Rendah Hati

Mazmur 149

Belum ada komentar 494 Views

Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. (Mzm. 149:4)

Seorang mahasiswa menyelesaikan studi S1 dengan predikat Cum Laude atau lulus dengan pujian. Namun, ia berkarakter tinggi hati. Ia selalu merasa pintar dan bisa segala-galanya. Ketika hendak masuk studi S2, nilai ujiannya buruk. Ia marah dan merasa digagalkan seorang dosen, padahal hasil ujiannya memang jelek. Pengalaman itu menyadarkannya untuk rendah hati.

Bacaan Mazmur hari ini menceritakan pekerjaan Tuhan yang memberi kemenangan kepada bangsa Israel karena mereka berlaku rendah hati di hadapan Allah. Mereka memercayai bahwa kuasa Allah yang bekerja sehingga mereka beroleh keselamatan. Sebaliknya, suku-suku bangsa dan raja-raja yang tidak merendahkan diri di hadapan Tuhan, mendapat hukuman yang setimpal. Hal ini hendak membuktikan bahwa Allah peduli kepada orang-orang yang rendah hati. Allah berkenan menolong mereka. Ada kuasa Allah yang bekerja dalam diri umat yang percaya kepada-Nya. Kuasa itu adalah Roh Allah yang menolong mereka untuk menjadi teladan dalam sikap hidup yang rendah hati.

Kesuksesan apa pun yang kita raih, baik materi, jabatan, gelar, status sosial dan sebagainya, semuanya berasal dari Allah; milik Allah; anugerah Allah. Tidak ada alasan untuk menyombongkan diri. Ingat, kesombongan adalah pintu masuk pada kejatuhan dan kegagalan. Pergumulan dan tantangan boleh mengadang, tetapi orang yang mengandalkan Tuhan dengan rendah hati tidak akan mendapat malu. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Sehebat-hebatnya manusia, pasti ada keterbatasan. Andalkan TUHAN dengan rendah hati, maka Ia akan menolong dan menyelamatkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 149; Kel. 11:1-10; Mat. 23:29-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Kebangkitan
    Lukas 24:44-53
    Kamulah saksi-saksi dari semuanya ini. (Lukas 24:48) Banyak kisah pekabaran Injil yang membuat kita terkesima. Para penginjil rela meninggalkan...
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...