Menjalani Hidup Adalah Pilihan

Yesaya 26:7-15

Belum ada komentar 88 Views

Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam …. (Yes. 26:9)

Nabi Yesaya, sebagaimana pemazmur (Mzm. 1), melihat manusia dalam dua kategori, yaitu: orang benar dan orang fasik. Orang benar adalah orang yang berjalan di jalan rintisan TUHAN, sehingga “jejaknya lurus.” Jejak lurus menggambarkan bekas yang dikerjakannya adalah baik, berbuah dan menjadi berkat. Mereka akan hidup bertambah dan negerinya diperluas.

Sikap nabi berbeda terhadap orang fasik. Nabi Yesaya geram dan mengharapkan TUHAN menghukum orang fasik. Orang fasik, yakni mereka yang tidak memandang tangan TUHAN yang terangkat dan tidak takut hukum yang berlaku, tidak perlu dikasihani. Sikap mengasihani orang fasik hanya membuat mereka tidak belajar bagaimana berlaku benar.

Jika, kata orang, hidup ini adalah kesempatan, maka kesempatannya adalah untuk memilih. Pada kita ada pilihan. Pilihannya adalah hidup sebagai orang benar atau orang fasik. Memilih “tuan-tuan lain yang berkuasa” atau memilih TUHAN yang memelihara. Orang benar, karena berjalan di jalan yang dirintis Allah, mereka akan hidup selamanya dengan damai sejahtera. Sedangkan orang fasik akan punah. Kesulitannya adalah pada memilih. Kita sering terjebak pada tawaran dan iming-iming. Seseorang harus teguh dalam menentukan pilihan, agar hidup tak sia-sia. Maka, baiklah kita melihat bahwa dia yang mencintai hidup akan memilih hidup sebagai orang benar. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Tuntunlah saya untuk memilih jalan-Mu dengan takut pada hukum-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 27; Yes. 26:7-15; Kis. 2:37-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....