Siapa Menabur Angin akan Menuai Badai

Siapa Menabur Angin akan Menuai Badai

Belum ada komentar 615 Views

Pengakuan dari orang lain, perasaan ingin dihormati dan dipuji seperti yang digambarkan dalam pribadi Haman bukan hal yang aneh dalam kehidupan kita. Celakanya ketika seseorang tidak mendapatkan hal-hal itu maka ia akan menjadi marah dan bahkan mendendam. Selanjutnya ia akan menyusun rencana jahat untuk mencelakai orang-orang yang terkait dan bahkan sahabat atau keluarga terdekat.

Namun orang seperti ini seringkali lupa bahwa Allah tetap berkarya. Allah berpihak kepada orang yang benar dan menentang setiap orang yang akan berbuat jahat.

Menyadari bangsanya berada dalam bahaya besar, Ratu Ester tidak mengandalkan kekuasaannya sendiri melainkan kekuasaan Allah. Alih-alih memilih berdiam diri dan menikmati statusnya sebagai seorang ratu, ia malahan mempertaruhkan seluruh keselamatan hidupnya untuk menyelamatkan bangsanya.

Panggilan untuk hidup murni dihadapan Allah (Mark.9:45) merupakan pancaran jiwa yang terdalam. Seorang yang menabur kemurnian akan menuai kekayaan kasih dan kebenaran. Pelaku yang gemar menaburkan angin dan menuai badai disebabkan karena hatinya jauh dari kemurnian. Apabila tangan kita gemar menabur angin, lebih baik jika tangan tersebut diamputasi agar tidak dapat lagi menciptakan badai penderitaan bagi sesamanya.

Dengan demikian, makna “siapa yang menabur angin akan menuai badai” mengandung makna yang sangat dalam, yaitu setiap manifestasi sikap kita dalam kehidupan ini harus dilakukan secara bertanggungjawab agar tidak mendatangkan suatu penderitaan yang sifatnya kekal.

Tujuan dari anggota tubuh yang lengkap adalah agar semakin efektif mengkomunikasikan keselamatan Allah bagi setiap orang di sekitar kita. Karena itu taburkanlah kemurnian dan bukan angin.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
  • keluarga yesus
    Menjadi Keluarga Yesus
    Dalam injil Markus 3:35 Yesus berkata : “Barang siapa melakukan kehendak Allah dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah...
  • berhenti
    Ingat Untuk berhenti !
    Ulangan 5:12-15
    Bekerja untuk hidup atau hidup untuk bekerja? Apa pilihan kita? Pastinya, bekerja adalah perintah Tuhan, untuk melakukan sesuatu bagi...
  • kepada
    Allah Yang Mengarahkan Diri Kepada Dunia
    Yohanes 3:1-17
    “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini,” demikian pernyataan dahsyat Yesus di dalam Yohanes 3:16, yang telah menjadi...
Kegiatan