Memberdayakan Atau Memperdayakan?

Yehezkiel 34:23-31

Belum ada komentar 99 Views

“Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31)

Kepemimpinan sejati bukanlah tentang seberapa banyak orang mengikutimu, tetapi tentang seberapa banyak hidup yang kau ubah menjadi versi terbaik dari dirinya. Kepemimpinan bukanlah soal kekuasaan atau pengaruh yang menjadikan orang lain sebagai alat untuk kepentingan diri sendiri, melainkan soal kapasitas untuk memampukan dan membimbing orang lain bertumbuh, berkembang, dan menjadi berkat. Pemimpin sejati adalah dia yang memberdayakan, bukan memperdayakan.

Yehezkiel 34:23-31 memperlihatkan bagaimana TUHAN menegur para pemimpin Israel yang telah memperdaya umat-Nya. Mereka hanya mementingkan diri sendiri, menyalahgunakan kuasa, dan membiarkan umat seperti domba tanpa gembala. Allah berjanji mengangkat seorang pemimpin yang akan membawa pemulihan, keamanan, dan berkat bagi umat-Nya (ayat 25-30). TUHAN berkata, “Kamu adalah domba- domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu.” Hal ini menunjukkan adanya relasi intim antara Allah dan umat- Nya. Pemimpin yang memberdayakan akan menuntun orang lain kepada Allah, bukan kepada dirinya. la tidak menjadikan orang lain bergantung padanya, melainkan membantu mereka mengenal penyertaan Allah dan bertumbuh dalam iman.

Bagaimana dengan kita? Kita semua dipanggil untuk memimpin. Apakah kehadiran kita di keluarga, gereja, dan masyarakat, menjadi saluran berkat yang memberdayakan? Atau menghambat orang lain dalam mengalami kasih Allah dan pengembangan dirinya? [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, jadikanlah kami pemimpin yang menggembalakan seperti Engkau: penuh kasih, adil, dan membangun hidup sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Yeh. 34:23-31; Mzm. 100; Ibr. 13:20-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...