Tuhan Sumber Gembiraku

Lukas 10:21-24

Belum ada komentar 327 Views

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: “Berbahagialah matayang melihat apayang kamu lihat’.’ (Luk. 10:23)

“Semua bunga ikut bernyanyi, gembira hatiku. Segala rumput pun riang—ria, Tuhan sumber gembiraku.” Penggalan lirik lagu Madah Bakti 477 ini pernah dipopulerkan oleh mendiang Gregorius Djaduk Ferianto, seniman kenamaan asal Yogyakarta, bersama kelompok musik Kua Etnika. Terlukis begitu kuat dari syairnya, kegembiraan yang bersumber dari Tuhan. Melalui keindahan alam semesta, Tuhan dijumpai dan dipuji.

Kegembiraan yang kuat, tampak saat Yesus dikuasai oleh Roh Kudus. Sang Anak dalam kuasa Roh Kudus menyatakan syukur dan sukacita-Nya kepada Sang Bapa. Yesus berterima kasih kepada Bapa karena melalui diri-Nya, para murid sebagai orang biasa mengalami karya Allah Trinitas. Yesus secara sengaja memberi dikotomi antara para nabi dan raja dengan para murid sebagai orang biasa. Hal tersebut untuk menunjukkan betapa luar biasanya anugerah yang diterima para murid karena berjumpa Bapa melalui karya Sang Putra. Pada saat momen menoleh, Yesus menyebut para murid sebagai orang yang berbahagia karena pengalaman iman ini. Pengenalan utuh para murid terhadap Sang Anak adalah perjumpaan sepenuhnya dengan Sang Bapa itu sendiri.

Iman yang mengalami perjumpaan personal dengan Tuhan adalah iman yang meluapkan kebahagiaan. Ada berbagai cara Tuhan menyapa dan menjumpai kita. Salah satunya adalah melalui alam semesta ciptaan-Nya. Bagaimanapun cara kita berjumpa Tuhan, biarlah itu menjadi pengalaman yang digenangi rasa syukur. [Pdt. Ayub Sektiyanto]

REFLEKSI:
Sudahkah Yesus menjadi sumber kegembiraan hidup kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 1145:8-14; Zak. 4:1-7; Luk. 10:21-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...