Ditemukan Kristus

Lukas 19:1-10

Belum ada komentar 13 Views

“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Luk. 19:10)

 Jika kita mengalami atau mendengar pengalaman orangtua terpisah dengan anak di keramaian, maka kita dapat mengetahui bahwa orangtua merasa cemas. Orangtua pun mencari anaknya, sendiri maupun dengan bantuan petugas keamanan. Harapan orangtua adalah segera menemukan anaknya. Bukan hanya orangtua, saat terpisah, anak pun mengalami rasa takut tak dapat bertemu kembali dengan orangtuanya.

Zakheus mengerti bahwa pekerjaannya sebagai pengumpul pajak Romawi berjalan dengan tidak benar. Ia mengambil biaya pajak lebih tinggi dari yang seharusnya dikutip. Ia menjalankannya dengan pemerasan dan banyak orang menjadi kesal dibuatnya. Namun, ia tak tahu apa yang harus dilakukan dengan hidupnya itu. Sampai suatu ketika, ia mendengar bahwa Yesus datang ke Yeriko. Ia rindu berjumpa Kristus. Ia ingin mengalami sesuatu dengan Yesus. Ia berjuang menaiki pohon agar ia dapat melihat Yesus. Yesus melihat dia dan memintanya untuk turun. Pengalaman dilihat Kristus dan rencana kunjungan Yesus ke rumahnya, membawa Zakheus pada pertobatan. Ia mau hidup benar. Ia menyatakan tindakan pertobatannya dengan melakukan hal yang baik (ay. 8). Yesus menemukan Zakheus.

Pengalaman ditemukan Tuhan Yesus adalah pengalaman yang luar biasa. Kristus selalu ingin menemukan kita. Ia mau mengajak kita melakukan pertobatan yang serius; meninggalkan hidup yang lama. (Pdt. Budiman)

 

REFLEKSI:

Menjadi pribadi yang lebih baik dengan meninggalkan cara hidup yang lama.

Ayat Pendukung: Yes. 1:10-18; Mzm. 32:1-7; 2Tes. 1:1-4, 11-12; Luk. 19:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memandang Allah
    Roma 1:18-25
    Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah … Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati...
  • Kasih Setia Allah
    Ayub 25:1-6
    “Bagaimana manusia benar di hadapan Allah ….” (Ayb. 25:4) Dapatkah manusia yang terbatas memahami realitas hidup dengan benar? Apa...
  • Mensyukuri Kesempatan
    Ayub 21:1,17-34
    “Betapa sering pelita orang fasik dipadamkan ….” (Ayb. 21:17) Adakalanya kita dilanda rasa kecil hati, ketika kita melihat orang...
  • Berharap
    Mazmur 123
    Kepada-Mu aku melayangkan mataku …. (Mzm. 123:1) “Harapan itu membuat kita hidup.” Demikian penggalan tulisan Victor Frankl, seorang psikiater...
  • Hidup Setelah Kematian
    Lukas 20: 27-38
    “Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.” (Luk. 20:38) Kehidupan...
Kegiatan