Hidup Penuh Kasih Karunia

Hidup Penuh Kasih Karunia

Belum ada komentar 56 Views

Ada sebuah artikel menarik yang menggambarkan tentang kasih karunia demikian: jika anak Anda mengalami kecelakaan (ditabrak) dan kemudian meninggal dunia, maka akan ada beberapa reaksi seperti ini:

  1. Memanggil orang yang menabrak dan langsung menjadi hakim sendiri dengan membunuhnya. Ini dinamakan balas dendam.
  2. Atau memberikan si pembunuh tersebut kepada hukum, kepada otoritas setempat dengan melaporkan pada polisi dan membiarkan dia diadili dan masuk penjara. Ini namanya keadilan.
  3. Atau yang lain lagi melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan yaitu mengampuni si pembunuh, kemudian mengadopsinya untuk menggantikan posisi anak Anda, lalu memberikan semua tempat dan harta anak Anda kepada dia. Ini yang dinamakan kasih karunia.

Kasih karunia adalah sesuatu yang kita terima, meskipun kita sebenarnya tidak layak menerimanya. Ia bukan hanya mengampuni tetapi juga memberi kesempatan pada kita memiliki hubungan damai dengan-Nya. Ini yang Tuhan lakukan pada kita setiap harinya. Seperti gambaran di atas, Tuhan telah menghapus semua dosa-dosa kita dan mengangkat status kita sejajar dengan Yesus. Dia rela mati supaya kita bisa terbebaskan dari hidup menurut hukum Taurat. Karena hukum membuat mata kita terfokus pada kegagalan kita. Tapi kasih karunia membuat mata kita terfokus pada kasih Tuhan.

Hukum memberi kita gambaran tentang hidup yang benar. Tapi kasih karunia memberi kita kekuatan untuk hidup benar sesuai dengan Firman Tuhan. Kasih Karunia adalah ruang lingkup tempat kita berdiri. Kita harus tinggal di mana kasih karunia itu berada. Jangan bertanya, kita harus berada di mana ? Kita wajib berdiri di dalam kasih karunia. (Roma 5:2).

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobatlah!
    Matius 3:1-12
    Adven adalah moment yang mengingatkan kita untuk menanti kedatangan Kristus Kembali. Ada beragam cara untuk memersiapkan diri. Namun semua...
  • Bersiaplah
    Matius 24: 36 – 44
    Tersembunyinya waktu dan tidak terduganya kedatangan Tuhan Yesus, menyebabkan orang percaya mengalami kesulitan dalam mempersiapkan diri. Kita sebagai orang...
  • Mencintai dalam kerapuhan
    Filipi 2:5-11
    “Rendah hati” merupakan kata kunci tulisan Rasul Paulus pada jemaat di gereja Filipi, nilai tersebut diikuti dengan contoh konkret...
  • MENGHADIRKAN ALLAH SANG CINTA
    1Yohanes 4:8-16 (10)
    Di dalam diri Tuhan Yesus, kita mengenal Allah dan kasih-Nya. Alih alih mengajar dan berbicara tentang kasih, Ia menghidupi...
  • Kehadiran Yang Setia
    Matius 5:13-16
    Setelah lebih dari 2 tahun dunia dilanda badai pandemik, semua sisi kehidupan mulai beradaptasi dan melakukan berbagai perubahan (adaptif...