Yesus Dimuliakan Di Atas Gunung

Markus 9:2–8

Belum ada komentar 52 Views

Maka datanglah awan menaungi mereka dan … terdengar suara: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” (Mrk. 9:7)

Alkitab mengisahkan hal-hal yang biasa, tapi juga yang luar biasa atau ajaib. Dalam perikop ini, kita melihat pengalaman yang luar biasa. Tuhan Yesus mengajak tiga orang murid-Nya: Petrus, Yakobus dan Yohanes naik ke sebuah gunung. Tiba-tiba, wajah Yesus memancarkan sinar. Pakaian-Nya menjadi sangat putih berkilat-kilat. Lalu, tampaklah Nabi Elia dan Nabi Musa berbincang dengan Yesus. Kita tidak tahu bagaimana para murid dapat mengenali Elia dan Musa yang sudah lama tiada.

Mengalami peristiwa itu, Petrus merasa sangat senang dan ingin membuat tiga kemah, masing-masing untuk Elia, Musa dan Yesus. Namun, Yesus tidak menanggapinya. Tiba-tiba, turun awan dan terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia.” Kisah ini menegaskan bahwa kedudukan Yesus setara dengan Elia dan Musa, bahkan lebih besar daripada mereka. Sesudah baptisan di sungai Yordan, untuk kedua kalinya para murid itu mendengar suara yang menyatakan Yesus sebagai Anak Allah, yang harus didengarkan pengajaran-Nya.

Peristiwa yang disebut “transfigurasi” ini menyatakan siapa Yesus sebenarnya. Bahwa Dia adalah Anak Allah yang diutus oleh Allah untuk menyelamatkan dunia. Dia tidak membutuhkan tempat di gunung, betapapun indahnya. Tempat yang paling layak bagi-Nya ialah di dalam hati kita sebagai umat-Nya, ketika kita mau mengakui dan menyambut Dia sebagai Tuhan kita. Ini artinya, mendengarkan dan melakukan firman-Nya. [Pdt. (Em.) Ferdinand Suleeman]

REFLEKSI:
Biarlah Tuhan tinggal di dalam hati kita, supaya setiap kata dan perbuatan kita memancarkan kasih-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 19; Kel. 19:16-25; Mrk. 9:2-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...