TIDAK LAYAK

Lukas 7:1-10

Belum ada komentar 94 Views

Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku. Sebab itu, aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi, katakan saja sepatah kata, dan hambaku itu akan sembuh. (Lukas 7:6c-7)

Seseorang dapat merasa tidak layak dalam dua makna. Pertama, ia merasa superior, sehingga merasa tidak perlu menanggapi orang yang dianggapnya lebih rendah. Atau sebaliknya, kedua, ia merasa berada di posisi yang lebih rendah sehingga merasa tidak sepantasnya orang lain menjumpainya—ia merasa inferior.

Kedua sikap ini tampak dalam kisah perjumpaan Yesus dengan seorang perwira Romawi. Situasinya sungguh menarik. Secara sosial, Yesus hanyalah seorang rabi pengajar Yahudi yang miskin, sedangkan perwira tersebut adalah seorang terhormat dan berpangkat tinggi dalam masyarakat, menduduki strata sosial yang tinggi. Namun, ketika Yesus mendatangi perwira itu untuk menyembuhkan hambanya, perwira tersebut menyatakan bahwa Yesus terlalu terhormat untuk dijumpai. Ia merasa dirinya terlalu hina untuk menerima kehadiran Yesus. Ini merupakan suatu kerendahan hati yang luar biasa dari seseorang yang berkedudukan tinggi di mata masyarakat.

Demikianlah seharusnya sikap seseorang ketika berhadapan dengan Tuhan. Seberapa pun hebat diri kita, sebesar apa pun keberhasilan yang kita capai, sesungguhnya kita teramat kecil di hadapan Tuhan. Sebenarnya, dalam kemahakuasaan-Nya, Tuhan tidaklah wajib menemui kita. Kita pun tidak layak sama sekali untuk menjumpai-Nya. Maka, apabila Ia berkenan menjumpai kita, tiada ungkapan lain yang patut selain syukur yang tak terperikan. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Sungguh, ya Tuhan, jikalau Engkau senantiasa berkenan menemui kami, hati kami dipenuhi dengan keharuan dan rasa bersyukur yang tak dapat kami gambarkan dengan kata-kata. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 51:4-8; Mzm. 121; Luk. 7:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Takut Atau Bimbang
    Yesaya 41:8-10
    Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau....
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....