KEMBALILAH!

Mazmur 90

Belum ada komentar 177 Views

Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” (Mzm. 90:3)

Martin Heidegger, seorang filsuf asal Jerman, pernah menyatakan, “The Dasein is a being towards death.” Martin Heidegger kurang lebih hendak mengatakan bahwa manusia sejak lahir di dunia sudah menuju kepada kematian. Rasanya, tak berlebihan ketika Heidegger menyatakan hal tersebut. Apa yang dinyatakan adalah buah dari perenungan yang mendalam. Mari kita mengakui betapa kecilnya manusia, hanya setitik debu di permukaan butiran kecil bernama planet Bumi. Lalu, kita yang kecil ini hadir di dunia dalam bermacam keseharian, pergulatan hidup, suka dan duka. Kita juga menyaksikan betapa banyak peristiwa kekerasan yang bisa menerpa kita, kapan pun dan di mana pun.

Kita mengimani betapa pun kita ini sangat kecil dan rentan, kita adalah buatan tangan Allah yang dicintai-Nya. Karena kita dicintai-Nya maka kita yang kecil dan terbatas ini, seharusnya makin merasa kagum dan menghormati setiap kehidupan; tidak memandang remeh kehidupan setiap anak manusia.

Kita yang dicintai-Nya ini pun menyadari bahwa setiap anak manusia yang lahir dan bertumbuh, berkarya dan memberi makna pada kehidupan yang dijalani juga akan mati. Namun, kematian anak manusia adalah panggilan kembali pulang kepada Allah yang mencintai kita. Ia berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Allah yang mencintai kami yang rentan dan fana ini, tolong agar kami memberi makna pada kehidupan yang Engkau karuniakan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 90; Yes. 1:24-31; Luk. 11:29-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Check dan Recheck
    Yohanes 7:40-52
    “Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dilakukannya?” (Yohanes 7:51)...
  • Ungkapan Syukur: Memberi Yang Terbaik
    Keluaran 23:14-19
    Yang terbaik dari buah sulung tanahmu haruslah kaubawa ke Rumah TUHAN, Allahmu….(Keluaran 23:19a ) Urusan memberi persembahan tentu bukan...
  • Hidup Dalam Taurat Tuhan
    Mazmur 19
    Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. (Mazmur 19:8)...
  • Pikiran Jahat
    Matius 9:2-8
    Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat dalam hatimu?” (Matius 9:4) Dalam kehidupan kita,...
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...