Mengingat Agar Tak Terjatuh

Ulangan 9:8-17

Belum ada komentar 45 Views

Di Horeb kamu sudah membangkitkan amarah TUHAN, bahkan TUHAN begitu murka kepadamu, sehingga Ia mau memunahkan kamu. (Ulangan 9:8)

Rudi suka berjalan-jalan di alam. Suatu kali, dalam pendakian ke Gunung Puntang, Rudi kehilangan arah. Di depannya terdapat semak belukar dan tidak ada jalan setapak maupun jejak kaki orang. Karena hari sudah mulai sore, Rudi memutuskan untuk turun kembali ke titik keberangkatan dengan mengikuti jejak kakinya sendiri. Menjelang hari gelap, Rudi tiba kembali di titik keberangkatan dan memutuskan untuk pulang ke rumah.

Bacaan hari ini merupakan ajakan Musa kepada bangsa Israel untuk melihat ke belakang, ke masa lalu. Di Gunung Horeb, saat bangsa Israel menantikan Musa yang sedang naik ke puncak gunung, mereka membuat patung anak lembu tuangan. Peristiwa ini merupakan kemurtadan massal. Musa mengajak mereka untuk mengingat kembali peristiwa tersebut. Allah hendak memunahkan Israel, bahkan menghapuskan nama mereka dari kolong langit. Akan tetapi, Allah tetap berbelas kasih. Ia tidak jadi memunahkan bangsa Israel. Namun, hal itu bukan berarti tidak ada konsekuensi dari dosa tersebut (lih. Kel. 32:35).

Dari kisah di atas, kita belajar tentang pentingnya menengok ke belakang, ke masa lalu. Tokoh Rudi dalam renungan ini menengok ke belakang dan menemukan jalan pulang. Demikian pula dengan kehidupan kita. Menengok ke belakang dan mengingat peristiwa di masa lalu menolong kita belajar dari pengalaman. Hal itu juga menolong kita agar tidak jatuh pada kesalahan yang sama. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Mengingat masa lalu bukanlah untuk tinggal di sana, melainkan untuk belajar berjalan lebih bijak ke masa depan.

Ayat Pendukung: Kej. 9:8-17; Mzm. 93; Kis. 27:39-44
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...