Rem Ketaatan

Matius 5:27-36

Belum ada komentar 33 Views

“Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.” (Mat. 5:30)

Setiap kendaraan mempunyai rem, yaitu alat untuk memperlambat atau untuk menghentikan gerakan atau putaran (kendaraan). Tujuan adanya rem pada kendaraan ialah supaya kecepatan kendaraan itu dapat dikendalikan dan atau dihentikan. Rem yang baik penting untuk menghindarkan kecelakaan.

Yesus, dalam rangkaian khotbah di bukit, pun menyerukan agar setiap pengikut-Nya memiliki “rem” dalam kehidupan mereka. Ia menggunakan anggota tubuh sebagai contoh untuk menolong para pengikut-Nya memahami maksud- Nya. Ia juga menambahkan beberapa larangan tambahan terkait perceraian dan sumpah palsu. Semua itu Yesus katakan agar para pengikut-Nya berhati-hati dengan setiap tingkah laku mereka. Yesus tidak bermaksud menakuti para murid dengan hukuman. Melainkan, Yesus mengajak mereka agar dapat mengendalikan diri mereka. Dengan mendengar perkataan Yesus, para pengikut-Nya dapat hidup dalam keselamatan Allah.

Demikian juga kita, para pengikut Kristus masa kini. Kita diajak untuk mendengarkan peringatan Yesus ini. Peringatan Yesus ini, bukanlah untuk menakut-nakuti kita, tetapi agar kita menjalani hidup dalam keselamatan Allah. Hidup menguasai diri; hidup menurut perintah Yesus memang tidak mudah dilakukan. Dibutuhkan kerendahan hati dan ketaatan untuk mendengar dan melaksanakan perintah Yesus. Mari kita belajar mendengarkan dan menaati-Nya dalam seluruh kehidupan kita. [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Tolonglah kami ya, Allah untuk mau mendengarkan peringatan-Mu agar kami dapat menjalani hidup dalam keselamatan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 55:2-16; Ayb. 15:1-35; Mat. 5:27-36
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...