Iman Sebagai Kebenaran

Ibrani 11:1-12

Belum ada komentar 112 Views

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibr. 11:1)

Kebenaran sering kali dibatasi hanya pada hal-hal yang dapat diverifikasi dengan panca indera dan bisa dinalar dengan logika. Padahal, pengalaman sudah membuktikan bahwa kebenaran itu melampaui logika. Kebenaran tidak selalu bisa dilihat dengan mata yang terbatas jarak pandangnya, tetapi ia ada dan dialami oleh orang beriman dari masa ke masa.

Firman hari ini menyuguhkan kesaksian iman yang sulit diterima kalau manusia hanya bersandar pada rasio dan indera yang terbatas. Sebab, ada kuasa yang tak terlihat yang menciptakan dunia dan segala sesuatu yang hari ini manusia lihat. Habel, Henokh, juga Abraham dan Sara, mengalami Allah yang melingkupi dan memenuhi hidup mereka dengan berkat yang tidak bisa mereka prediksi dan amati sebelumnya. Namun, Allah menjanjikan berkat itu kepada mereka, dan mereka meresponsnya dengan iman. Semua terjadi menurut kuasa dan waktu Tuhan. Karena itu, penulis Ibrani menyimpulkan bahwa iman adalah dasar dari harapan dan bukti dari apa yang belum kelihatan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, perjalanan di tahun yang baru ini memang masih terselubung kabut misteri. Namun, kita patut mengamini iman sebagai kebenaran. Apa yang akan terjadi nanti tak terjangkau oleh logika dan mata kita. Namun, sebagaimana Allah menyertai dan memberkati para orang beriman di masa lalu, Allah pun berjanji menyertai kita di masa kini. Peganglah janji Tuhan itu sebagai kebenaran iman. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Iman adalah fondasi kokoh yang menopang setiap kaki yang berjalan gontai untuk meraih asa dan janji Tuhan di sepanjang perjalanan.

Ayat Pendukung: Mzm. 20; Kej. 12:1-7; Ibr. 11:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...
  • Mengalirkah Airmu?
    Yohanes 7:37-39
    Siapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (Yohanes...
  • Tuhan Membela Kemuliaan Nama-Nya
    Yehezkiel 39:7-8, 21-29
    Aku akan menunjukkan kemuliaan-Ku atas bangsa-bangsa, dan mereka semua akan melihat hukuman yang Kujatuhkan dan tangan-Ku yang memukul mereka....
  • Puji-Pujian Atas Kebesaran Tuhan
    Mazmur 104:24-34, 35b
    Aku hendak bernyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104:33) Saat...