air bah itu. Dari binatang yang tidak haram dan...
Artikel Lepas
Pengalaman
Orang paling bodoh di dunia ini adalah penggali lubang yang dua kali jatuh pada lubang yang pernah ia gali (Anonim) Sedari kecil kita sudah...
KURSI PALING DEPAN
Kursi Paling Depan
Konser 10 tahun Syahrini sedang jadi bahan perbincangan para netizen. Harga tiket untuk kelas teratas sebesar Rp 25 juta membuat mereka agak terpana. Kelas...
Mox Salvus Redeas
Ingar bingar pulang kampung—yang biasa disebut mudik—sudah hampir berakhir. Ribuan atau bahkan ratusan ribu orang yang dari Jakarta pulang ke kampung halaman untuk berlebaran...