Bereaksi Terhadap Penolakan

Markus 6:1-13

Belum ada komentar 78 Views

Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di kampung halamannya, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya’.’ (Markus 6:4)

“Hadiah paling berharga yang dapat kita berikan kepada seseorang adalah perhatian kita.” Demikianlah kata orang bijak. Perhatian dapat diberikan melalui kata-kata yang meneguhkan dan menguatkan, juga melalui perbuatan nyata yang sungguh bermanfaat bagi mereka yang menerimanya.

Bacaan kita hari ini berkisah tentang penolakan terhadap Yesus ketika la kembali ke kampung halaman-Nya. Penolakan ini dipicu oleh masa lalu dan latar belakang Yesus yang adalah anak seorang tukang kayu. Berdasarkan latar belakang ini mereka menolak Yesus untuk mengajar mereka di rumah ibadat. Bagaimana sikap Yesus? “la memang tidak melakukan satu pun mukjizat di sana. la hanya menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka” (ay. 5). Dari sikap Yesus inilah kita melihat bahwa penolakan itu tidak menghentikan langkah-Nya untuk tetap memperlihatkan perhatian-Nya kepada mereka. Penumpangan tangan adalah sebuah bentuk nyata perhatian untuk merasakan kesulitan dan penderitaan orang lain. Yesus membalas penolakan dengan kebaikan.

Bagaimana dengan kita? Ada kemungkinan hal baik yang kita lakukan tidak disambut baik oleh orang lain. Kita tidak boleh berfokus pada penolakan itu, tetapi tetap memberikan perhatian yang diperlukan. Kita mungkin ingin membalas penolakan dengan sikap yang sama. Namun, penolakan yang dibalas dengan perhatian akan menghadirkan damai sejahtera. Mari belajar dari Yesus untuk tetap berbuat baik meskipun ditolak. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Hidup dalam kasih Kristus berarti siap menjawab penolakan dengan tetap memberikan perhatian penuh kasih.

Ayat Pendukung: Yeh. 2:1-5; Mzm. 123; 2 Kor. 12:2-10; Mrk. 6:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kemelut Mengubah Tabiat
    Kejadian 44:1-34
    Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian...
  • Merdeka Dari Jurang Yang Dalam
    Mazmur 130
    Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel! Sebab pada TUHAN ada kasih setia, dan banyak sekali pembebasan dilakukan-Nya. (Mazmur 130:7) Titik...
  • Iman Yang Rendah Hati
    Matius 15:10-20, 21-28
    Kata perempuan itu, “Benar Tuhan. Namun, anjing itu juga makan remah-remahyang jatuh dari meja tuannya” (Matius 15:27) Nancy Snow,...
  • Pencitraan vs Reputasi
    Matius 14:34-36
    Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Semua orang yang sakit dibawa...
  • Distributor Kasih Allah
    Kejadian 41:37-57
    “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?” (Kejadian 41:38b) Dari tahun ke tahun, negeri...