Rangkaian Kegiatan Natal Komisi Anak 2021

Belum ada komentar 3 Views

Selama bulan Desember ini, Komisi Anak mengadakan serangkaian kegiatan untuk menyambut dan memperingati Natal. Aktivitas ini tidak saja melibatkan Komisi Anak, tetapi juga merangkul kakak-kakak Mateto, Bapos Parakan Salak dan Komisi Senior.

Paket Natal/Boks Aktivitas Kalender Adven 2021
Komisi Anak mempersiapkan Paket Natal yang berisi aktivitas dan kalender yang digunakan bersama selama masa Adven. Setiap hari masa Adven, adik-adik diajak mengambil satu kartu yang sudah ditentukan untuk hari itu. Setiap kartu berisi sesuatu untuk dikerjakan. Ada saatnya mereka diminta untuk melakukan sesuatu, menjawab pertanyaan, atau melakukan aktivitas spesial. Setelah mengerjakannya, karton dapat dilipat dan dijepit pada frame kayu yang sudah disediakan dari tanggal 1 Desember sampai dengan hari Natal.

Adik-adik begitu antusias mengerjakan aktivitas kalender Adven ini. Ada yang memasang aktivitas tersebut sebagai hiasan di rumah atau di pohon Natal. Selain itu mereka juga belajar hal baru lainnya, seperti menanam tanaman atau membuat kreasi lainnya sesuai kreativitas masing-masing.

Kebaktian Umum 26 Desember 2021
Komisi Anak diberi kepercayaan untuk menjadi penanggung jawab pelaksanaan ibadah kebaktian umum pada tanggal tersebut. Seluruh rangkaian acara dikoordinasi oleh Komisi Anak. Adik-adik Sekolah Minggu juga ikut ambil bagian di dalamnya.

Perayaan Natal Gabungan Komisi Anak dan Komisi Senior
Ada sesuatu yang berbeda dan istimewa pada perayaan Natal tahun ini. Untuk pertama kalinya, Komisi Anak dan Komisi Senior mengadakan perayaan Natal gabungan. Acara yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom, merupakan kolaborasi antara kedua komisi tersebut. Kolaborasi tersebut antara lain:

  • Paduan Suara Efata dengan Paduan Suara Gabriel
  • Kidung Musik Keroncong dengan Asturias Guitar Ensemble
  • Paduan Suara 3 generasi (kakek, anak dan cucu) oleh Keluarga Pdt. Em. Agus Susanto
  • Menari Line Dance yang diikuti oleh oma, opa dan cucu
  • Kelompok Drama Ebenhaezer dengan Komisi Senior

Adapun drama yang berjudul “Kasih Melampaui Batas” menceritakan tentang perjumpaan kakek dan nenek dengan anak dan cucu mereka yang tinggal di Amerika. Mereka senang karena dapat berkumpul bersama menjelang Natal dan bertemu dengan cucu mereka. Namun mereka memiliki kendala bahasa, sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan sang cucu. Apa yang akan terjadi dalam pertemuan mereka? Apakah mereka akhirnya dapat berkomunikasi? Jangan lupa menyaksikan kolaborasi ini melalui zoom pada tanggal 29 Desember 2021.

Rangkaian kegiatan Natal ini terkait dengan tema Natal GKI Pondok Indah, “Beyond”. Melalui aktivitas atau kegiatan Kalender Adven, adik-adik diharapkan merasakan kasih dan sukacita Tuhan yang melampaui batas waktu, tempat dan pengertian kita. Mereka juga diminta untuk melampaui kebiasaan sehari-hari dengan melakukan tindakan baik dan membagikan kasih kepada orang lain.

Melalui kolaborasi dengan Komisi Senior, adik-adik diharapkan dapat melampaui batas umur, di mana mereka diberi kesempatan untuk berinteraksi, bukan hanya dengan anak sebaya, melainkan juga dengan opa dan oma. Melalui drama Natal, mereka dapat memetik pelajaran bahwa tidak ada batas umur untuk belajar, mengajar dan diajar. Selamat Hari Natal dan Tuhan Yesus memberkati. • (LL)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Antar Kita
  • Refleksi Panitia PASKA 2022
    Halo, Sahabat GKIPI … Tulisan berikut ini adalah rangkuman dari beberapa kesan dan refleksi yang disampaikan oleh kawan-kawan panitia...
  • KASUT, Bukan Hanya Sebuah Nama
    Pesatnya kemajuan teknologi internet dan begitu derasnya arus informasi yang tak terbendung lagi mengakibatkan banyak media konvensional cetak seperti...
  • Merangkai Injil di PULAU RUPAT
    I. Misi Yang Berkelanjutan Sudah sejak lama berbagai denominasi gereja hadir dan melakukan misi di Pulau Rupat. Selain melayani...
  • BEYOND
    “Wah, bener-bener Beyond banget emang nih!” Demikian kalimat yang bisa dikatakan menjadi canda, tetapi juga kenyataan sehari hari dalam...