Pos Kebaktian Desa  Kemang

Pos Kebaktian Desa Kemang

Belum ada komentar 89 Views

Tulisan ini dimulai dengan dua kesaksian dari Ibu Karno yang memulai kunjungan pertama ke Desa Kemang dan kesaksian dari Bpk Hong Sien sebagai Jemaat pertama yang ditemukan di Desa Kemang.


Kesaksian Bu Karno

Pada suatu hari, saya mendapat telpon dari seseorang yang menyampaikan bahwa di daerah Billabong, antara Parung dan Bogor, terjadi bencana kelaparan (pada saat krisis ekonomi, tahun 1998 GKI PI berbagi kasih dan kepedulian kepada para penduduk di kawasan seperti Teluk Naga, Jembatan Lima, Senayan; para prajurit yang bertugas di tenda-tenda; gereja-gereja yang kena musibah).

Mendengar kabar itu, Bu Kamto dan saya, dengan diantar oleh Mas Pri –supir Bu Ming Sumichan– berangkat ke Parung. Kami berbagi tugas. Sementara supir mengurangi kecepatan, Bu Kamto melihat ke sebelah kanan dan saya ke sebelah kiri. Akhirnya kami sampai di Wisma Billabong dan bertanya kepada seorang Satpam, di mana ada perkampungan di sana. Atas petunjuknya, kami menemukan sebuah gang sempit, penuh dengan rumput ilalang dan keladi. Mobil memasuki gang yang berbatu-batu itu dan sampai di depan sebuah rumah kecil (toko). Kebetulan ada seorang kakek yang berdiri di sana, yang dapat menunjukkan rumah Ketua RT kepada kami, sehingga kami dapat bertemu dengan Pak Hong Sin. Kami pun memperkenalkan diri sebagai anggota jemaat GKI PI.

Pak Hong Sin dan keluarganya bercerita bahwa warga di lingkungannya mengalami kesulitan ekonomi dan banyak yang tidak bekerja. Kalaupun ada yang bekerja, satu orang harus menghidupi tiga keluarga. Dulu ada gereja yang melayani kebaktian Minggu di sana, tetapi kini sudah tidak ada lagi, sehingga mereka yang ingin ke Gereja harus dibawa ke Ciputat dengan bis.

Lalu kami bertanya, apa yang bisa kami bantu. Mereka mengatakan bahwa mereka memerlukan bantuan hidup (sembako) dan pelayanan kebaktian Minggu.


Kesaksian Pak Hong Sin

Pada tahun 1999 kami mendapat kunjungan dari sekitar 7 orang yang tidak kami kenal. Awalnya mereka menanyakan rumah ketua RT di warung depan rumah kami, lalu mereka ke rumah saya, karena saya menjabat sebagai ketua RT di wilayah itu.

Kami berkenalan dan sungguh tak pernah kami duga bahwa mereka datang dari GKI PI yang tak kami kenal. Mereka mengutarakan maksud kedatangan mereka untuk berbagi dengan kami yang berada di Desa Kemang. Puji Tuhan! Kami sangat bersuka cita karena kami sekeluarga baru saja dibaptis tiga bulan yang lalu dan kami merasa bahwa Tuhan Yesus benar-benar ada, karena selama selama beberapa bulan kami tidak ada kontak dengan Gereja yang melayani Baptis kami karena ketiadaan alat komunikasi.

Kedatangan rombongan dari GKI PI yang menawarkan untuk mengadakan Pemahaman Alkitab (PA) di tempat kami, kami sambut dengan penuh suka cita.

PA dimulai pada tahun 1999 untuk kaum wanita diikuti oleh 7 orang, diadakan sebulan sekali kemudian ditingkatkan menjadi sebulan dua kali sampai sekarang sudah seminggu sekali dengan jumlah jemaat 30 sampai 35 Jemaat.


Demikian dua kesaksian yang mengawali dibentuknya Pos Desa Kemang. Pada waktu itu PA di Desa Kemang dikoordinir oleh Komisi Dikkesra. Pada tahun 2000 Komisi Dikkesra menyerahkan Pelayanan PA di Desa Kemang ini pada Komisi Pekabaran Injil (PI).

Komisi PI kemudian mengkoordinir Kebaktian Sekolah Minggu (SM) dan Kebaktian Umum sebulan sekali selain Pelayanan PA dua bulan sekali pada hari Kamis, semua kegiatan tersebut diadakan di rumah Pak Hong Sin. Dalam perjalanan waktu, PA Wanita kemudian diadakan setiap hari Kamis pukul 10:00 pagi, PA Pria setiap hari Rabu pukul 19:00, Kebaktian Umum dan Kebaktian SM setiap hari Minggu pukul 09:00 pagi.

Tanggal 21 Desember 2003, diadakan Pelayanan Baptis Sidi pertama pada Ma A-i, seorang nenek yang dalam keadan sakit, selanjutnya setelah melalui kelas Katakesasi yang pertama, bagi Jemaat Pos Desa Kemang, dilayani Baptis untuk 30 Jemaat pada tanggal 23 Oktober 2005.

