Bukan Yohanes, Tetapi Yesus

Yoh. 1:29-42

Belum ada komentar 43 Views

Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. (Yoh. 1:30)

Jika ada kesempatan untuk menjadi terkenal, maka sangat mungkin kita akan mengambil kesempatan itu. Jika ada peluang untuk menjadi terkenal, maka mungkin kita akan langsung memanfaatkannya. Tetapi, berbeda dengan kebanyakan orang, hal ini tidak berlaku bagi Yohanes Pembaptis.

Yohanes disebut pembaptis karena pekerjaannya adalah membaptis. Selain itu, Yohanes bertugas menyiapkan jalan bagi pelayanan Mesias. Ada yang bertanya siapakah Yohanes itu? Bahkan, ada yang menduga bahwa ia adalah Yesus. Yohanes Pembaptis memiliki kesempatan untuk menjadi lebih terkenal dari Yesus. Tetapi, Yohanes tidak menggunakan kesempatan itu. Di sini dapat kita lihat, betapa rendah hati dan taatnya Yohanes Pembaptis. Dia tidak membesar-besarkan dirinya, melainkan Yesus semata. Dia tidak mengaku-ngaku sebagai Mesias, melainkan bersaksi bahwa Yesuslah Tuhan dan Juruselamat. Kerendahan hati Yohanes semakin nyata ketika mengatakan, “Membuka tali kasut-Nya pun, aku tidak layak.”

Yohanes Pembaptis tidak tergoda untuk menjadi lebih terkenal, meskipun kesempatan itu ada. Yohanes mengajari kita untuk tidak lupa diri, melainkan menyadari bahwa kita adalah hamba Tuhan. Pencapaian kita adalah anugerah Tuhan. Kita ada di dunia ini untuk menyaksikan tentang kasih dan karya Tuhan. Bukan kita, melainkan Tuhan; Tuhanlah yang harus selalu kita beritakan agar Ia semakin dikenal. [Pdt. Yosafat Simatupang]

REFLEKSI:
Bukan kita, melainkan hanya Tuhanlah yang harus dimuliakan. Janganlah takabur dan lupa diri!

Ayat Pendukung: Yes. 49:1-7; Mzm. 40:1-11; 1Kor. 1:1-9; Yoh. 1:29-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sisi Lain Dari Penderitaan
    Filipi 1:21-30
    Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia ….(Flp. 1:29) “I’ve...
  • Ketika Aku Memilih
    Filipi 1:1-11
    … sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus ….(Flp. 1:10)...
  • Kematian Bukan Akhir
    Matius 22:23-33
    “Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.” (Mat. 22:32) Pernah dalam sebuah kesempatan seorang ibu bertanya kepada...
  • TAKUT = MANUSIAWI
    Jemaat GKI Pondok Indah yang saya hormati dan kasihi, Apa yang saat ini sedang terjadi pada kita, mengingatkan saya...
  • Menjeritlah Kepada Tuhan
    Mazmur 143
    Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! (Mzm. 143:1) Ketenangan saya terusik...
Kegiatan