Kebahagiaan Dari Tuhan

Yesaya 48:12-21

Belum ada komentar 52 Views

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah ….” (Yes. 48:18)

Banyak yang mengatakan bahwa bahagia adalah ketika kita memiliki banyak harta. Ada juga yang menyebut bahagia terjadi, jika memiliki jabatan tinggi dan dihormati banyak orang. Tapi, sungguhkah semua itu membuat kita bahagia?

Bangsa Israel merasa begitu tertekan selama masa pembuangan. Banyak peristiwa telah mereka alami dan membuat mereka terpuruk. Namun, Tuhan berjanji bahwa Dia akan memulihkan Israel dengan kekuatan-Nya. Dia akan mengajarkan hal-hal yang berfaedah kepada mereka, dan akan menuntun langkah hidup mereka. Dengan kekuatan- Nya, Allah menebus Israel, bahkan Allah akan membuat Israel menjadi bangsa yang besar. Damai sejahtera dan kebahagiaan akan diterima oleh bangsa Israel dengan berlimpah. Hanya saja, bangsa Israel harus bersedia mendengarkan Allah dan memperhatikan perintah-perintah-Nya. Jika mereka menaati Tuhan, maka mereka akan diberkati dengan damai sejahtera dan kebahagiaan yang tidak akan berkesudahan.

Apakah yang menjadi tolok ukur kebahagiaan kita saat ini? Apakah uang, jabatan, harta, atau hal-hal semacam itu? Ingatlah, semua itu hanya merupakan kebahagiaan sesaat dan semu. Hanya Tuhanlah yang mampu memberi damai sejahtera dan kebahagiaan kekal, yang tidak akan bisa diberikan oleh dunia. Kita hanya perlu peka mendengar suara panggilan Tuhan, berpegang pada perintah-Nya; menaati-Nya. [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Peganglah terus perintah Tuhan sehingga kita dapat menemukan kebahagiaan yang Ia sediakan bagi kita!

Ayat Pendukung: Mzm. 40:6-17; Yes. 48:12-21; Mat. 9:14-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tergelincir
    Bilangan 20:1-13
    “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan- Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak...
  • Kebahagiaan
    Yesaya 48:17-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Benci Dusta
    Mazmur 119:97-104
    Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. (Mzm. 119:104) Padatahun 2018, sejumlah media massa...
  • Berserah Itu Indah
    Bilangan 11:1-9
    Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya...
  • Mengingat Masa Lalu
    Keluaran 16:31-35
    “Ambillah segomer penuh untuk disimpan turun-temurun, supaya keturunan mereka melihat roti yang Kuberi kamu makan di padang gurun, ketika...
Kegiatan