Mengasihi Orang Asing

Kejadian 18:1-8

Belum ada komentar 67 Views

Biarlah diambil air sedikit, basuhlah kakimu dan beristirahatlah di bawah pohon ini. (Kejadian 18:4)

Hospitalitas atau keramahtamahan merupakan kearifan yang perlu dipupuk dan dipraktikkan dalam kehidupan saat ini yang sarat dengan hostilitas atau kebencian. Sebuah survei memperlihatkan bahwa di banyak sekolah terdapat banyak guru yang mengajarkan naradidik mereka untuk berlaku intoleran. Ini adalah potret yang mencemaskan.

Abraham dalam bacaan ini memperlihatkan kearifan ketimuran yang begitu hormat pada orang asing. Abraham tidak mengenal ketiga orang yang kebetulan melewati depan kemah mereka, tetapi Abraham menawarkan supaya orang-orang asing itu mampir. Ia memberikan air agar mereka dapat membasuh kaki, lalu menjamu mereka dengan makanan dan minuman yang spesial. Abraham sama sekali tidak menaruh curiga dan takut kepada mereka. Abraham justru memperlihatkan sikap terbuka di dalam menyambut orang asing. Sikap Abraham ini tentu berisiko. Namun dalam kasihnya, ia merangkul orang asing dan memberikan hal terbaik yang bisa ia lakukan. Sikap baik ini rupanya berbalaskan kebaikan dan kasih dari orang-orang asing itu kepadanya.

Dalam dinamika hidup di Indonesia yang sarat dengan kebencian dan praktik intoleransi kepada orang asing dan orang yang berbeda, kita membutuhkan kasih yang radikal. Hospitalitas terhadap orang asing adalah praktik baik yang perlu kita pupuk dan semai, sekalipun berisiko. Kebaikan kita bisa saja dibalas dengan kejahatan. Namun, kasih yang radikal itulah yang mampu memutus prasangka dan kebencian. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Mengasihi merupakan tindakan berisiko. Namun, kasih yang tulus kepada orang asing menjadi oase yang kita butuhkan dewasa ini.

Ayat Pendukung: Kej. 18:1-8; Mzm. 30; Luk. 14:12-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...
  • Percaya Bukan Sekadar Tahu
    Yohanes 3:31-36
    “Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak,...
  • Berdiri Di Antara Hidup Dan Mati
    Bilangan 16:41-50
    Berkatalah Musa kepada Harun, “… Pergilah segera kepada umat itu dan adakanlah pendamaian bagi mereka, sebab murka TUHAN telah...
  • Allah Yang Mencintai Hukum
    Mazmur 99
    Engkau Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah...