Berbeda Standar

Yohanes 14:27-29

Belum ada komentar 59 Views

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan Aku memberi kepadamu tidak seperti dunia memberi. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yohanes 14:27)

Dunia memahami damai sejahtera dengan cara yang berbeda dari yang Allah maksudkan. Bagi dunia, damai sejahtera terjadi ketika tidak ada permasalahan, kondisi keuangan stabil, dan relasi berjalan harmonis. Damai sejahtera kerap dimaknai sebagai keadaan tanpa beban hidup. Sayangnya, standar yang digunakan dunia tersebut bersifat tidak kekal.

Dalam pengajaran-Nya, ketika Yesus hendak berpisah dengan para murid-Nya, Ia menyatakan bahwa damai sejahtera-Nya ditinggalkan bagi mereka. Dengan kata lain, ada model damai sejahtera yang berbeda dari yang dipahami oleh dunia. Damai sejahtera dari Kristus mengalir melalui kehadiran-Nya dalam keseharian hidup kita. Damai sejahtera ini tidak bergantung pada situasi, sebab berpusat pada relasi dengan Allah, Sang Raja Damai. Itulah sebabnya Yesus menasihati para murid agar tidak gelisah dan gentar hati, karena Ia berjanji untuk menyertai mereka.

Saudara, kestabilan hidup memang dapat mendatangkan ketenangan. Pada saat itulah hidup seolah mengalami damai sejahtera. Namun, hidup bersifat sangat dinamis. Ketika satu masalah terselesaikan, masalah lain dapat muncul. Itulah sebabnya Yesus menawarkan, bahkan memberikan, hal yang sangat penting, yaitu penyertaan- Nya. Penyertaan inilah yang mendatangkan damai sejahtera yang lestari. Oleh karena itu, jangan sampai kita keliru dalam menetapkan standar damai sejahtera. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Mengikut Yesus berarti berani untuk menerapkan standar berbeda dengan yang dipahami oleh dunia.

Ayat Pendukung:
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...