PENGHARAPAN

Mazmur 123

Belum ada komentar 378 Views

Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga. (Mzm. 123:1)

Saat psikiater Yahudi, Viktor Frankl, ditahan oleh Nazi pada Perang Dunia II, ia kehilangan seluruh harta milik dan keluarganya. Ia menulis, “Aku harus mengalami dan mengatasi kehilangan spiritualitas kanak-kanakku. Sekarang tampaknya tidak ada satu pun dan seorang pun yang akan menyelamatkan aku! Aku bergumul dengan pertanyaan tentang apakah di tengah kondisi yang seperti ini kehidupanku sama sekali tidak bermakna.” Hasil pergumulannya itu dituangkannya dalam buku Man’s Search for Meaning.

Tekanan atau penderitaan hidup yang berat memang sering kali membuat kita bertanya-tanya tentang makna hidup, bahkan juga tentang keberadaan dan kekuatan Allah. Mazmur 123 menggambarkan kondisi umat yang telah lama menderita. Begitu beratnya penderitaan mereka sehingga seakan-akan tidak ada satu pun yang bisa melepaskan mereka. Meskipun demikian, sang pemazmur yakin bahwa Allah adalah Raja Surga yang tidak ada tandingannya dan Ia mampu menyelamatkan mereka. Mungkin mereka harus menunggu lama dalam menantikan datangnya pertolongan, namun demikianlah pengharapan mereka diuji. Itu sebabnya sang pemazmur memusatkan diri hanya kepada Allah. Ia bahkan seolah membujuk Allah untuk segera mengintervensi penderitaan umat dan menyelamatkan mereka.

Sebuah harapan dan keyakinan akan Allah memang bisa menjadi kekuatan yang besar dalam diri seseorang. Kiranya, harapan ini pula yang selalu kita hidupkan dalam diri kita. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Pengharapan menjadikan hidup ini bermakna.

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Hak. 2:6-15; Why. 16:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...