WASIAT IMAN

1 Raja-Raja 2:1-4

Belum ada komentar 282 Views

“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya…’.’ (1Raj. 2:3)

Pusaka. Itulah definisi wasiat. Di dalam pemaknaan yang luas, wasiat tentu saja tidak terbatas pada soal yang berkenaan dengan pewarisan kekayaan dan harta benda. Lebih dalam, wasiat dapat dimaknai sebagai pusaka iman. Warisan berharga yang berisi sabda Tuhan.

Sebelum senja tiba dan ajal menjemputnya, Daud memanggil Salomo anaknya. Ia menyampaikan wasiat berharga berupa pesan terakhirnya. Sebagai raja yang berlimpah harta, Daud tidak berpikir bahwa kekayaan materi merupakan wasiat yang utama. Menurut pengalaman hidupnya, hidup taat dan setia kepada Allah adalah warisan yang paling berharga. Daud telah membuktikan betapa semuanya sia-sia jika hanya mengandalkan kemampuannya sendiri sebagai manusia yang terbatas. Sebagai penerus tahta, Salomo diminta untuk dengan sungguh hidup percaya kepada Allah. Ia dinasehati untuk kelak menjadi raja yang berani bukan karena pemahamannya sendiri, melainkan karena hidupnya bergantung sepenuhnya kepada Allah. Bertindak dan melakukan apa yang benar sesuai dengan firman Allah menjadi wasiat iman yang paling mulia.

Sebagai testimoni, saya termasuk pribadi yang ditemani pertumbuhan imannya melalui buku renungan Wasiat ini. Sejak menjadi jemaat dewasa di GKI Zaenal Zahse, Sukabumi, Wasiat menjadi sarana yang menghantar saya merenungkan sabda. Seperti namanya, mari menjadikan firman Tuhan dan perenungannya sebagai pusaka yang memandu laku hidup kita. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Hidup beriman layaknya sebuah perjalanan. Di dalam suka dukanya, taat dan setia kepada Tuhan menjadi pusaka iman yang berharga.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:129-136; 1Raj. 2:1-4; Mat. 12:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Senang Hati
    Matius 12:15-21
    “… aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam lubuk hatiku.” (Mazmur 40:9) Coba diingat-ingat: Sejak kapan kita...
  • Masih Diberi Kesempatan
    Matius 12:15-21
    Yesus mengetahui hal itu lalu menyingkir dari sana. (Matius 12:15) Ayat nas di atas membuka bacaan kita hari ini....
  • Di Balik Alasan
    Yeremia 1:4-10
    Maka aku menjawab, “Ah, Tuhan ALLAH, sesungguhnya aku tidak pandai bicara….” Akan tetapi, TUHAN berfirman kepadaku…”Jangan takut kepada mereka,...
  • UPS AND DOWNS
    Mazmur 89:5-37
    Maka Aku akan menghukum pelanggaran mereka dengan gada… Tetapi, kasih setia-Ku tidak akan Kutarik darinya….(Mazmur 89:33,34) Jika kita beranggapan...
  • Pentingnya Berlatih
    Kisah Para Rasul 9:19b-31
    “… karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” (Matius 3:15) “… tetapi bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak- Mulah yang...