Persembahan Kristus Yang Tak Bercacat Bagi Allah

Ibrani 9:11-15

Belum ada komentar 2169 Views

… betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat …. (Ibr. 9:14)

Persembahan hewan kurban adalah ritus untuk penghapusan dosa bagi umat Israel, yang diatur dan ditetapkan dalam Perjanjian Lama. Upacara ini hanya boleh dilayankan oleh seorang imam sebagai pengantara antara manusia dan Allah, dengan mengurbankan seekor domba jantan atau lembu jantan. Setelah Yesus mati disalibkan, para murid-Nya menafsirkan kematian-Nya sebagai persembahan kurban untuk menghapus dosa umat-Nya.

Menurut surat Ibrani, Kristus sudah datang sebagai Imam Besar. Ia telah masuk satu kali untuk selamanya ke tempat kudus, bukan dengan membawa darah domba jantan atau darah anak lembu jantan, melainkan darah-Nya sendiri. Persembahan yang dibawa oleh-Nya sangat istimewa. Penulis Surat Ibrani menyebut Yesus sebagai Imam Besar yang agung. Surat Ibrani berulang kali menekankan jabatan Kristus sebagai Imam Besar sesudah kematian-Nya.

Sebagai buah dari persembahan Kristus, kita boleh secara langsung beribadah kepada Allah, tanpa pengantara lain mana pun. Kita juga menerima bagian kekal yang dijanjikan, yaitu pengampunan dosa. Selain itu, umat Perjanjian Baru sudah tidak perlu lagi membawa persembahan hewan kurban. Pengurbanan tubuh dan darah Kristus hanya satu kali dan berlaku untuk selamanya. Kita hanya dapat berkata: Syukur bagi Allah atas karya Kristus yang sudah menyelamatkan umat-Nya dan semua orang yang percaya pada-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Syukur bagi Allah harus kita nyatakan dalam seluruh hidup melalui kata dan perbuatan kita.

Ayat Pendukung: Yes. 42:1-9; Mzm. 36:6-12; Ibr. 9:11-15; Yoh. 12:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...