Hidup Penuh Kasih Karunia

Hidup Penuh Kasih Karunia

Belum ada komentar 73 Views

Ada sebuah artikel menarik yang menggambarkan tentang kasih karunia demikian: jika anak Anda mengalami kecelakaan (ditabrak) dan kemudian meninggal dunia, maka akan ada beberapa reaksi seperti ini:

  1. Memanggil orang yang menabrak dan langsung menjadi hakim sendiri dengan membunuhnya. Ini dinamakan balas dendam.
  2. Atau memberikan si pembunuh tersebut kepada hukum, kepada otoritas setempat dengan melaporkan pada polisi dan membiarkan dia diadili dan masuk penjara. Ini namanya keadilan.
  3. Atau yang lain lagi melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan yaitu mengampuni si pembunuh, kemudian mengadopsinya untuk menggantikan posisi anak Anda, lalu memberikan semua tempat dan harta anak Anda kepada dia. Ini yang dinamakan kasih karunia.

Kasih karunia adalah sesuatu yang kita terima, meskipun kita sebenarnya tidak layak menerimanya. Ia bukan hanya mengampuni tetapi juga memberi kesempatan pada kita memiliki hubungan damai dengan-Nya. Ini yang Tuhan lakukan pada kita setiap harinya. Seperti gambaran di atas, Tuhan telah menghapus semua dosa-dosa kita dan mengangkat status kita sejajar dengan Yesus. Dia rela mati supaya kita bisa terbebaskan dari hidup menurut hukum Taurat. Karena hukum membuat mata kita terfokus pada kegagalan kita. Tapi kasih karunia membuat mata kita terfokus pada kasih Tuhan.

Hukum memberi kita gambaran tentang hidup yang benar. Tapi kasih karunia memberi kita kekuatan untuk hidup benar sesuai dengan Firman Tuhan. Kasih Karunia adalah ruang lingkup tempat kita berdiri. Kita harus tinggal di mana kasih karunia itu berada. Jangan bertanya, kita harus berada di mana ? Kita wajib berdiri di dalam kasih karunia. (Roma 5:2).

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...