Berdiri Di Antara Hidup Dan Mati

Bilangan 16:41-50

Belum ada komentar 92 Views

Berkatalah Musa kepada Harun, “… Pergilah segera kepada umat itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, sebab murka TUHAN telah berkobar, dan tulah sedang mulai” (Bilangan 16:46)

Bayangkan seorang petugas medis yang berlari ke tengah zona bencana, membawa perlengkapan seadanya, menghadapi asap dan reruntuhan demi menyelamatkan satu nyawa. Ia tahu risikonya besar, tetapi ia tetap maju karena sadar: jika ia tidak bertindak sekarang, akan lebih banyak orang mati. Tindakan seperti itu tidak hanya membutuhkan keberanian, tetapi juga belas kasih dan rasa tanggung jawab yang besar.

Bacaan hari ini mengisahkan bangsa Israel kembali memberontak. Murka TUHAN pun dinyatakan dalam bentuk tulah yang mematikan. Musa memerintahkan Harun untuk segera mengambil perbaraan dengan api dari mezbah dan ukupan, lalu berlari ke tengah-tengah jemaah untuk mengadakan pendamaian. Harun, sebagai imam, berdiri di antara orang-orang yang mati dan yang hidup, dan tulah pun berhenti. Hal ini merupakan gambaran kuat tentang imam yang bertindak sebagai perantara antara umat yang berdosa dan Allah yang kudus, dengan kesadaran penuh bahwa hanya pengampunan Allah yang dapat menyelamatkan.

Pada masa kini, di tengah dunia yang dilanda konflik, kebencian, dan dosa, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai, pengantara dalam doa, dan penyambung kasih karunia Allah kepada mereka yang terhilang. Seperti Harun, kita pun harus “berlari”—dalam doa, dalam pelayanan, dan dalam kasih—untuk membawa pengharapan dan keselamatan dari Tuhan kepada dunia di sekitar kita. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Di hadapan dosa dan maut, kasih yang sejati bisa menjadi jembatan untuk menuju pada hidup.

Ayat Pendukung: Bil. 16:41-50; Mzm. 99; 1 Ptr. 4:7-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...