Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya

Yehezkiel 39:7-8, 21-29

Belum ada komentar 91 Views

Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka. (Yehezkiel 39:21)

Seorang karyawan dipecat karena mencemarkan nama baik perusahaan di media sosial. Tindakannya tampak sepele—sekadar komentar sarkastis—tetapi pimpinan menilai bahwa nama baik perusahaan adalah segalanya. Nama adalah reputasi, karakter, dan identitas. Dalam banyak budaya, kita memahami pentingnya menjaga nama baik. Jika manusia begitu menjaga nama, terlebih lagi Allah yang kudus.

Bangsa Israel mengalami pembuangan akibat ketidaksetiaan mereka kepada Allah. Peristiwa pembuangan tersebut memunculkan ejekan dari bangsa-bangsa lain, seolah-olah Allah Israel tidak berkuasa. Dalam bacaan ini, Allah berjanji untuk bertindak dengan mengalahkan musuh besar, yaitu Gog, yang memimpin koalisi sejumlah bangsa. Tindakan Allah bertujuan menyatakan kekudusan dan kemuliaan nama-Nya kepada bangsa-bangsa. Inilah pemulihan yang menyeluruh: relasi, identitas, dan kemuliaan, supaya bangsa-bangsa mengenal Dia sebagaimana adanya.

Kita hidup di tengah masyarakat majemuk yang sering menilai agama dari sikap para pemeluknya. Karena itu, bagaimana kita mencerminkan nama Tuhan dalam hidup? Apakah nama Tuhan dimuliakan melalui integritas di tempat kerja, kejujuran dalam bisnis, dan kasih dalam menghadapi konflik? Ataukah justru dinajiskan oleh kemunafikan dan sikap keras hati kita? Marilah kita menjadi pribadi yang membawa harum nama Tuhan, agar dunia mengenal Allah kita yang Mahakudus dan penuh kasih. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Dunia mengenal Allah dari cara kita hidup. Tunjukkanlah Dia layak dihormati.

Ayat Pendukung: Yeh. 39:7-8, 21-29; Mzm. 104:24-34, 35b; Rm. 8:26-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...