Home Sweet Home

Rut 1:16-18

Belum ada komentar 695 Views

“… dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku ….” (Rut 1:16)

Rumah bukanlah sekadar tempat tinggal. Rumah idealnya adalah suasana di mana kita dapat merasa nyaman dan terlindung. Sebuah rumah yang penghuninya saling menyakiti dan mengancam, bukanlah sebuah rumah lagi. Karenanya, sebuah ungkapan mengatakan home sweet home. Ungkapan itu hendak mengingatkan untuk menjadikan rumah kita sebagai tempat yang nyaman dan  menyenangkan.

Naomi mendesak kedua menantunya untuk pulang ke rumah ibu mereka masing-masing. Desakan dan penjelasan Naomi membuat Orpa mengerti dan Orpa pun pulang. Orpa pulang “… kepada bangsanya dan kepada para allahnya …” (ay. 15). Bangsa Moab memang memiliki banyak sesembahan sebagai allah mereka. Berbeda dengan Orpa, Rut tetap tinggal. Rut telah menemukan sebuah rumah yang baru. Moab bukan lagi tempat tinggalnya, demikian pula bukan Betlehem- Yehuda yang belum pernah didatanginya. Rumah bagi Rut adalah tempat di mana Naomi berada. Rut menemukan sebuah kenyamanan bersama dengan mertuanya itu. Dengan demikian, Naomi telah membuat Rut mengenal Allah yang sejati. Rut pun menemani Naomi pergi untuk  pulang.

Kiranya Tuhan menjadikan diri kita seperti Naomi; menjadi rumah yang nyaman bagi orang lain yang membutuhkan. Sehingga, kita bisa membuat orang lain merasakan kasih dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan  mereka. (Pdt. Novita Sutanto)

DOA:

Tuhan, jadikan kami seperti rumah yang nyaman untuk keluarga dan sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; Rut 1:6-18; 2Ptr. 3:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Lebih Dari Sekadar Kata
    Matius 6:7-15
    Jadi, janganlah seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. (Matius 6:8) Ada seorang...
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...