Kunci Kebahagiaan

Mazmur 128

Belum ada komentar 87 Views

Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan-jalan-Nya! (Mazmur 128:1)

“Apa kriteriamu dalam mencari pasangan? Mama ingin mendapatkan menantu yang takut akan Tuhan. Kalau kaya dan pintar, ya puji Tuhan. Namun, yang utama adalah takut akan Tuhan.” Demikian pertanyaan sekaligus pernyataan yang dilontarkan seorang ibu kepada putrinya. “Carilah yang seperti papamu,” lanjutnya dengan tenang.

Takut akan Tuhan memang sebuah keutamaan. Jika Amsal mengatakan bahwa takut akan TUHAN adalah permulaan hikmat dan pengetahuan, pemazmur menyatakan bahwa takut akan TUHAN adalah kunci kebahagiaan. Orang yang berbahagia adalah orang yang mengetahui jalan-jalan TUHAN dan mengikutinya. Alhasil, hidupnya penuh keberkahan. Kebutuhan sehari- hari tercukupi, istri dan anak-anak hidup bahagia serta produktif, dan keluarga mereka memiliki masa depan. Mereka berumur panjang, dapat melihat cucu-cucu mereka, dan hidup penuh damai sejahtera. Semua ini adalah berkat bagi orang yang takut akan TUHAN.

Takut akan Tuhan harus menjadi pegangan kita dalam kehidupan. Bukan hanya untuk mencari pasangan atau menantu, seperti dalam cerita di atas, melainkan juga untuk membangun keluarga, karier, dan pekerjaan; bahkan saat kita memimpin di gereja maupun di mana pun. Takut akan Tuhan lahir dari iman bahwa Tuhan ada dan melihat kita, serta terus dipupuk dengan firman. Niscaya, hidup kita akan dipenuhi kebahagiaan dan damai sejahtera. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Hidup bahagia adalah dambaan, dan akan menjadi kenyataan jika kita bertekun dalam firman dan hidup penuh rasa hormat kepada Tuhan.

Ayat Pendukung: Bil. 21:4-9; Mzm. 128; Ibr. 3:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...