LAHIR BARU

Yohanes 3:1-17

Belum ada komentar 137 Views

Yesus menjawab, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:3)

“Lahir baru” bukan sekadar konsep. Ini adalah praktik hidup sehari-hari yang membuahkan transformasi. Praktik ini tumbuh dari kesadaran yang digerakkan oleh Roh. Petrus, Yohanes, dan Andreas memperlihatkan contoh nyata. Para nelayan biasa ini bertransformasi menjadi “penjala manusia”. Demikian pula Paulus yang berubah dari pemburu jemaat menjadi pembangun jemaat.

Percakapan Yesus dengan Nikodemus memperlihatkan arti pentingnya lahir baru. “Jika seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Arti Kerajaan Allah di sini adalah relasi dan kondisi hidup yang penuh damai sejahtera bersama Allah di dalam Kristus. Untuk mengalami kehidupan demikian, orang harus dilahirkan kembali oleh Roh. Roh Kudus menginsafkan manusia akan dosanya, lalu menuntun serta memperbarui manusia untuk menjadi sama seperti Kristus. Dalam proses inilah manusia mengalami lahir baru. Hidupnya terus diperbarui.

Sebagai umat yang percaya kepada Allah di dalam Kristus, “lahir baru” harus menjadi life style. Dengan lahir baru, hidup kita berubah dan berbuah. Terjadi transformasi terus-menerus seperti yang dialami Petrus, Yohanes, atau Paulus. Transformasi memang tidak bisa kita sandarkan pada kekuatan kita saja. Kita harus terbuka dan mengandalkan kuasa Roh Kudus yang membimbing kita. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
“Lahir baru” bukanlah tekad sekali jadi. Lahir baru membutuhkan konsistensi dalam Roh untuk terus berubah ke arah Kristus.

Ayat Pendukung: Kej. 12:1-4a; Mzm. 121; Rm. 4:1-5, 13-17; Yoh. 3:1-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...