Tidak Menyimpang dari Kebenaran dan Kesetiaan

Tidak Menyimpang dari Kebenaran dan Kesetiaan

Yesaya 11:1-10

Belum ada komentar 97 Views

Perjuangan menegakkan kebenaran butuh kesetiaan. Betapapun tantangan dan rintangan menghadang, kita harus konsisten dengan komitmen yang kita ambil. Sikap yang inkonsisten, tebang pilih, pasti memudarkan pengharapan. Sebaliknya, konsistensi dalam perjuangan, apapun resikonya, akan selalu menyalakan api harapan.

Kita sungguh bersyukur, bahwa sang Raja damai adalah pribadi yang konsisten dalam perjuangannya mewujudkan syalom Allah. ‘Seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang’, kebenaran dan kesetiaan akan terus melekat dan mewarnai perjuangan sang Raja Damai. Meski gambaran damai itu sungguh utopis, dengan kesetiaanNya, kita boleh mempercayakan harapan kita.

Lalu bagaimana dengan perjuangan gereja sebagai umatNya di tengah dunia? Gambaran Raja Damai itu kiranya menyemangati kita untuk terus berjuang dengan konsisten. Mari ikatkan kebenaran dan kesetiaan di pinggang kita. Kita masuki Advent 2 dengan komitmen untuk setia memperjuangkan SyalomNya.

(rudjak, advent 2, 2013)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kesalehan yang Berbahaya
    Sasaran kritik Yesus yang paling tajam bukanlah orang yang tidak beragama, melainkan orang beragama, tepatnya para pemimpin agama. Bacaan...
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...