Berdoa Bagi Bangsa Dan Negara

Mazmur 21

Belum ada komentar 197 Views

Sebab raja percaya kepada TUHAN, dan karena kasih setia Yang Mahatinggi ia tidak goyang. (Mzm. 21:8)

Ada umat yang menganggap bahwa doa syafaat adalah doa panjang yang menjemukan. Panjang dan jemu, karena semua hal didoakan dalam syafaat: gereja, semua gereja di dunia, lingkungan, bencana alam, bangsa dan negara, keamanan. Bahkan seseorang pernah berkata bahwa untuk apa mendoakan bangsa dan negara, jika bangsa dan negaranya begitu-begitu saja. Sikap seperti itu kurang tepat. Doa syafaat memang panjang, tetapi semua pokok doa itu penting untuk dinaikkan. Kuasa doa sangatlah besar.

Kapan Daud menuliskan mazmurnya ini? Sebelum dia menjadi raja, atau sesudah dia menjadi raja? Sulit dipastikan. Yang pasti, mazmur ini merupakan sebuah nyanyian sukacita karena kemenangan seorang raja. Kemenangan itu terjadi bukan karena kehebatan atau kepandaian sang raja di medan pertempuran, sehingga dapat mengalahkan musuh. Kemenangan itu diyakini sebagai pemberian Tuhan. Sebuah kesempatan untuk menjadi berkat untuk seterusnya (ay. 7). Di mana sang raja percaya kepada Tuhan dan mendapat kasih setia Tuhan.

Kedudukan dan jabatan berasal dari Tuhan. Hal itu diberikan sebagai kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang-orang lain. Karenanya, kepercayaan itu harus dijaga dengan baik. Jika hal itu tidak dijalankan dengan baik maka kemenangan akan berakhir. Mari kita tanpa jemu berdoa syafaat bagi para pemimpin bangsa kita, agar mereka menjalankan tugas dengan baik. (Pdt. Novita Sutanto) 

DOA:

Tuhan, kiranya para pemimpin bangsa ini memiliki hati yang takut akan Engkau. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 21; Yes. 41:14-20; Rm. 15:14-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...