Kasih Setia Allah

Ayub 25:1-6

Belum ada komentar 1000 Views

“Bagaimana manusia benar di hadapan Allah ….” (Ayb. 25:4)

Dapatkah manusia yang terbatas memahami realitas hidup dengan benar? Apa yang menjadi panduan hidup kita tatkala sedang menghadapi pergumulan? Apa arti kasih setia Tuhan bagi manusia yang hina dan berdosa  ini?

Ayub tidak pernah mengatakan bahwa ia tidak pernah berbuat dosa. Yang ia katakan ialah penderitaan-penderitaan yang ia alami dalam hidup, bukanlah disebabkan oleh dosa. Sahabat Ayub, Bildad, merespons pandangan Ayub tersebut dengan mengatakan bahwa di hadapan Allah, manusia yang tidak berarti ini tidak dapat membenarkan  dirinya.

Memang benar, manusia berdosa dan hina di hadapan Allah. Ayub mengetahui hal itu. Tetapi, bagi Ayub, apa yang dikatakan Bildad tidak menjawab persoalannya, sebab Ayub merasa tidak melakukan sesuatu yang salah di hadapan Allah. Firman Allah mengajarkan bahwa Allah adalah Mahakuasa dan Mahakudus, sedangkan manusia adalah hina. Namun, melalui pengampunan-Nya, manusia diberi kesempatan untuk mendekat kepada-Nya.

Allah yang Mahakuasa selalu membuka pintu pengampunan bagi setiap orang yang bertobat dan memohon pengampunan-Nya. Marilah kita belajar hidup benar di hadapan Allah. Apabila pergumulan atau peristiwa buruk menimpa hidup kita, janganlah kita mempersalahkan Tuhan, tetapi setialah seperti Ayub. Ingatlah selalu akan kasih setia Allah. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Tuhan jauh lebih besar daripada yang kita dapat bayangkan dan tidak ada suatu apa pun yang dapat dibandingkan dengan-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Ayb. 25:1—26:14; Yoh. 5:19-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...