Menjalani Hidup Adalah Pilihan

Yesaya 26:7-15

Belum ada komentar 842 Views

Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam …. (Yes. 26:9)

Nabi Yesaya, sebagaimana pemazmur (Mzm. 1), melihat manusia dalam dua kategori, yaitu: orang benar dan orang fasik. Orang benar adalah orang yang berjalan di jalan rintisan TUHAN, sehingga “jejaknya lurus.” Jejak lurus menggambarkan bekas yang dikerjakannya adalah baik, berbuah dan menjadi berkat. Mereka akan hidup bertambah dan negerinya diperluas.

Sikap nabi berbeda terhadap orang fasik. Nabi Yesaya geram dan mengharapkan TUHAN menghukum orang fasik. Orang fasik, yakni mereka yang tidak memandang tangan TUHAN yang terangkat dan tidak takut hukum yang berlaku, tidak perlu dikasihani. Sikap mengasihani orang fasik hanya membuat mereka tidak belajar bagaimana berlaku benar.

Jika, kata orang, hidup ini adalah kesempatan, maka kesempatannya adalah untuk memilih. Pada kita ada pilihan. Pilihannya adalah hidup sebagai orang benar atau orang fasik. Memilih “tuan-tuan lain yang berkuasa” atau memilih TUHAN yang memelihara. Orang benar, karena berjalan di jalan yang dirintis Allah, mereka akan hidup selamanya dengan damai sejahtera. Sedangkan orang fasik akan punah. Kesulitannya adalah pada memilih. Kita sering terjebak pada tawaran dan iming-iming. Seseorang harus teguh dalam menentukan pilihan, agar hidup tak sia-sia. Maka, baiklah kita melihat bahwa dia yang mencintai hidup akan memilih hidup sebagai orang benar. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Tuntunlah saya untuk memilih jalan-Mu dengan takut pada hukum-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 27; Yes. 26:7-15; Kis. 2:37-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Komitmen Iman
    Lukas 6:17-26
    Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak...
  • KESETIAAN
    Rut 2:1-16
    Kiranya TUHAN membalas perbuatanmu. Kiranya upahmu sepenuhnya dikaruniakan oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung....
  • Hakikat dan Fungsi Kita
    Matius 5:13-20
    Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang...
  • Percaya Kepada Pemeliharaan Allah
    Mazmur 37:1-17
    Serahkanlah jalanmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, maka Ia akan bertindak; Ia akan menerbitkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu...
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...