Kebenaran Yang Membawa Hidup

1 Korintus 15:12-20

Belum ada komentar 59 Views

Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. (1Kor. 15:20)

Tidak semua hal mampu kita telaah dan jelaskan dengan logika. Tetapi, bukan berarti yang tidak dapat dijelaskan dengan rasio itu menjadi tidak nyata dan tidak berarti. Misalnya begini, kita tahu tentang warna merah, tetapi tidak lantas menjadi mudah untuk menjelaskan tentang warna merah kepada orang lain.

Kehidupan setelah kematian yang dialami Kristus menjadi jaminan bagi setiap orang percaya untuk mengalami kehidupan setelah kematian menjemput. Kemenangan iman ini membuat setiap orang percaya tidak takut dalam menghadapi kematian. Bukan hanya itu, hidup yang dijalankan pun kini mendapat isi yang bermakna, sebab menjadi hidup yang mengikuti cara Kristus hidup. Kita mendapatkan pegangan yang kokoh bahwa hidup yang mengikuti Kristus tidak akan berakhir kepada kebinasaan, tetapi pada kehidupan yang abadi dalam kasih karunia Allah yang rahimi dan rahmani.

Sampai saat ini, masih banyak orang yang menyangsikan kebangkitan Kristus. Orang-orang itu tidak mau mencermati kekayaan iman secara utuh. Rasio dan materi begitu dipentingkan, sehingga abstraksi, bahasa, dan pemaknaan spiritual yang jelas-jelas tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia justru disangkali. Bagaimana dengan kita? Apakah kita mau menerima kebenaran yang membawa kehidupan melalui kebangkitan Yesus Kristus? Atau, kita hanya mengandalkan kemampuan logika saja dalam menjalankan hidup ini? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya, Allah, tuntunlah diriku untuk berjalan mengikuti Kristus, sebab melalui-Nya sajalah ada kebenaran dan kehidupan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 114; Hak. 6:36-40; 1Kor. 15:12-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....