Spider Webs

Belum ada komentar 43 Views

Tahukah Saudara bahwa semua ciptaan terhubung satu dengan yang lainnya dengan ikatan relasi yang unik? Tidak percaya? Mari kita amati! Apakah kita terhubung dengan orang lain yang kita kenal saja? Tidak lho. Bahkan kita terhubung dengan jutaan orang yang tidak kita kenali. Lihatlah baju yang kita kenakan! Baju itu menghubungkan kita dengan banyak orang lain yang tidak kita kenal. Bagaimana tidak, baju yang kita kenakan itu mulai dari penanaman kapas, pemintalan benang, pembuatan kain, pewarna pakaian, distribusi jasa, sampai ke toko di mana kita membeli baju itu membuktikan bahwa kita terhubung dan membutuhkan orang lain. Tidak hanya dengan manusia, kita terhubung dengan ciptaan lain (binatang dan tumbuhan) bahkan dengan benda mati (batu, tanah, udara, matahari, dsb) dalam ikatan yang unik.

Relasi ini menciptakan ketergantungan dan pemberian pengaruh satu dengan yang lain. Dunia ini seperti jaring laba-laba yang sangat besar. Satu getaran di sudut terkecil dapat mengakibatkan perubahan dalam sisi yang lainnya. Hal ini sering dikenal dengan istilah ‘semesta mendukung’ dan ‘semesta terhubung’. Karena inilah setiap tindakan kita terhadap ciptaan lain dan dunia ini sangat penting untuk dipikirkan sebelum dilakukan.

Bacaan hari ini tentang lalang dan gandum. Dalam satu ladang yang sama, mereka tumbuh dan hidup serta saling mempengaruhi. Lalang tidak memberikan manfaat bahkan cenderung berdampak buruk. Sedangkan gandum adalah tanaman produktif yang dibutuhkan untuk memelihara kehidupan. Pilihan kita untuk hidup di dunia bersama dengan orang lain adalah menjadi lalang atau gandum? Pilihan yang lain adalah apakah kita akan mudah mendapat pengaruh buruk dan mengikutinya atau setia memberi pengaruh baik sampai akhir hidup? Apakah kita mau terus belajar menjadi gandum dan menjauhkan diri berubah menjadi lalang? Getarkan dunia dengan konsistensi hidup yang baik dan benar. Biarlah jaring laba-laba besar bernama dunia ini bergetar terus dalam kebaikan dan kebenaran. Jangan jemu! Meski acapkali kita jatuh dan tergoda, mari tetap mengarahkan hati kepada Allah! (BA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menunggu yang Bertanggung Jawab
    Matius 25:1-13
    Sepuluh gadis menanti kedatangan mempelai laki-laki. Ternyata mempelai itu datang terlambat. Sejak awal, Yesus menyebut lima di antara mereka...
  • Kesalehan yang Berbahaya
    Sasaran kritik Yesus yang paling tajam bukanlah orang yang tidak beragama, melainkan orang beragama, tepatnya para pemimpin agama. Bacaan...
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...