Rendah Hati

Mazmur 149

Belum ada komentar 171 Views

Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. (Mzm. 149:4)

Seorang mahasiswa menyelesaikan studi S1 dengan predikat Cum Laude atau lulus dengan pujian. Namun, ia berkarakter tinggi hati. Ia selalu merasa pintar dan bisa segala-galanya. Ketika hendak masuk studi S2, nilai ujiannya buruk. Ia marah dan merasa digagalkan seorang dosen, padahal hasil ujiannya memang jelek. Pengalaman itu menyadarkannya untuk rendah hati.

Bacaan Mazmur hari ini menceritakan pekerjaan Tuhan yang memberi kemenangan kepada bangsa Israel karena mereka berlaku rendah hati di hadapan Allah. Mereka memercayai bahwa kuasa Allah yang bekerja sehingga mereka beroleh keselamatan. Sebaliknya, suku-suku bangsa dan raja-raja yang tidak merendahkan diri di hadapan Tuhan, mendapat hukuman yang setimpal. Hal ini hendak membuktikan bahwa Allah peduli kepada orang-orang yang rendah hati. Allah berkenan menolong mereka. Ada kuasa Allah yang bekerja dalam diri umat yang percaya kepada-Nya. Kuasa itu adalah Roh Allah yang menolong mereka untuk menjadi teladan dalam sikap hidup yang rendah hati.

Kesuksesan apa pun yang kita raih, baik materi, jabatan, gelar, status sosial dan sebagainya, semuanya berasal dari Allah; milik Allah; anugerah Allah. Tidak ada alasan untuk menyombongkan diri. Ingat, kesombongan adalah pintu masuk pada kejatuhan dan kegagalan. Pergumulan dan tantangan boleh mengadang, tetapi orang yang mengandalkan Tuhan dengan rendah hati tidak akan mendapat malu. [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Sehebat-hebatnya manusia, pasti ada keterbatasan. Andalkan TUHAN dengan rendah hati, maka Ia akan menolong dan menyelamatkan.

Ayat Pendukung: Mzm. 149; Kel. 11:1-10; Mat. 23:29-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Yang Menilai
    Mazmur 75
    “Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran.” (Mzm. 75:3) Dalam acara pencarian bakat, keberadaan juri penting....
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...