Iman adalah Perbuatan

Yakobus 2:14-26

Belum ada komentar 81 Views

Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. (Yak. 2:26).

Esensi “iman” mengandung kepercayaan kepada Tuhan. Juga mengandung kesetiaan. Arti “faith” (iman) terintegrasi dengan “faithful” (setia). Sikap iman akan bermakna jika diwujudkan dalam tindakan kasih yang dilandasi oleh kesetiaan yang tulus dan total kepada Allah. Sebaliknya, kita akan mengingkari hakikat iman saat perbuatan atau perilaku kita melanggar hukum kasih.

Sekadar percaya kepada Tuhan yang esa bukanlah suatu keistimewaan. Yakobus 2:19 berkata, “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.” Iblis atau setan-setan percaya bahwa Allah adalah esa, tetapi perbuatan mereka sangat jahat. Dengan kuasanya, Iblis bisa memengaruhi manusia melawan Allah dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah menciptakan diskriminasi, kekerasan, ketidakadilan, permusuhan, dan perang. Iblis dengan semua pasukannya juga menciptakan dusta sehingga mengaburkan hakikat kebenaran dan keselamatan.

Perbuatan kasih adalah buah dari iman. Hakikat iman kepada Allah merupakan anugerah Ilahi yang seharusnya memampukan umat menjadi para insan yang bermartabat. Saat kita mengabaikan integritas, kasih, dan keunggulan (excellent), maka sesungguhnya jauh dari sikap iman. Religiositas saja tidak memadai apabila tidak diwujudkan dalam spiritualitas yang operatif. Sebaliknya, setiap tindakan saja tidak cukup apabila tanpa iman. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Roh Kudus jadikanlah kami sebagai pelaku-pelaku firman. Jauhkan kami dari sikap percaya yang tidak menghasilkan buah, yaitu kasih. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:41-48; Ul. 10:10-22; Yak. 2:14-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...