Pikirkan Masak-Masak

Ulangan 23:21–24:4, 10-15

Belum ada komentar 50 Views

“… maka suaminya yang pertama, yang telah menyuruh dia pergi itu, tidak boleh mengambil dia kembali menjadi istrinya ….” (Ul. 24:4)

Salah satu ayat alkitab yang sangat berkesan bagi saya tentang pernikahan adalah, “Keduanya menjadi satu daging” (Kej. 2:24). Bayangkanlah tangan yang memiliki lima jari: jempol, telunjuk, jari tengah, manis dan kelingking. Kelima jari itu menunjukkan kesatuan yang utuh secara daging. Bayangkan bila telunjuk dipisahkan dari jempol. Apa yang akan terjadi? Luka. Darah mengucur. Seperti itulah perceraian. Secara faktual perceraian akan mencederai kedua belah pihak.

Sebagian orang beranggapan bahwa bacaan ini mendukung perceraian. Bukan. Teks ini bukan hendak mendukung perceraian, melainkan menjelaskan praktik-praktik yang terjadi di Israel pada masa itu. Maka, teks ini perlu dibaca dalam kerangka konteksnya. Laki-laki tidak diizinkan untuk menceraikan istrinya. Mengapa? Perceraian adalah tindakan permanen. Ketika memutuskan bercerai, lalu menikah dengan orang lain maka mereka tidak bisa bersatu kembali (ay. 24). Pemahaman terhadap konsekuensi perceraian diharapkan menolong suami dan istri untuk berpikir secara matang dan bijaksana dalam membuat pilihan dan keputusan untuk bercerai.

Mari kita memikirkan ulang bagaimana relasi kita dengan pasangan kita. Allah sudah membuat desain bagi manusia, yakni persatuan, bukan perceraian. Sebagaimana Kristus tidak akan menceraikan jemaat (kita), demikian juga kita dikehendaki tidak menceraikan pasangan kita. Perceraian berdampak buruk; mengakibatkan luka batin. Berpikirlah matang dan bijaksana sebelum membuat keputusan. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan ajar aku untuk mengasihi dan setia pada pasanganku.

Ayat Pendukung: Mzm. 119: 9-16; Ul. 23:21—24:4, 10-15; Yak. 2:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....