MEMANUSIAKAN MANUSIA

Lukas 2:1-14, 15-20

Belum ada komentar 225 Views

… dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan …. (Luk. 2:7)

Setiap kali kita merayakan Natal, kita tidak pernah lupa meletakkan sebuah palungan di pusat dekorasi Natal. Namun, palungan yang kita pakai sebagai dekorasi natal adalah palungan imitasi. Memang ada kayu, bambu, dan jerami kering di sana, tetapi tidak ada sisa-sisa makanan binatang yang menjijikkan. Tidak ada pula kotoran binatang yang bau, atau kutu binatang yang merayap di sana sini.

Yesus tidak lahir dalam palungan imitasi. Ia lahir di palungan asli yang kotor dan menjijikkan. Dengan itu, Ia ingin menunjukkan solidaritasnya pada mereka yang tersisih dan disingkirkan, tidak pernah diajak jalan-jalan, dan tidak pernah diundang menghadiri pesta di hotel-hotel mewah. Seandainya Ia lahir di Bait Allah yang suci atau di istana Raja Herodes yang mewah, maka para gembala tidak mungkin hadir menemui-Nya. Inilah cara Tuhan memanusiakan manusia. Ia menjadikan hidup-Nya bagian dari kehidupan manusia dan hidup manusia bagian dari kehidupan-Nya.

Pertanyaan yang harus kita renungkan ialah apakah kita sudah mengikuti teladan-Nya? Setiap hari kita mungkin bertemu dengan tukang kebun atau karyawan cleaning service di kantor, atau bertemu ibu-ibu penjual makanan di depan pagar gereja; setiap minggu kita mungkin bertemu dengan saudara-saudara seiman yang berbaju lusuh. Lantas, apakah kita benar-benar tahu siapa mereka? Kain lampin dan palungan adalah lambang dari orang-orang ini. Sudahkah kita memanusiakan mereka? [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Palungan Hina, mampukan kami meneladani cinta kasih-Mu untuk memanusiakan orang-orang kecil. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 9:1-6; Mzm. 96; Tit. 2:11-14; Luk. 2:1-14, (15-20)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...