Berdoa Bagi Bangsa Dan Negara

Mazmur 21

Belum ada komentar 194 Views

Sebab raja percaya kepada TUHAN, dan karena kasih setia Yang Mahatinggi ia tidak goyang. (Mzm. 21:8)

Ada umat yang menganggap bahwa doa syafaat adalah doa panjang yang menjemukan. Panjang dan jemu, karena semua hal didoakan dalam syafaat: gereja, semua gereja di dunia, lingkungan, bencana alam, bangsa dan negara, keamanan. Bahkan seseorang pernah berkata bahwa untuk apa mendoakan bangsa dan negara, jika bangsa dan negaranya begitu-begitu saja. Sikap seperti itu kurang tepat. Doa syafaat memang panjang, tetapi semua pokok doa itu penting untuk dinaikkan. Kuasa doa sangatlah besar.

Kapan Daud menuliskan mazmurnya ini? Sebelum dia menjadi raja, atau sesudah dia menjadi raja? Sulit dipastikan. Yang pasti, mazmur ini merupakan sebuah nyanyian sukacita karena kemenangan seorang raja. Kemenangan itu terjadi bukan karena kehebatan atau kepandaian sang raja di medan pertempuran, sehingga dapat mengalahkan musuh. Kemenangan itu diyakini sebagai pemberian Tuhan. Sebuah kesempatan untuk menjadi berkat untuk seterusnya (ay. 7). Di mana sang raja percaya kepada Tuhan dan mendapat kasih setia Tuhan.

Kedudukan dan jabatan berasal dari Tuhan. Hal itu diberikan sebagai kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang-orang lain. Karenanya, kepercayaan itu harus dijaga dengan baik. Jika hal itu tidak dijalankan dengan baik maka kemenangan akan berakhir. Mari kita tanpa jemu berdoa syafaat bagi para pemimpin bangsa kita, agar mereka menjalankan tugas dengan baik. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, kiranya para pemimpin bangsa ini memiliki hati yang takut akan Engkau. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 21; Yes. 41:14-20; Rm. 15:14-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...