Rumah Tuhan, Rumah Damai

Mazmur 122

Belum ada komentar 131 Views

Aku bersukacita, ketika dikatakan kepadaku, “Mari kita pergi ke Rumah TUHAN”…. Oleh karena Rumah TUHAN, Allah kita, aku akan mengusahakan yang terbaik bagimu. (Mazmur 122:1,9)

Pergi ke rumah Tuhan seharusnya menjadi saat yang menyenangkan karena di sana kita tidak hanya beribadah kepada Tuhan, tetapi juga berjumpa dengan saudara-saudara seiman. Namun, kenyataan tidak selalu demikian.

Bagi pemazmur, Kota Yerusalem seharusnya menjadi kota yang penuh dengan damai sejahtera (shalom), keadilan, dan kesentosaan karena Allah bertakhta di sana. Doa dan harapan dinaikkan untuk Kota Yerusalem dalam semangat persaudaraan yang tinggi oleh para penghuni kota tersebut. Pemazmur tidak hanya berdoa dan berharap. Ia juga mau melakukan atau mengusahakan yang terbaik bagi kota itu. Namun, ternyata Kota Yerusalem tidak pernah menjadi kota yang dipenuhi damai sejahtera. Bahkan kota ini lebih sering menjadi kota berdarah, karena firman Allah sering kali tidak diwujudkan di sana.

Gereja dalam pengertian tertentu adalah juga rumah Tuhan karena gereja adalah tempat di mana umat beribadah kepada Allah dan berjumpa dengan saudara seiman. Namun, kita sering menemukan kenyataan bahwa di rumah Tuhan terjadi konflik, iri dengki, fitnah, dan kebencian. Hal ini tentu saja akan menghilangkan sukacita yang mestinya dialami oleh setiap orang yang masuk ke dalamnya. Kita dipanggil untuk melakukan yang terbaik agar dalam rumah Tuhan hadir kedamaian dan kehangatan cinta kasih. Dengan demikian setiap orang yang hadir di dalamnya akan merasakan kemuliaan Allah dan hangatnya persaudaraan di antara umat yang percaya kepada-Nya. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Jadikan kami sebagai orang-orang yang menghadirkan damai sejahtera dan sukacita dalam rumah-Mu, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Est. 8:1-17; Mzm. 122; Why. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berdiri Di Antara Hidup Dan Mati
    Bilangan 16:41-50
    Berkatalah Musa kepada Harun, “… Pergilah segera kepada umat itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, sebab murka TUHAN telah...
  • Allah Yang Mencintai Hukum
    Mazmur 99
    Engkau Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah...
  • Hidup Ini Untuk Apa?
    Yohanes 17:1-11
    Aku telah memuliakan Engkau di bumi dengan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan. (Yohanes 17:4) Seseorang yang...
  • Bersuara Sesuai Yang Didengar Dari Allah
    Yohanes 8:21-30
    “Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu. Tetapi, Dia yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar...
  • Kasih Karunia Yang Tak Pernah Habis
    Efesus 2:1-7
    Supaya pada masa yang akan datang la menunjukkan kepada kita kekayaan anugerah-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita...