Iman adalah Perbuatan

Yakobus 2:14-26

Belum ada komentar 82 Views

Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. (Yak. 2:26).

Esensi “iman” mengandung kepercayaan kepada Tuhan. Juga mengandung kesetiaan. Arti “faith” (iman) terintegrasi dengan “faithful” (setia). Sikap iman akan bermakna jika diwujudkan dalam tindakan kasih yang dilandasi oleh kesetiaan yang tulus dan total kepada Allah. Sebaliknya, kita akan mengingkari hakikat iman saat perbuatan atau perilaku kita melanggar hukum kasih.

Sekadar percaya kepada Tuhan yang esa bukanlah suatu keistimewaan. Yakobus 2:19 berkata, “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.” Iblis atau setan-setan percaya bahwa Allah adalah esa, tetapi perbuatan mereka sangat jahat. Dengan kuasanya, Iblis bisa memengaruhi manusia melawan Allah dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah menciptakan diskriminasi, kekerasan, ketidakadilan, permusuhan, dan perang. Iblis dengan semua pasukannya juga menciptakan dusta sehingga mengaburkan hakikat kebenaran dan keselamatan.

Perbuatan kasih adalah buah dari iman. Hakikat iman kepada Allah merupakan anugerah Ilahi yang seharusnya memampukan umat menjadi para insan yang bermartabat. Saat kita mengabaikan integritas, kasih, dan keunggulan (excellent), maka sesungguhnya jauh dari sikap iman. Religiositas saja tidak memadai apabila tidak diwujudkan dalam spiritualitas yang operatif. Sebaliknya, setiap tindakan saja tidak cukup apabila tanpa iman. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Roh Kudus jadikanlah kami sebagai pelaku-pelaku firman. Jauhkan kami dari sikap percaya yang tidak menghasilkan buah, yaitu kasih. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:41-48; Ul. 10:10-22; Yak. 2:14-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...