Baksos Katarak: Kegiatan Rutin?

Baksos Katarak: Kegiatan Rutin?

Belum ada komentar 202 Views

Kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis bagi masyarakat yang tidak mampu sudah dilakukan oleh GKI Pondok Indah sejak tahun 2009, bekerja sama dengan PERDAMI (Persatuan Dokter Mata seluruh Indonesia). Setelah 5 tahun berturut-turut, apakah pelayanan ini menjadi kegiatan yang rutin dan mudah? Apakah para pegiatnya kini dapat melakukannya sambil menutup sebelah mata? Pertanyaan-pertanyaan ini sangat wajar muncul di benak banyak orang.

Seperti yang dinyatakan oleh PERDAMI dalam Wet-nya, saat ini Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat kebutaan tertinggi di Asia Tenggara. Jumlah penduduk yang menderita kebutaan mencapai sekitar 2 juta orang, dan diperkirakan terus bertambah setiap tahun dengan lebih dari 200.000 penderita baru. Sungguh jumlah yang sangat besar! Sebagian besar kebutaan itu disebabkan oleh katarak. Oleh karena itu kegiatan Baksos Katarak bukan sekadar kegiatan rutin buat GKI Pondok Indah, namun sungguh-sungguh dipersiapkan dengan sepenuh hati dan dengan kesadaran tentang pentingnya penglihatan bagi banyak orang, agar mereka dapat beraktivitas kembali secara optimal dan mandiri.

Dari praktik pelaksanaan setiap tahun ditemukan fakta, antara lain bahwa katarak sudah bisa terjadi sejak usia belasan. Sungguh memprihatinkan, mengingat masih begitu panjangnya masa depan yang harus dijalani si penderita dalam kebutaan. Usia penderita katarak di Indonesia rata-rata dimulai pada umur 40-tahunan, paling muda di antara negara-negara lain yang rata-rata dimulai pada umur 50-tahunan. Ini menunjukkan bahwa katarak berhubungan erat dengan pola hidup dan tingginya paparan sinar matahari. Penyakit diabetes dan hipertensi turut berperan dalam peningkatan potensi katarak. Bagi negara agraris dan maritim seperti Indonesia, fakta ini tidak dapat dilepaskan dari kegiatan perekonomian rakyat yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian dan perikanan. Jadi, Baksos Katarak bukan hanya kegiatan rutin, namun bakti kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia, tanggung jawab kita sebagai warga gereja.

Tema Bakti Sosial Operasi Katarak pada tahun 2014 adalah “Semakin Bergiat, Semakin Berarti” karena pelayanan ini bukan sekadar kegiatan rutin yang sudah mencapai tahun ke-6 atau aktivitas kemanusiaan belaka, namun suatu pengalaman spiritualitas dalam kehidupan kita dengan sesama.

“Bergiat” ditunjukkan melalui proses pelaksanaannya. Setiap tahun panitia belajar dari praktik langsung di lapangan untuk terus-menerus memperbaiki pengelolaan Baksos ini, dan untuk sungguh-sungguh berkomitmen menyatakan kasih bagi sesama yang membutuhkan. Perbaikan demi perbaikan terus dilakukan, tetapi masih banyak yang harus dikerjakan. Tentu pekerjaan ini dilakukan dengan serius dan tidak dengan sebelah mata. Masih banyak tantangan dan persoalan yang dihadapi. Untuk pelaksanaan Baksos Katarak pada bulan November sudah dibentuk kepanitiaan sejak bulan Mei. Persiapan yang serius memang membutuhkan waktu yang panjang.

Sangat disyukuri bahwa partisipasi jemaat dan simpatisan GKI Pondok Indah begitu tinggi, sehingga memberikan sukacita dan semangat bagi setiap pegiat yang terjun di dalamnya. Tahun ini panitia kembali mengharapkan antusiasme dan dukungan jemaat serta simpatisan di dalam kegiatan ini. Bantuan doa, waktu, tenaga, pikiran dan dana merupakan sumbangan yang tak ternilai harganya. Kiranya Tuhan memberkati pelayanan kita di dalam menolong dan memberikan masa depan yang lebih cerah kepada banyak penderita katarak.

Yola

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Antar Kita
Kegiatan