Home Sweet Home

Rut 1:16-18

Belum ada komentar 8 Views

“… dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku ….” (Rut 1:16)

Rumah bukanlah sekadar tempat tinggal. Rumah idealnya adalah suasana di mana kita dapat merasa nyaman dan terlindung. Sebuah rumah yang penghuninya saling menyakiti dan mengancam, bukanlah sebuah rumah lagi. Karenanya, sebuah ungkapan mengatakan home sweet home. Ungkapan itu hendak mengingatkan untuk menjadikan rumah kita sebagai tempat yang nyaman dan  menyenangkan.

Naomi mendesak kedua menantunya untuk pulang ke rumah ibu mereka masing-masing. Desakan dan penjelasan Naomi membuat Orpa mengerti dan Orpa pun pulang. Orpa pulang “… kepada bangsanya dan kepada para allahnya …” (ay. 15). Bangsa Moab memang memiliki banyak sesembahan sebagai allah mereka. Berbeda dengan Orpa, Rut tetap tinggal. Rut telah menemukan sebuah rumah yang baru. Moab bukan lagi tempat tinggalnya, demikian pula bukan Betlehem- Yehuda yang belum pernah didatanginya. Rumah bagi Rut adalah tempat di mana Naomi berada. Rut menemukan sebuah kenyamanan bersama dengan mertuanya itu. Dengan demikian, Naomi telah membuat Rut mengenal Allah yang sejati. Rut pun menemani Naomi pergi untuk  pulang.

Kiranya Tuhan menjadikan diri kita seperti Naomi; menjadi rumah yang nyaman bagi orang lain yang membutuhkan. Sehingga, kita bisa membuat orang lain merasakan kasih dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan  mereka. (Pdt. Novita Sutanto)

DOA:

Tuhan, jadikan kami seperti rumah yang nyaman untuk keluarga dan sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; Rut 1:6-18; 2Ptr. 3:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Tidak Memandang Muka
    Galatia 2:1-10
    Dan mengenai mereka yang dianggap terpandang itu – bagaimana kedudukan mereka dahulu, itu tidak penting bagiku, sebab Allah tidak...
  • Firman Allah, Bukan Pendapat Manusia
    Galatia 1:11-24
    Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus....
  • Kebahagiaan Dari Tuhan
    Yesaya 48:12-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Persembahan Tidak Membawa Keselamatan
    Ibrani 10:1-4
    Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu...
  • Tekun Walau Kurang Mengerti
    Kisah Para Rasul 8:26-40
    Jawabnya: “Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?” Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di...
Kegiatan