Jangan Menindas Orang Lain

Ulangan 24:17–25:4

Belum ada komentar 190 Views

Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak yatim; juga janganlah engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai. (Ul. 24:17)

Kata setimpal digunakan untuk menunjukkan keseimbangan atau kesesuaian. Misalnya, upah sesuai pekerjaan. Begitu pula dengan hukuman. Hukuman dikatakan setimpal, jika ganjaran yang diberikan jumlah dan bentuknya setara dengan kesalahannya.

Bangsa Israel pernah menjadi budak di Mesir; bangsa Israel pernah kehilangan hak-haknya ketika berada di bawah kekuasaan Mesir. Karena itu, umat Israel diingatkan untuk tidak berperilaku seperti ketika mengalami perbudakan. Bila terjadi perselisihan, maka cara tepat untuk menyelesaikannya adalah melalui pengadilan. Jika pada akhirnya seseorang harus dipukul sebagai hukuman maka hukuman itu harus pas, tidak boleh kurang atau lebih. Ini menegaskan bahwa Allah menghendaki kebenaran diungkapkan dan keadilan ditegakkan. Allah tidak ingin ketika Israel menjadi bangsa yang bebas, maka bangsa Israel menjadi penjajah bagi orang yang lemah; Allah tidak ingin bangsa Israel menindas orang lain dan merebut haknya.

Allah juga tidak ingin bangsa lain menjadi menderita karena keberhasilan bangsa Israel. Jika yang jahat dibalas dengan yang jahat, maka persoalan tidak akan pernah selesai. Bangsa Israel yang dahulu diperbudak dan ditindas, diminta untuk berlaku tidak semena-mena. Ini menunjukkan pada kita bahwa penyelesaian masalah yang baik, bukanlah dengan membalas sesuka hati, melainkan melalui pengadilan supaya adil. Selesaikanlah masalah dengan cara baik, adil. Jangan menindas hak orang lain! [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Menindas orang lain bukanlah cara mewujudkan keadilan. Buatlah pengadilan yang bersih agar keadilan dapat terwujud!

Ayat Pendukung: Mzm. 15; Ul. 24:17—25:4; 1Tim. 5:17-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....