Dengan bertumbuhnya usia anak-anak SM Pos Desa Kemang, mereka membutuhkan Kebaktian Remaja, sambil menunggu realisasi Kebatian Remaja di sana, sebagian Remaja Desa Kemang beribadah di Kebaktian Umum dan sebagian lagi ikut aktif dalam Pelayanan SM, sebagai Guru SM, Pemusik, MC dan lain-lain.

Persiapan Guru SM Desa Kemang dibina oleh Ibu Rosita, STh kemudian dilanjutkan oleh Sdr. Martin Errich mahasiswa STT Jakarta pada bulan Mei 2007. Guru SM Desa Kemang selain mendapat pembinaan rutin setiap 2 Minggu sekali, mereka juga diikut sertakan pada Retret dan Pembinaan Guru SM yang diadakan oleh Komisi SM GKI PI.

Pada bulan Juni 2007 di Pos Desa Kemang diadakan Pelayanan Kebaktian Remaja, didakan 2 Minggu sekali, dengan memakai buku Pedoman Derap Remaja, jumlah peserta Kebaktian waktu itu sekitar 6 Remaja. Kini Kebaktian Remaja sudah diadakan setiap hari Minggu puku 08:00 dengan jumlah 20 Remaja yang ikut Kebaktian. Bulan Juli 2008 itu dibentuk Pengurus Remaja Desa Kemang yang mengurus serta mempersiapkan Kebaktian Remaja, ketuanya, Stefani.

Demikian sedikit mengenai Pos Desa Kemang, dengan kegiatan-kegiatan rutin lainya adalah sebagai berikut: Pelajaran Musik, Pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika untuk anak-anak Remaja dan SM Desa Kemang, sedangkan kegiatan lainya yang bersifat one time:

  1. Kegiatan Bantuan Kesehatan bekerja sama dengan Dikkesra,
  2. Membantu membuat akte lahir untuk anak-anak Desa Kemang bekerja sama dengan LADI (Lembaga Anti Diskriminasi Indonesia),
  3. Pelayanan Kebaktian Nikah Masal dan lain-lain.

Terbuka kesempatan bagi Jemaat GKI PI untuk ikut bergabung melayani di Pos Desa Kemang atau Pelayanan di Komisi PI.


POS GKI PI TELAGA KAHURIPAN

Berdirinya Pos GKI PI Telaga Kahuripan, diawali dengan berbagai kegiatan yang mengungkapkan kerinduan sebagian umat Kristiani di Telaga Kahuripan untuk bersekutu bersama.

Pada bulan April 2005, jemaat Pos Telaga Kahuripan yang diwakili oleh Bapak Bargas Sampurno, Ibu Ria Sampurno, Ibu Indri dan dibantu oleh Bapak Johannes Tulung dari PT. Kuripan Raya menyampaikan kerinduan jemaat tersebut kepada Majelis GKI PI.

Sebagai tindak lanjut, kemudian diadakan pertemuan pertama antara GKI PI dengan Panitia Pos Telaga Kahuripan pada tanggal 2 Desember 2007 dengan dihadiri oleh Pdt. Rudianto Djajakartika, Mabid Oikmas, Komisi PI, dan Panitia Pos Telaga Kahuripan, dan dilanjutkan dengan pertemuan dengan Majelis GKI PI di Konsistori gereja pada tanggal 11 Januari 2008. Pada kesempatan tersebut Panitia Pos Telaga Kahuripan menyampaikan surat yang ditandatangani oleh 29 (duapuluh sembilan) jemaat Kristen Telaga Kahuripan dan sekitarnya, yang memohon agar GKI PI dapat melayani di wilayah mereka.

Pada tanggal 18 Mei 2008 diadakan pertemuan di rumah salah satu anggota jemaat di Taman Ganesha Telaga Kahuripan guna mempersiapkan kebaktian pertama di tempat itu. Demikianlah riwayat singkat berdirinya Pos GKI PI Telaga Kahuripan yang diresmikan pada tanggal 1 Juni 2008, dalam kebaktian pertama yang dipimpin oleh Pdt. Rudianto Djajakartika.


Arman Sulaiman



Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Antar Kita
  • Arti Pengharapan Dalam Pelayanan Pastoralia
    Pembinaan Pendampingan Pelawat & Pelayat GKI PI
    Kegiatan Pembinaan Pendampingan Pelawat dan Pelayat GKI Pondok Indah diselenggarakan pada hari Sabtu, 1 April 2017, bertempat di kediaman...
  • melek politik
    Melek Politik
    Pesta demokrasi selalu menyedot perhatian seluruh warga negara Indonesia. Khususnya Pilkada DKI Jakarta tahun ini yang penuh dengan polemik...
  • Natal Bersama Oma dan Opa
    Hari Jumat, 9 Desember merupakan pertemuan kelas Mateto terakhir pada tahun 2016 dan sekaligus hari yang istimewa bagi anak-anak...
Kegiatan