Home Sweet Home

Rut 1:16-18

Belum ada komentar 97 Views

“… dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku ….” (Rut 1:16)

Rumah bukanlah sekadar tempat tinggal. Rumah idealnya adalah suasana di mana kita dapat merasa nyaman dan terlindung. Sebuah rumah yang penghuninya saling menyakiti dan mengancam, bukanlah sebuah rumah lagi. Karenanya, sebuah ungkapan mengatakan home sweet home. Ungkapan itu hendak mengingatkan untuk menjadikan rumah kita sebagai tempat yang nyaman dan  menyenangkan.

Naomi mendesak kedua menantunya untuk pulang ke rumah ibu mereka masing-masing. Desakan dan penjelasan Naomi membuat Orpa mengerti dan Orpa pun pulang. Orpa pulang “… kepada bangsanya dan kepada para allahnya …” (ay. 15). Bangsa Moab memang memiliki banyak sesembahan sebagai allah mereka. Berbeda dengan Orpa, Rut tetap tinggal. Rut telah menemukan sebuah rumah yang baru. Moab bukan lagi tempat tinggalnya, demikian pula bukan Betlehem- Yehuda yang belum pernah didatanginya. Rumah bagi Rut adalah tempat di mana Naomi berada. Rut menemukan sebuah kenyamanan bersama dengan mertuanya itu. Dengan demikian, Naomi telah membuat Rut mengenal Allah yang sejati. Rut pun menemani Naomi pergi untuk  pulang.

Kiranya Tuhan menjadikan diri kita seperti Naomi; menjadi rumah yang nyaman bagi orang lain yang membutuhkan. Sehingga, kita bisa membuat orang lain merasakan kasih dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan  mereka. (Pdt. Novita Sutanto)

DOA:

Tuhan, jadikan kami seperti rumah yang nyaman untuk keluarga dan sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 146:5-10; Rut 1:6-18; 2Ptr. 3:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...